Fraksi PDI Perjuangan Bakal Perjuangkan Penambahan Honor Kepling

0
33
Robi Barus
Robi Barus

 

MEDAN, kaldera.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Medan, Robi Barus mengaku siap memperjuangkan kenaikan honor 2001 kepling di Kota Medan. Pihaknya akan mengusulkan kepada Pemko Medan.

Ia berharap, kenaikan honor itu dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para kepling di Kota Medan sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah.

“Kerja kepling itu tanpa waktu. Ujung tombak pelayanan masyarakat. Bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya bersama Fraksi PDIP DPRD Medan akan mengusulkan kenaikan honor kepala lingkungan kepada Pemko Medan. Kita berharap, kesejahteraan para kepling di Kota Medan bisa meningkat,” ucap Robi Barus, Selasa (30/5/2023).

Ia menjelaskan, bahwa berdasarkan aturan yang ada, kepling memiliki gaji yang sama seperti Pekerja Harian Lepas (PHL) atau honorer di lingkungan Pemko Medan. Akan tetapi, kepling memiliki jam kerja yang jauh lebih panjang.

“Tugas kepling ini paling berat, tidak ada jam kerjanya. Dari pagi ke pagi, dari warga yang melahirkan sampai warga digigit nyamuk pun urusan kepling.Jika ada kena DBD pasti urusan Kepling. Jika, honor paling hanya 8 jam kerja membuat mereka harus bekerja ekstra. Dari sisi gaji mereka sama dengan honorer, maka kita akan perjuangkan agar para kepling ini bisa mendapatkan tunjangan-tunjangan yang membantu biaya operasional sekaligus menambah penghasilan mereka,” ujar Ketua Komisi I DPRD Medan tersebut.

“Untuk itu, kami di DPRD Medan siap membantu membuat regulasinya agar ada tunjangan-tunjangan yang membuat penghasilan kepling bertambah,” tambahnya.

Pun begitu, Robi menekankan kepada seluruh kepling bahwa menjadi kepling adalah sebuah pengabdian. Pasalnya, kepling merupakan pelayan masyarakat yang harus siap bekerja dalam memastikan jalannya program-program pemerintah hingga dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kalau tidak mau melayani, tidak usah jadi kepling,” tegasnya.

Ia pun menegaskan kepada setiap kepling untuk tidak coba-coba melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga.(reza)