Studium General dan Semnas IP UIN Sumut: Era TI Tantangan Karir Pustakawan

Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara menggelar studium general dan seminar nasional bertema “Tren Perkembangan Karir Pustakawan Saat ini dan Masa Depan”, pada 22 Maret 2022.
Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara menggelar studium general dan seminar nasional bertema “Tren Perkembangan Karir Pustakawan Saat ini dan Masa Depan”, pada 22 Maret 2022.

MEDAN, kaldera.id – Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara menggelar studium general dan seminar nasional bertema “Tren Perkembangan Karir Pustakawan Saat ini dan Masa Depan”, pada 22 Maret 2022.

“Kegiatan ini, menambah pemahaman dan pengetahuan tentang tren pengembangan karir pustakawan di era teknologi informasi (TI),” kata Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FIS UIN Sumut, Dr Abdul Karim Batubara, MA, dalam siaran persnya, Selasa (29/3/2022).

Menurut Abdul Karim, pihaknya menyadari pentingnya pengembangan diri bagi mahasiswa ilmu perpustakaan sebagai calon pustakawan dan motor informasi. “Kami berharap pemahaman dan pengetahuan mengenai kompetensi pustakawan di era industri 4.0 juga meningkat,” ujar Karim.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di auditorium FIS Kampus IV Tuntungan. Jumlah peserta kegiatan tersebut berjumlah 70 mahasiswa Ilmu Perpustakaan FIS UIN Sumatera Utara Medan. “Pimpinan fakultas terus mendorong prodi untuk menciptakan inovasi dalam pengembangan bakat mahasiswa,” kata Dekan FIS Dr Maraimbang Daulay yang diwakili Wakil Dekan II FIS UIN Sumut, Dr. Irwansyah, M.Ag.

BACA JUGA :  Ketua KPU RI Imbau Mahasiswa Isi KPPS, UINSU Diajak jadi Mitra

Dalam kegiatan ini, narasumber Asep Saeful Rohman, S.Sos, M.I.Kom (Universitas Padjajaran), mengatakan, tren pengembangan karir pustakawan merupakan tantangan yang harus dihadapi. Menurutnya, calon pustakawan masa depan harus sigap dalam menyikapi perubahan, sigap dalam melakukan adaptasi terhadapperkembangan teknologi yang telah mengubah tatanan kepustakawanan.

“Calon pustakawan juga harus membekali diri dengan kompetensi agar tidak tergilas dengan perkembangan jaman. Termasuk penguasaan teknologi,” tukasnya.

Ketua Panitia Abdi Mubarak Syam, MA, mengapresiasi peserta yang hadir secara aktif berdiskusi dengan narasumber dalam rangka pengembangan diri. “Semoga ini bermanfaat pada pengembangan keilmuan dan karir di masa depan,” pungkasnya.(efri/red)