Wabup Langkat Tiorita Surbakti Gas Digitalisasi Dukcapil, Targetkan Layanan Cepat dan Transparan

redaksi
3 Mar 2026 04:39
News Sumut 0 7
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan percepatan transformasi digital pada layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Langkat.

Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (2/3/2026).

Apel diikuti Sekretaris Daerah Langkat, Amril, para asisten dan staf ahli, pejabat eselon II, III, IV, pejabat fungsional, serta ASN dan non-ASN di lingkungan Pemkab Langkat.

Tiorita menekankan pelayanan publik merupakan fungsi utama pemerintah dan harus dilaksanakan secara cepat, tepat, serta akuntabel.

Karena itu, digitalisasi layanan menjadi langkah strategis untuk memangkas birokrasi dan mempercepat akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan.
Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Langkat, Pemkab Langkat mendorong program Digitalisasi Administrasi Kependudukan.

Salah satu fokusnya adalah implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai transisi dari KTP fisik ke e-KTP digital.

“Percepatan transformasi digital sangat penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, inovatif, dan akuntabel,” tegas Tiorita.

Selain IKD, Disdukcapil Langkat juga menerapkan sistem verifikasi layanan berbasis QR Code pada aplikasi resmi, serta mengoptimalkan layanan administrasi kependudukan berbasis elektronik.

Digitalisasi ini merujuk pada kebijakan nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.

Tak hanya berbasis teknologi, Pemkab Langkat juga mengintensifkan layanan jemput bola untuk menjangkau warga di wilayah terpencil dan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Layanan administrasi kependudukan juga diprioritaskan bagi warga terdampak banjir.

Di sisi lain, validasi dan integrasi data kependudukan terus diperkuat, termasuk sinkronisasi dengan instansi lain untuk kepentingan perpajakan dan layanan BPJS Kesehatan, guna memastikan data tetap akurat dan mutakhir.
Tiorita mengingatkan seluruh aparatur agar meningkatkan profesionalisme. Ia menilai di era digital, masyarakat bisa dengan cepat menilai kinerja pemerintah.

“Seiring percepatan teknologi informasi, masyarakat dapat dengan cepat menilai kinerja aparatur pemerintah. Karena itu kita harus bekerja profesional, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya. (Reza)