Panen Jagung 20 ton, Napi Sumbang Pemasukan Negara

0
46

MEDAN, kaldera.id – Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli Nimrot Sihotang bersama Danramil 10 ML, Mustakim, Kadiv Pas Kemenkumham, Jauhari Sitepu dan narapidana yang sedang menjalani proses assimilasi melakukan panen jagung di Desa Manunggal, Helvetia, Senin (20/1/2020).

Sekadar memberitahukan, assimilasi merupakan proses pembinaan yang diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik, telah menjalani setengah masa pidana dan bukan kasus narkoba.

Dari jagung yang ditanam di lahan seluas 4 hektar tersebut menghasilkan 20 ton jagung.

Kegiatan penanaman jagung ini merupakan kegiatan penyelenggaraan revitalisasi pemasyarakatan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan sesuai dengan Permenkumham No35/2018, yaitu pengoptimalan narapidana menjadi manusia yang produktif.

“Dengan adanya kegiatan diharapkan para narapidana tidak hanya menghabiskan waktu selama menjalani pidana, tetapi mereka dibina menjadi petani – petani baru. Mereka juga dapat menyumbang peningkatan negara berupa PNBP,” ungkap Nimrot.

Dia berharap kepada pemerintah daerah untuk ikut serta mendukung pembinaan yang dilaksanakan oleh pemasyarakatan. Sebab, para napi tersebut merupakan masyarakat pemerintah daerah juga. .

“Pemerintah daerah setempat hendaknya tidak pilih kasih kepada masyarakatnya yang baik dan jahat. Sama halnya apabila kita punya anak. Kita juga harus memperlakukan sama anak yang baik dan yang jahat agar kelak keduanya sama -sama sukses. Begitu juga pemasyarakatan,” tambahnya. (reza sahab)