Site icon Kaldera.id

Hujan Deras Tumbangkan Pohon, Timpa 2 Mobil

Hujan Deras Tumbangkan Pohon, Timpa 2 Mobil

Hujan Deras Tumbangkan Pohon, Timpa 2 Mobil

MEDAN, kaldera.id – Dua mobil rusak parah setelah ditimpa pohon besar yang tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang di pelataran parkir Mesjid Teladan Jalan Turi, Kel Teladan Barat, Kec Medan Kota, Jumat (5/6/2020) sore.

Manajer Pusdalops BPBD Medan, Nurly membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Pukul 17.15 WIB. “Pohon tumbang jenis Mahoni yang menimpa dua unit mobil yaitu mobil Agya dan mobil Zebra. Penyebab pohon tumbang dikarenakan hujan lebat disertai angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.

Sedangkan pemilik mobil Zebra Espass BK 1493 GD yang tertimpa pohon tersebut, Syaifullah Defaza membeberkan kronologisnya. Kejadian tersebut dialaminya pada pukul 17.07 WIB.

Dirinya memarkirkan mobilnya di pelataran masjid tepat di sebelah mobil Agya merah. “Saat menuju tempat wudhu, terdengar suara gemuruh reruntuhan. Dengar suara teriakan orang bilang tumbang-tumbang,” jelasnya.

Begitu dia menoleh, ternyata yang penyebab gemuruh adalah ranting pohon yang memang sudah rimbun itu patah menimpa mobil. “Pohon itu berada di luar masjid, dahannya menjulur masuk halaman parkir masjid.

Mobil Alami Kerusakan Usai Tertimpa Dahan Ranting Pohon

Di mobil merah itu ada dua orang warga Galang, Lubukpakam, saat mobilnya tertimpa ranting pohon,” lanjut pria yang berprofesi sebagai jurnalis ini.

Syaifullah sempat komunikasi dengan pengurus masjid, dan diketahui bahwa beberapa waktu lalu petugas penebang pohon memangkas ranting pohon di depan pelajaran masjid tepatnya di pinggir Jalan Turi.

“Pengurus masjid minta agar pohon yang tumbang tadi juga dipangkas, karena sudah terlalu tinggi dan rimbun. Tapi petugas enggan, enggak tahu apa alasannya,” sebutnya.

Sekira 20 menit setelah kejadian, BPBD Medan datang mengevakuasi ranting pohon tersebut. “Ada sekitar 30 menit mobil berhasil dikeluarkan dari reruntuhan ranting pohon. Sedangkan mobil derek Dinas Pertamanan datang jam 18.30 saat azan Magrib, mobil sudah dievakuasi,” jelasnya.

Ayah tiga putra ini menjelaskan kondisi mobilnya rusak cukup parah. “Jendela kiri penyok, atap penyok, antena radio lepas, spoiler belakang remuk dalam, talang ban serap lepas. Belum tahu berapa kerugian, jutaan-lah ini,” bebernya.

Dia berharap pihak Dinas Pertamanan bisa rutin melihat kondisi ranting-ranting di pohon-pohon sepanjang kawasan Kota Medan, agar kejadian ini tidak terulang kembali. (haris)

Exit mobile version