Sempat Viral di Medsos, Dua Remaja Bertikai Didamaikan Camat Medan Selayang

Walikota Medan, Bobby Afif Nasution melalui Camat Medan Selayang, Viza Fandhana mendamaikan kedua remaja yang bertengkar dan video nya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Walikota Medan, Bobby Afif Nasution melalui Camat Medan Selayang, Viza Fandhana mendamaikan kedua remaja yang bertengkar dan video nya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

MEDAN, kaldera.id – Walikota Medan, Bobby Afif Nasution melalui Camat Medan Selayang, Viza Fandhana mendamaikan kedua remaja yang bertengkar dan video nya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Perdamaian ini dilakukan di Aula Kantor Camat Medan Selayang dan disaksikan kedua orang tua remaja tersebut serta Lurah PB Selayang II, Novia Zahra Sormin, Sabtu (15/1/2022).

Viza mengungkapkan, kejadian kemarin harus menjadi pembelajaran dan intropeksi diri bagi semua pihak untuk tidak mengulang kembali. Terlebih lagi saat ini, Walikota Medan ingin menjadikan Medan sebagai kota layak anak. Hal ini tentunya harus disosialisasikan sampai ke tingkat lingkungan.

“Semalam sudah berdamai di Polrestabes karena ada laporan dari korban. Sekarang perdamaian secara keluarga. Ke depan harus move on. Hal yang tidak baik jangan dicontoh. Dea dan Windi jangan saling dendam,” ungkap Viza.

Dia menjelaskan, kejadian ini sebenarnya sangat memalukan bagi orang tua. Terlebih lagi sempat viral di media sosial. Hal ini harusnya tidak terjadi. Mengingat, mereka adalah penerus cita cita bangsa.

BACA JUGA :  Tugu Titik Nol Kota Medan Akan Dibangun Seperti Semula

“Perdamaian ini dilakukan karena rasanya kurang baik memperpanjang masalah. Saya himbau jangan lagi melihat ke belakang. Jangan ulangi lagi kejadian seperti ini. Jadilah generasi yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Murni selaku ibu kandung Windi selaku korban kekerasan yang dilakukan temannya mengucapkan terima kasih kepada Camat Medan Selayang yang sudah peduli atas kasus ini.

Pihaknya sudah sudah memaafkan Dea dan keluarganya. Dirinya berharap ke depan anaknya tidak lagi mendapatkan perlakuan seperti ini lagi. “Kepada Dea, saya harap jangan mengulangi perbuatan seperti itu lagi. Perbaiki perbuatan dan sikap. Semoga mental anak saya tidak terganggu. Intinya kami sudah memaafkan mereka,” jelasnya.

Sementara Lilis Suryani, selaku Ibunda Dea meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafan anaknya. Dirinya akan lebih memperhatikan prilaku anaknya di luar.

“Saya minta maaf atas khilafnya anak saya. Saya sudah menasehati. Jangan main pukul. Saya akan mendidik anak lebih baik. Saya juga berharap persoalan ini jangan berlanjut,” pungkasnya.(reza)