Site icon Kaldera.id

Honda Peduli, Turunkan Mekanik Perbaiki Motor Korban Banjir Tanjung Selamat

MEDAN, kaldera.id – PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di Sumatera Utara, menggelar aksi “Honda Peduli” yang memberikan bantuan perawatan motor bagi para korban banjir di kawasan Tanjung Selamat.

Bertempat di Komplek De Flamboyan Island Tanjung Selamat, layanan ini berlangsung pada selama dua hari 8-9 Desember 2020.

Kegiatan ini memberikan bantuan layanan berupa gratis jasa periksa, dan jasa penggantian parts bagi masyarakat yang motor Hondanya terendam banjir.

Kehadiran Honda dengan para mekanik terlatih ini mendapat sambutan yang baik dari para pengguna motor Honda korban banjir.

Agung, warga Komplek De Flamboyan Island Blok J45 yang turut memanfaatkan layanan ini mengungkapkan sangat menyambut baik kehadiran program Honda Peduli, karena menurutnya aktivitas ini sangat membantu warga yang sedang mengalami musibah.

“Banyak motor warga kami mengalami kerusakan akibat banjir. Terimakasih sudah peduli,” katanya, Selasa (8/12/2020)

Para pengguna motor Honda yang memanfaatkan layanan ini juga dipastikan mendapat kualitas terbaik, mulai dari mekanik tersertifikasi, sparepart asli (Honda Genuine Part).

Leo Wijaya, VP Director PT Indako Trading Coy mengungkapkan pihaknya turut prihatin atas musibah banjir yang dialami masyarakat di kawasan Tanjung Selamat.

Karenanya Honda ingin menemani dan berupaya memberikan bantuan kemudahan perawatan motor Honda, dan berharap dampak banjir ini segera teratasi dan masyarakat bisa segera berkativitas kembali dengan sepeda motornya.

Sementara itu Gideon Budiharjo, Marketing Director PT Indako Trading Coy mengungkapkan Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Honda kepada para pecintanya yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya respon positif masyarakat atas aktivitas Honda Peduli ini tentunya semakin memacu Honda untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pecintanya di wilayah Sumut.

“Aksi kepedulian ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah, mengingat motor merupakan salah satu moda transportasi yang sangat dibutuhkan dalam menjalani aktivitas harian,“ ujar Gideon Budiharjo.(rel/finta)

Exit mobile version