Selama Pandemi, Sampah Medis Rumah Sakit Menumpuk

Pjs Walikota Medan, Arif Sudarto Trinugroho saat mendampingi Gubsu Edy Rahmayadi di acara Groundbreaking Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah di Wisma KIM Jalan Pulau Batam, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Selasa (29/9/2020).
Pjs Walikota Medan, Arif Sudarto Trinugroho saat mendampingi Gubsu Edy Rahmayadi di acara Groundbreaking Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah di Wisma KIM Jalan Pulau Batam, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Selasa (29/9/2020).

MEDAN, kaldera.id – Pjs Walikota Medan, Arif Sudarto Trinugroho sangat mendukung dan mengapresiasi kehadiran fasilitas pengelolaan limbah dan sampah di Kawasan Industri Medan (KIM) 4.

Sebab, kehadiran fasilitas ini bertujuan untuk mengelola limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), baik padat maupun cair. Diharapkan, kehadiran fasilitas ini nantinya mampu mengatasi persoalan limbah B3 di Kota Medan.

“Paling tidak sebagian wilayah KIM yang masuk Kota Medan dapat memproses dan mengelola limbah B3, termasuk sampah dan limbah medis di fasilitas pengelolaan limbah dan sampah di KIM 4,” ungkapnya ketika mendampingi Gubsu Edy Rahmayadi di acara Groundbreaking Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah di Wisma KIM Jalan Pulau Batam, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Selasa (29/9/2020).

Dijelaskanya, situasi pandemi Covid-19 mengakibatkan sampah medis dari rumah sakit di Kota Medan sangat banyak. Sampah-sampah medis tersebut dapat diproses dan dikelola di fasilitas ini.

BACA JUGA :  Selamat, Komisioner KPID Sumut Akhirnya Dilantik Gubsu

Dia pun berharap lahan seluas 5 hektar yang tersedia di KIM 4 tersebut bisa ditambah lagi. Mengingat, pentingnya fasilitas tersebut.

“Semoga fasilitas pengelolaan limbah dan sampah dapat dikembangkan lebih luas lagi. sehingga kapasitasnya dalam mengelola limbah dan sampah dapat lebih besar lagi,” harapnya.

Sementara itu Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutanya, ingin kehadiran Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah dapat mengatasi persoalan limbah di Sumut. Selain limbah ungkap Gubsu, persoalan sampah juga masih menjadi masalah di Sumut. Dikatakannya, Sumut memiliki lahan yang luas untuk pengelolaan sampah.

“Saat ini kita sedang mendata dan merencanakan pembuatan tempat pengelolaan sampah. Tempat pengelolaan sampah ini nantinya akan menjadi penghasil energi kelistrikan. Saat ini kita masih fokus pengelolaan limbah, setelah itu baru pengelolaan sampah dan Pemprov Sumut siap mendukungnya,” tegas Gubsu.(reza sahab)