Huntap Korban Banjir Langkat Dapat Lahan 4,6 Hektare

redaksi
24 Feb 2026 19:14
News Sumut 0 4
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Korban banjir di Kabupaten Langkat segera mendapat harapan baru.

Pemerintah Kabupaten Langkat menerima hibah lahan seluas 4,6 hektare dari PT Rapala Sri Timur untuk pembangunan hunian tetap (huntap).
Hibah lahan tersebut diserahkan dalam pertemuan di Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (23/02/2026).

Lahan berada di Desa Lubuk Kasih, Kecamatan Berandan Barat, dan akan difokuskan untuk relokasi warga terdampak banjir yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal.

Manajemen PT Rapala Sri Timur yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Beatus R Lumban Gaol (Humas PT Sri Timur), Kariman Silaen (Area Manager Rapala Group), Muliady Sigalingging (Manager Kebun PT Sri Timur), dan Faisal Rambe (Legal PT Sri Timur).

Perwakilan perusahaan menyatakan hibah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan pascabencana di Langkat.

Bupati Langkat Syah Afandin menegaskan, lahan tersebut akan segera diproses sesuai ketentuan agar pembangunan huntap bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT Rapala Sri Timur. Bantuan lahan ini akan segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, agar pembangunan hunian tetap dapat direalisasikan secepatnya sehingga masyarakat terdampak segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” tegas Bupati.

Menurutnya, pembangunan hunian tetap menjadi langkah krusial dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir, agar masyarakat tidak terus bergantung pada hunian sementara.
Syah Afandin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Dengan tersedianya lahan 4,6 hektare tersebut, Pemkab Langkat kini didorong untuk bergerak cepat agar pembangunan huntap benar-benar terealisasi dan tidak sekadar menjadi wacana. (Reza)