Tyson Fury Hentikan Wilder Ronde ke-7

0
2
Kelas Berat WBC, Deontay Wilder vs Tyson Fury.
Kelas Berat WBC, Deontay Wilder vs Tyson Fury.

JAKARTA, kaldera.id- Tyson Fury menghentikan perlawanan Deontay Wilder dengan kemenangan TKO di ronde ke-7 sekaligus memastikan gelar juara kelas berat WBC.

Dalam pertarungan yang dijadwalkan 12 ronde itu di Las Vegas arena, Minggu (23/02/2020), wasit harus menghentikan duel tersebut di ronde ketujuh karena Wilder sudah dianggap tak merespon pukulan Tyson Fury.

Jalannya pertandingan sejak ronde pertama kedua petinju sebenarnya sudah terlibat dalam jual beli pukulan. Hanya saja di ronde ketiga Tyson Fury terlihat lebih unggul. Pada ronde tersebut Tyson Fury juga menjatuhkan Wilder.

Hanya saja karena di ujung ronde, Wilder masih sempat diselamatkan bel. Sejak ronde itu, Wilder terlihat goyah. Puncaknya adalah di ronde kelima. Pada pertarungan ketat tersebut, Tyson kelihatan seperti ingin lebih cepat menghabisi perlawanan Wilder.

Sebab gerakan Wilder dan sebagian wajahnya sudah bengkak oleh sengatan Tyson Fury. Bahkan pada ronde tersebut, Wilder terhitung dua kali jatuh. Sampai kemudian diselamatkan oleh bel.

Ronde keenam Tyson terus menggencarkan serangan. Hanya saja dia sempat diperingatkan wasit yang memimpin pertandingan karena seringkali mencekik leher Wilder kemudian menghajarnya dengan beberapa pukulan.

Pada ronde ketujuh Tyson benar-benar tidak memberi ampun. sejak bel berbunyi dia terus mengejar Wilder sampai kemudian terpojok. Di pertengahan ronde ketujuh ini wasit menghentikan pertarungan karena selain Wilder sudah tak merespon, darah juga mengucur dari kupingnya ditambah pembengkakan di sekitar wajah dan kepala.

Para komentator berteriak: “Unbelieveable, unveliaeveable.” Tyson Fury berlari ke sudutnya berdiri di atas tali ring dan merayakan kemenangan.

Dengan demikian Tyson Fury berhak atas gelar juara kelas berat WBC. Hanya saja mereka masih terikat kontrak karena akan menjalani satu pertarungan lagi. Di pertemuan pertama keduanya seri. Pertemuan ketiga akan digelar Desember nanti. (armin nasution)