Diduga Mesum dalam Mobil Parkir di Masjid Sidimpuan, Dua Sejoli Kabur

Petugas memeriksa mobil avanza yang diduga menjadi tempat mesum sepasang sejoli, di halaman parkir Masjid Al Abror Padangsidimpuan, Senin (28/9/2020).(amir/kaldera)
Petugas memeriksa mobil avanza yang diduga menjadi tempat mesum sepasang sejoli, di halaman parkir Masjid Al Abror Padangsidimpuan, Senin (28/9/2020).(amir/kaldera)

PADANGSIDIMPUAN, kaldera.id – Suasana di Masjid Raya Al-Abror, di Jalan Masjid Raya Baru, Kelurahan WEK IV, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara mendadak heboh, Senin (28/9/2020) sore.

Pasalnya, penjaga masjid memergoki pasangan lain jenis diduga sedang berbuat mesum di halaman parkir masjid kebanggaan warga Kota Padangsidimpuan. Peristiwa itu terungkap ketika salah seorang penjaga masjid bernama Zulkifli Rambe, melihat salah satu mobil dengan nomor polisi B 1073 TYE bergoyang.

Curiga terjadi sesuatu, Zulkifli langsung mendatangi mobil tersebut. Spontan, dia terkejut ketika membuka pintu mobil, karena dia melihat salah seorang perempuan sedang memakai pakaian di dalam mobil. Melihat kejadian itu, Zulkifli langsung memanggil salah seorang rekannya bernama Ridwan Daulay.

Namun, sayangnya, pasangan beda jenis kelamin tersebut berhasil melarikan diri. “Kejadiannya sebelum Salat Ashar,” ujar Zulkifli kepada wartawan.

Lurah, Kelurahan Wek IV, Kota Padangsidimpuan, Subandi Adlan Siregar yang berada di lokasi membenarkan peristiwa tersebut. Petugas masjid mendatangi mobil serta melihat orang yang berada di dalamnya dan kaget sepasang sejoli dan si perempuan tengah membenarkan pakaiannya.

“Kejadiannya jam 16.00 WIB lantas petugas masjid membawa sepasang sejoli itu ke kantor keamanan masjid untuk di interogasi” Kata Subandi Adlan Siregar.

Subandi Melanjutkan ketika tengah digiring untuk ditanyai persoalan keberadaan pasangan di dalam mobil itu ke salah satu ruangan keamaan masjid kedua pelaku memberontak dan melarikan diri serta mobil jenis avanza tersebut dibiarkan terparkir.

“Diduga pelakunya lantas lari ketika hendak diinterogasi, sedangkan identitas belum sempat diperiksa dan motifnya,” kata Subandi Adlan Siregar.(amir harahap)