Qunahi
MEDAN, kaldera.id – Timnas Maroko tampil efektif dan klinis saat menumbangkan Kanada dengan skor telak 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Minggu (5/7/2026) WIB.
Kemenangan ini mengantarkan Singa Atlas menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke perempat final.
Gelandang Azzedine Ounahi menjadi bintang kemenangan Maroko setelah mencetak dua gol pada menit ke-50 dan 82. Satu gol lainnya disumbangkan Soufiane Rahimi pada masa injury time menit ke-90+8.
Kanada sebenarnya tampil agresif sejak menit awal. Bermain di hadapan dukungan publik sendiri sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, pasukan Jesse Marsch mampu menekan pertahanan Maroko dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya sepanjang babak pertama. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal membuka keunggulan.
Maroko yang sempat kesulitan mengembangkan permainan pada 45 menit pertama tetap tampil tenang dan disiplin. Ketangguhan lini belakang serta penampilan gemilang kiper Yassine Bounou membuat gawang mereka tetap aman dari kebobolan.
Kebuntuan akhirnya pecah lima menit setelah turun minum.
Maroko memanfaatkan skema tendangan bebas yang dieksekusi dengan cerdik sebelum diselesaikan Ounahi menjadi gol pembuka pada menit ke-50. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan dan membuat Kanada mulai kehilangan ritme permainan.
Setelah unggul, Maroko semakin nyaman memainkan strategi serangan balik cepat. Kanada yang berusaha mengejar ketertinggalan justru memberikan ruang di lini pertahanan.
Situasi itu dimanfaatkan Ounahi untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-82 dan membawa Maroko unggul 2-0. Gol ini lahir dari transisi cepat yang memperlihatkan efektivitas serangan Singa Atlas.
Saat Kanada terus menekan di sisa pertandingan, Maroko kembali menghukum lawannya melalui serangan balik pada masa injury time.
Rahimi yang masuk sebagai pemain pengganti sukses mencetak gol pada menit ke-90+8 untuk memastikan kemenangan telak 3-0.
Keunggulan utama Maroko dalam laga ini terletak pada efektivitas penyelesaian peluang, disiplin bertahan, serta kemampuan memanfaatkan serangan balik. Meski sempat tertekan, mereka mampu mengubah sedikit peluang menjadi gol dan tampil sangat efisien di depan gawang lawan.
Sebaliknya, Kanada melakukan sejumlah kesalahan krusial. Mereka gagal memanfaatkan dominasi dan peluang pada babak pertama, kehilangan fokus saat menghadapi situasi bola mati yang menghasilkan gol pertama Maroko, serta terlalu terbuka ketika mengejar ketertinggalan sehingga beberapa kali terekspos serangan balik lawan.
Hasil ini mengakhiri perjalanan bersejarah Kanada di Piala Dunia 2026. Sementara Maroko melanjutkan kiprah impresifnya dan berhak melaju ke babak perempat final untuk menghadapi Prancis. (Reza)