Ads

Inalum Kembali Raih PROPER Emas 2024: Bukti Komitmen untuk Lingkungan

redaksi
25 Feb 2025 23:41
Medan News 0 113
3 menit membaca

 

JAKARTA, kaldera.id – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali mencetak prestasi dengan meraih PROPER Emas dan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut bahwa PROPER adalah salah satu instrumen utama dalam pengendalian dampak lingkungan industri yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Tahun ini, jumlah eco-inovasi yang lahir dari perusahaan meningkat drastis hingga 47% dibanding tahun sebelumnya, mencapai 1.762 inovasi.

“Penilaian PROPER tidak hanya menekankan pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mendorong inovasi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Hanif.

Direktur Operasi Inalun, Ivan Ermisyam, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh Insan INALUM, baik di Smelter Kuala Tanjung maupun di PLTA Paritohan.

“Ini tahun ketiga berturut-turut INALUM meraih PROPER Emas dan Hijau. Penghargaan ini adalah apresiasi bagi semua pihak yang telah bekerja keras menjaga keseimbangan antara industri dan lingkungan. Kami berharap program keberlanjutan yang telah berjalan bisa terus berkembang dan membawa manfaat lebih besar,” kata Ivan.

Dalam ajang ini, INALUM meraih PROPER Emas untuk Smelter Kuala Tanjung dan PROPER Hijau untuk PLTA Paritohan, yang keduanya menonjol dalam aspek inovasi energi, pengelolaan limbah, dan program sosial berbasis lingkungan.

Di Smelter Kuala Tanjung, INALUM melakukan berbagai inovasi, seperti, penghematan energi di proses peleburan, pengelolaan limbah B3 yang lebih efisien dan efisiensi penggunaan air.

Selain itu, Inalum juga berkontribusi dalam transformasi sosial dengan menghadirkan Edu-Ekowisata Mangrove Pantai Sejarah. Dulu, kawasan ini dikenal negatif karena menjadi tempat prostitusi, perjudian, dan peredaran narkoba. Kini, Pantai Sejarah telah berubah menjadi pusat edukasi lingkungan dengan berbagai kegiatan seperti konservasi mangrove, observasi burung migrasi, batik mangrove, silvo fishery, dan agroforestry.

PLTA Paritohan juga menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan dengan berbagai inovasi, di antaranya, penerapan teknologi Static VAR Compensator (SVC), yang berhasil menghemat energi hingga 321.842 MWh/tahun dan mengurangi emisi CO₂ sebesar 349.532 ton. EcoCultural Tourism di Desa Meat, Kabupaten Toba, yang mengubah desa ini menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan dan Program Zero Waste, Zero Carbon School, dan Resource Center Ecotourism, yang mendukung sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam pengelolaan limbah non-B3

Sejak berdiri 49 tahun lalu, Inalum terus berupaya menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan, sesuai dengan mandat Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID). Dengan menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan, transparansi, dan tata kelola yang baik, Inalun berkomitmen untuk: melestarikan lingkungan, mengutamakan tanggung jawab sosial dan menjalankan praktik industri yang ramah lingkungan.

Dengan penghargaan PROPER Emas dan Hijau ini, INALUM semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang tak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. (Reza)

x