Kadis PUPR Sumut Hendra Siregar
MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp1,9 triliun pada tahun 2026. Dana tersebut difokuskan pada pembangunan jalan, sumber daya air, penanganan pascabencana, serta pengadaan alat berat.
Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Sumut, Rizal Hasibuan, menyebutkan anggaran terbesar dialokasikan untuk sektor kebinamargaan. Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang jalan digelontorkan Rp690 miliar, sementara Proyek Strategis Daerah (PSD) kebinamargaan mencapai Rp356 miliar.
Untuk sektor sumber daya air, PHTC dianggarkan Rp258 miliar dan PSD sebesar Rp57 miliar. Selain itu, Pemprov Sumut menyiapkan anggaran penanganan pascabencana sebesar Rp151 miliar untuk kebinamargaan dan Rp59 miliar untuk sumber daya air.
PUPR Sumut juga mengalokasikan Rp46 miliar untuk pengadaan alat berat. Pengadaan ini dilakukan setelah evaluasi penanganan bencana tahun 2025, ketika keterbatasan alat berat menghambat proses pembersihan material banjir dan longsor.
“Pada masa tanggap darurat bencana tahun lalu, distribusi alat berat menjadi kendala,” ujar Rizal.
Dalam kesempatan yang sama, Rizal menyampaikan kondisi jalan provinsi di Sumut hingga akhir 2025 telah mencapai 75 persen mantap dari total panjang jalan provinsi sekitar 3.005 kilometer. (Reza)