Site icon Kaldera.id

Kadin Punya Semangat Istikmar, Rektor UINSU Ajak Kerjasama

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai organisasi pengusaha yang bergerak di bidang perekonomian memberikan harapan pada masyarakat Indonesia atas lapangan kerja dan kemakmuran.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai organisasi pengusaha yang bergerak di bidang perekonomian memberikan harapan pada masyarakat Indonesia atas lapangan kerja dan kemakmuran.

MEDAN, kaldera.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai organisasi pengusaha yang bergerak di bidang perekonomian memberikan harapan pada masyarakat Indonesia atas lapangan kerja dan kemakmuran.

“Semangat istikmar (pemakmur) ada pada Kadin. Ini juga menimbulkan harapan atas lapangan kerja,” kata Prof Dr Syahrin Harahap dalam tausyiah pada Silaturahim Kadin se Indonesia dengan Calon Ketum Kadin, Anindya N Bakrie, di JW Marriott Medan, Sabtu (1/5/2021).

Dia menyebutkan, dalam Alquran banyak hal tentang perdagangan dan industri, Syahrin mendorong agar upaya dan usaha Kadin mengamalkan dan terinspirasi dari Alquran.

“Kadin bisa membuka lapangan kerja dan bertahan di masa Covid-19. Ini adalah bentuk istikmar,” tukas pria yang juga Rektor UIN Sumatera ini.

Ajak Kadin Kerjasama dengan UINSU

Dalam kesempatan itu, Syahrin menyebutkan saat ini UINSU memiliki 9 fakultas di antaranya Fakultas Sains dan Teknologi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Menurutnya, mahasiswa sekarang punya ilmu atau teknologi yang cukup, tapi (daya serap) industrinya rendah.

“Di kepala isinya banyak, tapi tangannya tak bergerak. Saya optimistis Kadin yang bisa menyambung atau mendekatkan isi kepala dengan perbuatan generasi muda Indonesia. UINSU siap bekerjasama dengan Kadin untuk itu,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, dilakukan juga deklarasi dukungan dari Kadin Sumut dan Kadin Kab/Kota di Sumatera Utara kepada Anindya N Bakrie, yang akan menjadi calon Ketum Kadin.

“Saya berterimakasih atas dukungan semuanya. Sumatera Utara bukan saja dekat di hati, tapi ada dalam darah kami. Karena nenek kami berasal dari Mandailing Natal,” kata Anindya.(finta)

Exit mobile version