Jersey The Killer Diluncurkan, PSMS Siap Tempur di Piala Presiden Elite 2026

redaksi
21 Jul 2026 11:22
Medan News 0 28
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan resmi meluncurkan jersey yang akan digunakan pada ajang Piala Presiden Elite 2026. Peluncuran berlangsung meriah di Arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (20/7/2026) malam dan dihadiri ratusan suporter setia Ayam Kinantan.

Meski acara sempat mengalami penundaan hingga hampir pukul 20.00 WIB, antusiasme pendukung PSMS tidak surut. Mereka tetap bertahan di lokasi sambil menyanyikan lagu-lagu kebanggaan klub dan menyambut para pemain yang hadir dalam acara tersebut.
Peluncuran jersey juga menjadi momentum perkenalan sejumlah pemain baru yang direkrut untuk menghadapi musim 2026/2027. Beberapa nama yang mendapat sambutan hangat dari suporter antara lain Angelo Meneses, Manahati Lestusen, Rachmad Hidayat dan sejumlah pemain anyar lainnya.

Presiden PSMS Medan Fendi Jonathan bersama pelatih Eko Purdjianto secara simbolis meluncurkan jersey baru dengan membuka kain penutup manekin yang mengenakan kostum resmi tim.

Jersey keluaran apparel DRX tersebut hadir dalam empat warna. Warna hijau tetap menjadi jersey kandang kebanggaan PSMS, sedangkan putih digunakan untuk laga tandang. Untuk posisi penjaga gawang disiapkan jersey berwarna merah dan kuning.
Dalam kesempatan itu, panitia juga menggelar berbagai kuis dan permainan interaktif bagi suporter. Beragam hadiah dibagikan sehingga menambah kemeriahan suasana peluncuran.
Fendi Jonathan mengawali sambutannya dengan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dimulainya acara.

“Mohon maaf launching jersey PSMS khusus untuk Piala Presiden Elite 2026 baru bisa dimulai hampir pukul delapan malam,” ujarnya.

Menurut Fendi, peluncuran jersey memiliki makna penting karena menandai dimulainya perjuangan PSMS di turnamen bergengsi yang tidak dapat diikuti semua klub.

“Terakhir kali PSMS mengikuti Piala Presiden adalah tahun 2018. Tidak mudah bisa tampil di Piala Presiden karena sifatnya undangan, tidak semua tim bisa ikut,” katanya.

Ia menegaskan PSMS menjadi satu-satunya klub Liga 2 yang mendapat undangan tampil pada Piala Presiden Elite 2026.

“Tahun ini dari Liga 2 hanya PSMS yang diundang. Kita harus bangga. Kita akan bertarung melawan klub-klub Liga 1 bahkan klub dari kawasan Asia. Ini kesempatan besar untuk menunjukkan kualitas PSMS,” ujarnya.
Fendi kembali menegaskan target utama manajemen musim ini adalah membawa PSMS kembali ke Liga 1.

“Sesuai visi dan misi manajemen, target kami musim ini adalah menjadi juara Liga 2 dan membawa PSMS kembali ke Liga 1. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sumatera Utara,” katanya.

Menurutnya, persiapan tim sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir, dimulai dari penunjukan pelatih hingga penyusunan komposisi pemain.
“Sekitar 80 persen skuad merupakan perpaduan pemain muda dan senior. Pemain senior tetap kami butuhkan untuk membimbing pemain muda,” ungkapnya.

Sementara itu, Eko Purdjianto menyebut Piala Presiden Elite 2026 akan menjadi ajang penting untuk mengukur kesiapan tim sebelum tampil di Liga 2 musim 2026/2027.

“Mengarungi Liga 2 musim depan, kita lebih dulu menjalani pramusim di Piala Presiden. Dengan semangat dan dukungan penuh suporter, kami akan menampilkan permainan terbaik,” kata Eko.

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu memastikan seluruh pemain akan bekerja keras demi memberikan kebanggaan kepada masyarakat Sumatera Utara.

“Kami tetap totalitas, bekerja keras dan berusaha memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan,” ujarnya.
Manahati Lestusen yang kembali memperkuat PSMS mengaku senang bisa kembali berseragam Ayam Kinantan.
“Yang pasti saya kembali lagi ke sini untuk bermain buat PSMS Medan. Insya Allah tahun depan kita bisa kembali ke Liga 1,” katanya.

Hal senada disampaikan Rachmad Hidayat yang kembali memperkuat klub asal kampung halamannya.

“Alhamdulillah saya bisa kembali lagi ke PSMS, bermain di rumah sendiri. Misi kami tetap sama, membawa PSMS kembali ke Liga 1,” ujar Rachmad.
Menurutnya, perpaduan pemain muda, pemain senior dan kualitas tim pelatih menjadi modal penting untuk bersaing musim ini.

Peluncuran jersey di PRSU menjadi penanda dimulainya perjalanan baru PSMS Medan menuju musim 2026/2027. Dengan dukungan penuh suporter dan target promosi ke Liga 1, Ayam Kinantan berharap mampu menunjukkan kualitasnya sejak tampil di Piala Presiden Elite 2026. (Reza)