PSMS Tersungkur di Tegal, Peluang Terbuang dan Gol Kontroversial Warnai Kekalahan

redaksi
22 Feb 2026 04:43
Medan News 0 14
1 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan gagal membawa poin dari markas Persekat Tegal setelah takluk 0-2 pada laga Liga 2 musim 2025/2026 di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2/2026) malam WIB.
PSMS tampil menekan sejak awal pertandingan.

Sejumlah peluang tercipta lewat serangan cepat dan bola mati, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat kesempatan emas terbuang. Sebaliknya, tuan rumah tampil efektif dan disiplin.

Persekat membuka keunggulan lewat gol Atieda. Gol ini memicu protes karena terjadi dugaan dorongan terhadap pemain PSMS sebelum bola masuk ke gawang. Wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Arsyad Yusgiantoro kemudian menggandakan keunggulan dan memastikan kemenangan tuan rumah 2-0.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengakui timnya gagal memaksimalkan peluang.

“Banyak peluang yang belum bisa kita manfaatkan menjadi gol. Mereka sangat disiplin dan peluang yang ada bisa dimanfaatkan,” ujarnya usai pertandingan.

Terkait gol pertama yang dinilai kontroversial, Eko menyebut ada dorongan terhadap pemainnya, namun tetap mengakui efektivitas Persekat menjadi pembeda laga.

Pemain PSMS, Nazar Nurzaidin, menyebut hasil tersebut mengecewakan dan menegaskan tim akan segera melakukan evaluasi menyeluruh jelang laga tandang berikutnya melawan FC Bekasi City.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi PSMS dalam persaingan Championship 2025/2026.

Evaluasi lini depan dan konsistensi permainan menjadi pekerjaan rumah mendesak jika ingin menjaga peluang bersaing di papan atas. (Reza)