Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas
MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan yang digelar di Aula Kantor MUI Kota Medan, Jalan Nusantara, Selasa (13/1/2026).
Rico berharap Musda IX dapat melahirkan keputusan strategis yang berdampak positif bagi keberlanjutan organisasi serta relevan dengan dinamika sosial dan perkembangan zaman.
“Musda ini diharapkan menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan MUI Kota Medan dan penguatan nilai-nilai keislaman,” kata Rico Waas.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Medan tidak akan mencampuri proses maupun hasil Musda, termasuk pemilihan Ketua MUI Kota Medan periode berikutnya. Seluruh keputusan sepenuhnya menjadi kewenangan internal MUI.
Rico juga menyoroti tantangan sosial ke depan, mulai dari perubahan perilaku masyarakat hingga derasnya arus informasi digital, yang menuntut MUI untuk lebih adaptif dan berperan aktif menjaga nilai moral, etika, dan pendidikan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya regenerasi ulama agar MUI tetap dekat dengan generasi muda dan mampu menjadi rujukan keagamaan di tengah perubahan sosial.
Rico mengajak MUI terus bersinergi dengan pemerintah, TNI-Polri, dan elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kota Medan, termasuk menghadapi persoalan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Sebelumnya, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum menjelaskan Musda IX MUI Kota Medan membahas evaluasi program kerja, perumusan arah kebijakan organisasi, serta pemilihan ketua dan kepengurusan MUI Kota Medan periode berikutnya.
Musda diikuti anggota pleno, pimpinan MUI kecamatan se-Kota Medan, dan perwakilan pondok pesantren. (Reza)