Konsep Wisata Berubah, Danau Toba Siap Menampung Wisatawan

Salah satu atraksi budaya yang ditampilkan di rangkaian kegiatan Geobike Kalderta Toba di Geosite Sipinsur, Humbas, Jumat malam (4/9/2020)
Salah satu atraksi budaya yang ditampilkan di rangkaian kegiatan Geobike Kalderta Toba di Geosite Sipinsur, Humbas, Jumat malam (4/9/2020)

HUMBAHAS, kaldera.id – Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berharap kegiatan Geobike Kaldera Toba ke-6 bisa mengangkat pariwisata Danau Toba bagian selatan kembali di suasana adaptasi kebiasaan baru saat ini.

Mengingat, apa yang menjadi kebutuhan para pengunjung telah tersedia, baik itu ammenistas, aksesbilitas dan juga atraksi.

Menurut Afrida Pelita Sari selaku Koordinator Promosi Wisata Minat Khusus Buatan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, meskipun jarak tempuh melalui jalur darat menuju Geosite Sipinsur, Geosite Bakara, dan lainnya terkesan jauh, tapi bisa ditempuh melalui jalur udara, Bandara Silangit.

“Di kawasan Humbahas dan sekitarnya sudah tersedia, mulai bandara, akses infrastruktur juga sudah bagus. Begitu juga dengan sarana prasarana seperti, homestay. Atraksi seni budaya juga banyak,” ungkapnya kepada kaldera.id, Jumat (4/9/2020).

BACA JUGA :  Pemprovsu Apresiasi BPODT Bangun Kawasan Danau Toba

Dengan adanya kegiatan Geobike yang melibatkan Rumah Karya Indonesia (RKI) dan pelaku pariwisata serta insan kreatif setempat diharapkan bisa menghidupkan kembali pariwisata di kawasan Danau Toba keseluruhan.

“Di suasana AKB ini konsep pariwisata berubah dari MICE tourism berubah ke arah minat khusus. Tentunya dengan konsep ini diharapkan masyarakat berbondong -bondong datang kemari. Tentunya tetap mengendepankan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Humbang Hasundutan (Humbas), Sabar Purba berharap dengan kegiatan Geobike Kaldera Toba ke -6 ini diharapkan kunjungan wisatawan ke kabupaten ini semakin meningkat.

“Tahun lalu kunjungan wisatawan lokal yang datang ke Humbahas sekitar 130 ribu orang. Sedangkan wisatawan asing sebanyak 450 orang. Hal ini akibat belum banyak hotel dan homestay. Sekarang ini sudah banyak dan akan dibangun. Makanya, kami berharap melalui kegiatan ini, kunjungan wisatawan semakin meningkat,” tegasnya. (reza sahab)