Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Jumat, 09 Jan 2026
Pemko Batam Serahkan Donasi Bencana Rp4,7 Miliar ke Gubernur Sumut
PSMS Medan Resmi Pecat Kas Hartadi, Eko Purdjianto Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Liga 2
Gubernur Sumut Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden atas Kontribusi Swasembada Pangan
Bagian dari Perda KTR, Dewan Desak Pemko Medan Tindak Tegas Rokok Ilegal
Sulit dan Mahal, Dewan Minta Urusan PBG Dievaluasi
Dewan Usulkan Satu Lingkungan Satu Becak Sampah
Pemprov Sumut Targetkan Dokumen R3P Rampung Akhir Januari 2026
Kepala OPD Pemko Medan Banyak Kosong, DPRD Ingatkan Risiko Program Mandek di 2026
Median Jalan Dinilai Menyulitkan Warga, DPRD Medan Minta Dishub Kaji Ulang
Bobby Nasution Terbitkan SK Rumah Terdampak Banjir-Longsor, Penyaluran Bantuan Dipercepat
Pemko Batam Serahkan Donasi Bencana Rp4,7 Miliar ke Gubernur Sumut
PSMS Medan Resmi Pecat Kas Hartadi, Eko Purdjianto Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Liga 2
Gubernur Sumut Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden atas Kontribusi Swasembada Pangan
Bagian dari Perda KTR, Dewan Desak Pemko Medan Tindak Tegas Rokok Ilegal
Sulit dan Mahal, Dewan Minta Urusan PBG Dievaluasi
Dewan Usulkan Satu Lingkungan Satu Becak Sampah
Pemprov Sumut Targetkan Dokumen R3P Rampung Akhir Januari 2026
Kepala OPD Pemko Medan Banyak Kosong, DPRD Ingatkan Risiko Program Mandek di 2026
Median Jalan Dinilai Menyulitkan Warga, DPRD Medan Minta Dishub Kaji Ulang
Bobby Nasution Terbitkan SK Rumah Terdampak Banjir-Longsor, Penyaluran Bantuan Dipercepat
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 409
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono
Baca Juga
AHY: Demokrat Rumah Bagi Masyarakat Indonesia
27 Des 2023

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution menjenguk Alfred Tegar Manurung, bocah berusia dua tahun delapan bulan penderita stunting.
Baca Juga
Bocah Penderita Stunting Dipantau Secara Intensif
02 Mar 2020

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Babak Knock Out Euro 2020, Jerman Jumpa Inggris, Belgia Dihadang Portugal
Turun ke Level II PPKM, Pemkab Langkat Terus Percepat Penanggulangan Covid-19
Kampanye Terakhir Bobby – Surya, Riang Gembira & Semangat Bersama Membangun Sumatera Utara
Rico Waas Jajaki Sister City dengan Bandung, Bangun Sinergi Kreatif untuk Majukan Medan
Pemko Medan Cetak SDM Unggul untuk Kelola Keuangan dan Aset Daerah
Livakovic, Tiga Penyelamatan Gemilang Jadikan Petaka Bagi Samurai Biru

Pos Terkait

Ketua MUI Langkat saat menggelar konfrensi pers
3 tahun  lalu
MUI Tegaskan Tidak Ada Warga Langkat Murtad
Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Al Washliyah (PW ISARAH) Sumatera Utara (Sumut) berkunjung ke kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Suamtera Utara (Disporaprovsu) untuk menyampaikan program “Sarjana Penggerak” yang sedang dirumuskan oleh PW ISARAH, Selasa (14/9/2021).
4 tahun  lalu
Silaturahmi ke Dispora, ISARAH Sumut Sampaikan Program “Sarjana Penggerak”
Anggota Komisi XI DPR RI, Gus Irawan Pasaribu. (ist)
5 tahun  lalu
Komisi XI: Defisit Anggaran Melebar Jauh Diatas Ketentuan
Frank Lampard
2 tahun  lalu
Lampard Gagal Sukses Dilaga Perdana, Chelsea Nyerah 0-1
Satreskoba Polrestabes Medan menangkap MH, tersangka kasus narkotika jenis sabu seberat 40 kilogram di Jalan Binjai KM 15 Diski Kecamatan Sunggal, Rabu (24/4/2021).
4 tahun  lalu
Kurir Sabu Jaringan Internasional Ditangkap Bawa 40 Kg Sabu Dibalik Ban Serap
Komisioner KPU Kota Medan, Rinaldi khair.
5 tahun  lalu
KPU Medan Nonaktifkan PPK

Trending

01.
3 hari  lalu
Hasil Pleno, Jadwal Musda Golkar Sumut Dibawa ke Bahlil
02.
6 hari  lalu
Duel Sengit Papan Tengah: PSMS Medan Tantang Persikad Depok di Pakansari
03.
6 hari  lalu
PR Besar Kota Medan 2026, Dewan Soroti Tantangan Kepemimpinan Rico Waas–Zakiyuddin
04.
6 hari  lalu
Sudah Lama Dijabat Plt, Komisi 1 Minta Wali Kota Segera Lantik Kadis SDABMBK Definitif
05.
6 hari  lalu
Setujui Perda KTR, Pemko Medan Wajibkan Edukasi Bahaya Rokok di Sekolah

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
PSMS Medan Resmi Pecat Kas Hartadi, Eko Purdjianto Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Liga 2
Pemko Batam Serahkan Donasi Bencana Rp4,7 Miliar ke Gubernur Sumut
Home Trending Cari Bagikan Lainnya