Di Hadapan Menko Polkam, Wagub Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Sumut

redaksi
15 Mar 2026 16:14
Medan News 0 0 View
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah melalui sinergi dengan pemerintah pusat serta berbagai elemen masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Surya saat menghadiri silaturahmi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago di Makodam I/Bukit Barisan, Medan, Minggu (15/3/2026).

Menurut Surya, stabilitas daerah tidak hanya bertumpu pada kekuatan institusi pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial.

“Peran tokoh agama dan tokoh adat sangat penting sebagai penjaga harmonisasi dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Surya.

Ia menambahkan, Sumatera Utara merupakan provinsi yang memiliki keragaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut, menurutnya, harus dijaga melalui penguatan nilai toleransi dan persatuan.

Surya juga menyinggung visi pembangunan daerah yang diusung pemerintah provinsi, yakni Kolaborasi Sumut Berkah.

Melalui visi tersebut, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat.

Beberapa langkah strategis pembangunan yang didorong Pemprov Sumut antara lain penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perbaikan pelayanan publik.

Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago mengingatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar tetap kompak dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Forkopimda harus kompak bekerja. Pada akhirnya semua yang kita lakukan adalah untuk mensejahterakan rakyat. Jangan membawa perasaan masing-masing, karena rakyat membutuhkan kita,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti peredaran narkoba, premanisme, penyebaran berita hoaks, hingga praktik judi online yang dinilai dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Selain itu, Djamari menekankan pentingnya peran Forkopimda dan tokoh agama dalam merangkul generasi muda agar terlibat aktif menjaga persatuan dan stabilitas daerah.

“Bagaimana kita melibatkan anak-anak muda, merangkul mereka, serta memberikan ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga persatuan,” ujarnya.

Ia juga meminta tokoh masyarakat dan jajaran Forkopimda segera meluruskan berbagai isu hoaks yang beredar di tengah masyarakat, termasuk isu kelangkaan bahan bakar minyak dan krisis pangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Anggota DPR RI Musa Rajekshah, serta Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Sumatera Utara. (Reza)