Pemprov Sumut Dukung GPIPS untuk Jaga Inflasi dan Stok Pangan

redaksi
10 Feb 2026 18:15
Medan News 0 10
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera yang akan diluncurkan di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (11/2/2026).
GPIPS digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta menghadapi risiko curah hujan ekstrem.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Marulita Hutagalung mengatakan, GPIPS merupakan penguatan dari program sebelumnya, Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dengan fokus yang lebih tajam pada penguatan pasokan pangan dari hulu.
“GPIPS dirancang lebih terfokus, lebih komprehensif dalam stabilisasi harga, dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” kata Poppy, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, Rakor TPIP–TPID yang dirangkai dalam kegiatan tersebut akan membahas tiga isu utama, yakni pemulihan sektor pertanian pascabencana, antisipasi dampak curah hujan ekstrem, serta pengendalian inflasi pangan selama periode HBKN.
Poppy menyebut, meski dihadapkan pada tantangan bencana dan anomali iklim, sebagian besar daerah di Sumatera justru mencatat deflasi bulanan kelompok bahan makanan pada Januari 2026. Kondisi ini ditopang oleh meningkatnya pasokan komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah, produksi daerah sentra yang membaik, serta distribusi pangan yang relatif lancar.
“Pemulihan lahan pertanian pascabencana, penguatan pasokan daerah sentra, dan distribusi yang terjaga menjadi kunci menghadapi lonjakan permintaan saat Imlek dan Lebaran 2026,” ujarnya.

Rakor GPIPS akan dihadiri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, BULOG, Bank Indonesia, serta pemerintah daerah se-Wilayah Sumatera.
Pemprov Sumut berharap GPIPS mampu memperkuat ketahanan pangan regional dan mendukung pencapaian target inflasi nasional 2026 sebesar 2,5 persen ±1 persen. (Reza)