Rico Waas Siagakan Kota Medan Jelang Lebaran, Pergerakan 1,3 Juta Warga Diantisipasi

redaksi
10 Mar 2026 22:51
Medan News 0 1
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin rapat koordinasi penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang perayaan Idulfitri 1447 H/2026 M.

Rapat yang digelar di Balai Kota Medan, Selasa (10/3/2026) itu melibatkan jajaran Pemerintah Kota Medan, mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga lurah yang mengikuti secara daring.
Dalam arahannya, Rico menegaskan bahwa Idulfitri tinggal sekitar 10 hari lagi sehingga seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kewaspadaan dan menyamakan langkah untuk menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat.

“Ini bukan sekadar rutinitas. Ada hal-hal mendesak yang harus diperhatikan bersama menjelang hari besar ini,” kata Rico.

Berdasarkan laporan Dinas Perhubungan Kota Medan, diperkirakan sekitar 1,3 juta orang akan melakukan mobilitas keluar masuk Kota Medan selama periode mudik Lebaran.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memunculkan berbagai persoalan yang harus diantisipasi sejak dini.

Salah satu perhatian utama adalah rumah warga yang ditinggalkan selama mudik.

Rico meminta jajaran kecamatan dan kelurahan mendata rumah kosong karena berpotensi menjadi sasaran pencurian maupun pembobolan.

“Kewilayahan harus responsif. Data rumah yang ditinggalkan mudik dan jadikan kelurahan sebagai pusat pengaduan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, potensi keramaian masyarakat juga diminta dipantau, terutama menjelang malam takbiran dan pelaksanaan Salat Id di masjid maupun lapangan terbuka.

Pengaturan parkir dan lalu lintas di sekitar lokasi ibadah juga harus dipersiapkan.

“Jika ada salat Id di lapangan, siapkan area parkir dan pengaturan lalu lintasnya. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rico.

Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kota menjelang Lebaran.

Camat dan lurah diminta menggerakkan masyarakat membersihkan lingkungan hingga gang-gang serta merapikan rumput yang sudah tinggi.

Selain itu, lampu penerangan jalan yang padam harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan kerawanan saat malam hari.

Untuk aspek keamanan, Rico meminta Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan menyiapkan sistem kerja bergilir agar personel tetap siaga.

Koordinasi dengan unsur Forkopimcam, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas juga diminta diperkuat.

Jika diperlukan, pos pengamanan juga akan disiapkan di sejumlah titik rawan, terutama di kawasan Medan bagian utara seperti Belawan yang dinilai membutuhkan perhatian khusus.

“Kita tidak ingin wilayah utara terjadi tawuran menjelang Lebaran. Koordinasikan dengan kepolisian terkait titik rawan yang perlu ditempatkan pos pengamanan,” tegasnya.

Pemerintah kota juga akan memperketat pengawasan terhadap penjualan dan penggunaan petasan yang berpotensi memicu perang mercon di tengah masyarakat.

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Medan diminta menyiapkan rumah sakit, puskesmas, serta ambulans agar tetap siaga selama masa mudik hingga Lebaran.

Menutup arahannya, Rico mengingatkan seluruh aparatur pemerintah untuk tetap sigap menghadapi persoalan di lapangan.

“Kita adalah pamong yang bertugas melindungi masyarakat. Mari saling membantu agar perayaan Idulfitri di Kota Medan berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya. (Reza)