Jembatan Idano Noyo Diresmikan, Akses Nias Barat–Nias Selatan Kembali Normal

redaksi
12 Feb 2026 12:10
Medan News 0 4
2 menit membaca

 

NIAS BARAT, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Idano Noyo di Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Rabu (11/2/2026) malam.

Jembatan yang sebelumnya putus akibat banjir pada Maret 2025 itu kini kembali berfungsi dan menghubungkan Nias Barat dengan Nias Selatan.

Jembatan tipe A dengan struktur baja tersebut memiliki panjang 95 meter dan lebar 9 meter, dibangun dengan anggaran sekitar Rp46,7 miliar dari APBD Sumut.

Peresmian dihadiri lebih dari 1.000 warga yang menyambut beroperasinya kembali akses vital antarwilayah di Kepulauan Nias.

“Awal dibangun banyak yang meragukan selesai tepat waktu. Di awal 2026 ini sudah bisa digunakan masyarakat,” ujar Bobby Nasution.

Selain pembangunan jembatan, Pemprov Sumut juga memperbaiki ruas jalan provinsi Gunungsitoli–Mandrehe sepanjang sekitar 50 kilometer.

Perbaikan infrastruktur tersebut memangkas waktu tempuh dari sekitar dua jam menjadi kurang dari satu jam.

Bobby menyebutkan, sepanjang 2025 Pemprov Sumut mengalokasikan sekitar Rp250 miliar untuk pembangunan di Kepulauan Nias.

Tahun 2026, anggaran direncanakan meningkat menjadi sekitar Rp300 miliar guna mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini kewajiban pemerintah. Kami berharap infrastruktur ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Warga setempat merasakan dampak langsung. Christina Gulo, pedagang kebutuhan pokok di Mandrehe, mengaku omzetnya meningkat hingga 50 persen sejak akses jalan dan jembatan diperbaiki.

Ia juga tidak lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk penyeberangan anaknya ke sekolah.

Peresmian Jembatan Idano Noyo turut dihadiri Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, pimpinan DPRD, Forkopimda, serta jajaran OPD Pemprov Sumut dan pemerintah daerah setempat. (Reza)