Lantik 69 Pejabat, Rico Waas: Atasan Itu Hierarki, Masyarakat Jabatan Tertinggi

redaksi
18 Jun 2026 19:44
Medan News 0 11
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik dan mengambil sumpah jabatan 69 pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Kamis (18/6/2026). Dalam pelantikan tersebut, Rico Waas menyampaikan pesan tegas bahwa masyarakat merupakan pihak yang harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pelayanan pemerintahan.
Pesan itu menjadi penekanan utama Wali Kota saat memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik di Balai Kota Medan.

Menurutnya, jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural dalam birokrasi, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Yang perlu dilayani setinggi-tingginya adalah masyarakat. Sedangkan kepada pemerintah maupun atasan, itu adalah fungsi jabatan secara hierarki agar organisasi berjalan dengan baik. Namun yang perlu dilayani adalah masyarakat, karena masyarakat adalah jabatan tertinggi yang benar-benar harus kita berikan pelayanan terbaik,” tegas Rico Waas.

Di hadapan puluhan pejabat yang dilantik, Rico mengingatkan bahwa promosi maupun mutasi bukan sekadar perpindahan posisi, melainkan awal dari tanggung jawab baru yang harus dijalankan dengan integritas dan orientasi pelayanan publik.
Menurutnya, setiap pejabat perlu memahami tujuan dari tugas yang diemban. Tanpa keteguhan hati dan arah pengabdian yang jelas, seorang aparatur akan mudah kehilangan fokus dalam bekerja.

“Pikiran itu terasa kabur karena kita tidak memiliki kepastian di dalam diri, tidak punya keteguhan dalam hati, dan tidak berpikir bahwa setiap langkah yang kita jalankan ini untuk bangsa, negara, dan masyarakat,” ujarnya.
Rico menilai berbagai tantangan pembangunan kota akan lebih mudah dihadapi apabila seluruh aparatur menempatkan kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama dalam setiap kebijakan dan pelayanan.

“Bila pikiran itu hanya tertuju kepada masyarakat, mudah-mudahan tidak akan terasa kabur. Semua akan terang benderang dan jelas apa yang ingin dilakukan apabila pekerjaan kita memang hanya untuk masyarakat,” katanya.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengingatkan jajarannya agar mampu beradaptasi dengan dinamika tugas dan tetap berpegang teguh pada aturan yang berlaku.
Menurut Rico, birokrasi yang efektif tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan, kepatuhan terhadap regulasi, serta kesediaan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

“Kuncinya adalah adaptasi dan kepatuhan pada aturan. Jika semua itu diikuti, semuanya akan terasa lebih ringan dan jelas,” ujarnya.

Dari 69 pejabat yang dilantik, sejumlah posisi strategis turut mengalami pergantian. Di antaranya Ahmad Barli Mulia Nasution yang dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Hendro Saut Manuntun Mulianto Tampubolon sebagai Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat pada Satpol PP Kota Medan, serta Lisdiu Sinaga sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Wilayah Kecamatan Medan Kota.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut turut disaksikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, para asisten, Inspektur Kota Medan, serta Kepala BKPSDM Kota Medan.

Melalui pelantikan ini, Pemko Medan berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru mampu memperkuat kualitas pelayanan publik dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara lebih cepat, responsif, dan profesional. (Reza)