Site icon Kaldera.id

Deliserdang jadi Lokasi Deradikalisasi WNI Eks ISIS

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Khairul Gazali.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Khairul Gazali.

MEDAN, kaldera.id – Pondok Pesantren Al-Hidayah di Kutalimbaru, Deliserdang, dikabarkan akan menjadi lokasi tempat deradikalisasi warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS yang akan dipulangkan pemerintah.

Kemarin, pihak Polri melakukan pengecekan ke pesantren Al-Hidayah untuk melihat kelayakan tempat tersebut. Saat di hubungi via telepon pengasuh ponpes Khairul Gazali menuturkan bahwa pihak kepolisian hanya melakukan pengecekan, namun sampai saat ini belum ada koordinasi dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Tadi dari pihak kepolisian sudah meninjau lokasi untuk mengecek kelayakan pondok pesantren, sementara itu koordinasi dari BNPT masih belum ada,” ujarnya.

Sementara itu untuk kesiapan, Ghazali mengaku bahwa fasilitas sarana dan prasarana masih belum memungkinkan, jika menampung ratusan orang. Tetapi jika dibantu pemerintah, untuk sarana dan prasarana, dia mengaku siap.

Soal pro kontra pemulangan WNI mantan anggota ISIS, Ghazali mengatakan bagaimanapun mereka tetap bagian dari Republik Indonesia dan kebanyakan mereka juga itu hanya korban ikut-ikutan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya setuju mereka di pulangkan,karena mereka juga bagian dari rakyat Indonesia dan kebanyakan dari mereka adalah korban sehingga sudah sewajib nya kita sebagai saudara setanah air membantu mereka,” tegasnya.(iqbal/pkl/frz)

Exit mobile version