Tisi Maulidya, Wartawan RRI Banda Aceh Raih Doktor KPI UINSU Medan

0
67
Wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh, Tisi Maulidya Putri, berhasil meraih gelar Doktor Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan 4 Juli 2024. 
Wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh, Tisi Maulidya Putri, berhasil meraih gelar Doktor Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan 4 Juli 2024. 

 

MEDAN, kaldera.id – Wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh, Tisi Maulidya Putri, berhasil meraih gelar Doktor Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan 4 Juli 2024.

Tisi menjadi Doktor ke 96 setelah mempertahankan disertasinya yang berjud “Implementasi Komunikasi Terapeutik Islami Dalam Pemulihan Trauma Korban Kekerasan Seksual Pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Aceh.”

Penelitian Tisi menyoroti pentingnya pendekatan komunikasi terapeutik berbasis nilai-nilai Islami untuk membantu pemulihan trauma korban kekerasan seksual. Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi nyata bagi program pemulihan di Aceh, serta menjadi inspirasi bagi banyak pihak dalam menangani kasus serupa.

Sidang promosi doktor yang berlangsung di UINSU Medan ini dipimpin oleh Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, dengan Prof. Dr. Zainal Arifin, Lc., MA bertindak sebagai Sekretaris Sidang. Dukungan penuh juga datang dari para pembimbingnya, yakni Prof. Dr. Syukur Kholil sebagai promotor utama, dan Dr. Zainun, MA sebagai co-promotor. Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Lahmuddin, M.Ed dan Dr. Darwin Zainuddin, MA sebagai penguji internal, serta Assoc. Prof. Dr. Leylia Khairani, S.Pd., M.Si sebagai penguji eksternal.

Dalam suasana sidang yang penuh antusiasme, Tisi mampu menjawab setiap pertanyaan.

Perjalanan Tisi menuju gelar doktor ini tidaklah mudah. Ia berbagi cerita tentang tantangan yang dihadapinya selama proses penelitian, namun dukungan dari keluarga, teman, dan dosen pembimbing memberinya semangat untuk terus maju.

“Dengan capaian ini, saya berharap bisa terus berkontribusi dalam bidang komunikasi terapeutik Islami dan membantu lebih banyak korban kekerasan seksual pulih dari trauma,” ujar Anggota PWI Aceh ini.

Ketua Prodi S3 KPI Prof Dr Zainal Arifin, MA, mengatakan, keberhasilan Tisi ini juga menandai komitmen UINSU dalam mendukung penelitian-penelitian yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Semoga pencapaiannya ini dapat menginspirasi banyak mahasiswa dan peneliti lainnya untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi sesama,” pungkasnya. (arh/red)