Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Rabu, 18 Feb 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Naik Drastis Ke Peringkat 5, Indeks Pencegahan Korupsi Tapsel Kini Zona Hijau
Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045
Rico Waas Gaspol Revitalisasi Stadion Teladan, Kejar Target Venue AFF U-20
Sambut Ramadan, UINSU Medan Sebar Bantuan Pompa Air ke Masjid di Tamiang
Dewan Desak Pasar Murah Diawasi Ketat, Usul Satu KK Satu Pembeli
Bobby Nasution Dampingi Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng
Siswa dan Guru Ngaji Korban Banjir Terima Rp50 Juta, Pemkab Langkat Salurkan ZIS 2026
Syah Afandin Dukung Penguatan ABPEDNAS, Dorong Tata Kelola Desa Bebas Penyimpangan
Rico Waas Desak PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Medan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Naik Drastis Ke Peringkat 5, Indeks Pencegahan Korupsi Tapsel Kini Zona Hijau
Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045
Rico Waas Gaspol Revitalisasi Stadion Teladan, Kejar Target Venue AFF U-20
Sambut Ramadan, UINSU Medan Sebar Bantuan Pompa Air ke Masjid di Tamiang
Dewan Desak Pasar Murah Diawasi Ketat, Usul Satu KK Satu Pembeli
Bobby Nasution Dampingi Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng
Siswa dan Guru Ngaji Korban Banjir Terima Rp50 Juta, Pemkab Langkat Salurkan ZIS 2026
Syah Afandin Dukung Penguatan ABPEDNAS, Dorong Tata Kelola Desa Bebas Penyimpangan
Rico Waas Desak PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Medan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 467
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Surat Suara Mulai dirapikan oleh anggota KPU Kota Medan.
Baca Juga
Surat Suara Bergambar Bobby dan Akhyar Mulai Dilipat
17 Nov 2020

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Rapat dengar pendapat (RDP) bersama perwakilan perusahaan serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan, di Gedung DPRD Medan, Selasa (18/8/2025).
Baca Juga
Diduga Langgar Aturan Perizinan, Komisi 4 DPRD Medan Akan Sidak PT Belawan Deli Chemical Industry
19 Agu 2025

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
SPRI Sumut Sesalkan Oknum Pengacara Gugat Perusahaan Pers
Data Terbaru Covid-19 di Sumut: Positif 30, PDP 88 dan ODP 2.970
Komisi E DPRD Sumut Minta Pemprov Tak Batalkan Pembukaan PPPK
Polisi Amankan Panic Buying Akibat Corona
Gol Orsolini Menangkan Bologna di Kandang Sendiri Atas Inter
12 Tas Mahal Di Dunia dan Harganya Yang Mengejutkan

Pos Terkait

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution saat menerima kunjungan Ketua MUI Sumut Maratua Simanjuntak, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan P Diponegoro, Medan, Rabu (5/11/2025). Foto: Dinas Kominfo Sumut
3 bulan  lalu
Bobby Nasution Dorong MUI Perkuat Peran Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Bandara Kuala Namu, Jumat (12/12/2025). Foto ; dokumen Dinas Kominfo Sumut
2 bulan  lalu
Presiden Prabowo Tiba di Kualanamu, Lanjutkan Peninjauan Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Sumatera Utara Razoki Lubis mendukung kebijakan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin dalam memerangi peredaran narkoba di lingkungan kampus.
4 tahun  lalu
Lembaga Anti Narkoba Sarankan USU Bentuk Tim P4GN
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi saat peletakan baru pertama pertanda memulai pembangunan Sport Center Sumut.
5 tahun  lalu
Pembangunan Sport Center Telan Dana Rp8,6 Triliun
Pemain Arsenal terlihat lesu usai kalah 0-3 dari Brighton di Stadion Emirates, Minggu (14/5/2023). Foto:Reuters
2 tahun  lalu
Kalah 0-3, Impian Arsenal Juara Liga Mulai Menjauh
3 Aturan Nonton Bioskop Saat New Normal
5 tahun  lalu
3 Aturan Nonton Bioskop Saat New Normal

Trending

01.
6 hari  lalu
Dewan Minta PLN Stop Pemadaman Listrik Saat Ramadan
02.
6 hari  lalu
Terpilih Pimpin ASPIKOM Korwil Sumut 2026-2029, Prof Anang Anas Tekankan Kolaborasi dan Internasionalisasi
03.
6 hari  lalu
Dua Kadis Pemprov Sumut Mundur, RE Nainggolan: Tak Profesional
04.
6 hari  lalu
100 UMKM Medan Kantongi Sertifikat Halal, Rico Waas Dorong Pasar Lebih Luas
05.
2 hari  lalu
Wali Kota Medan Terbitkan SE Penataan Penjualan Daging Non-Halal

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Naik Drastis Ke Peringkat 5, Indeks Pencegahan Korupsi Tapsel Kini Zona Hijau
Rico Waas Gaspol Revitalisasi Stadion Teladan, Kejar Target Venue AFF U-20
Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Home Trending Cari Bagikan Lainnya