Relawan Bobby Nasution Dampingi Pasien Tumor Asal Asahan Jalani Pengobatan di RS Adam Malik

redaksi
15 Jan 2026 14:21
Medan News 0 3
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Seorang pasien tumor asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, akhirnya mendapatkan penanganan medis setelah kisahnya viral di media sosial.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons cepat dengan memerintahkan Relawan Rumah Sehat Bobby Nasution (RSBN) untuk mendampingi pasien bernama Rudi menjalani pengobatan di RSUP H Adam Malik Medan.

Langkah tersebut diambil setelah beredarnya video tangisan pilu ibu Rudi yang diunggah Ketua Relawan RSBN, Henry, dan menyentuh perhatian publik.

Dalam video tersebut, sang ibu memohon bantuan agar anaknya yang menderita tumor parah dapat segera memperoleh perawatan medis.

Tumor yang diderita Rudi dilaporkan telah membesar secara ekstrem hingga menghambat pergerakan tubuh dan menimbulkan rasa sakit berkepanjangan.

Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat proses pengobatan sebelumnya terhambat karena keterbatasan biaya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Bobby Nasution langsung menginstruksikan RSBN untuk melakukan pendampingan penuh, mulai dari pengurusan administrasi hingga memastikan pasien mendapatkan tindakan medis yang diperlukan di rumah sakit rujukan nasional tersebut.

Ketua Relawan RSBN, Henry, mengatakan pihaknya bergerak cepat sesuai arahan Gubernur Sumut demi memastikan pasien segera ditangani tenaga medis profesional.

“Sesuai perintah Pak Bobby Nasution, kami langsung turun melakukan pendampingan agar pasien mendapatkan penanganan secepatnya,” ujar Henry.

Hal senada disampaikan Sekretaris RSBN, Teguh, yang menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

“Ini adalah komitmen kami agar masyarakat kecil tidak berjuang sendirian menghadapi persoalan kesehatan,” katanya.

Pendampingan tersebut disambut haru oleh keluarga pasien. Sang ibu menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, seraya berharap anaknya dapat memperoleh perawatan maksimal dan kesempatan untuk sembuh.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan dinilai sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Kehadiran relawan yang bergerak atas arahan langsung Gubernur Sumut dinilai mampu memberikan harapan nyata bagi pasien dan keluarganya. (Reza)