Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Kamis, 23 Apr 2026
Kirim 1.050 Ton Cabai ke Palangkaraya, Bobby Klaim Harga Petani Karo Naik
Bobby Soroti Pengungsi di Sumut, Minta Regulasi Dipertegas Cegah Dampak Sosial
Wagub Sumut Terima Kunker Komisi VIII DPR RI, Tekankan Penguatan Layanan Sosial hingga Mitigasi Bencana
353 Jemaah Haji Langkat Berangkat, Bobby Tekankan Kekompakan di Tanah Suci
Genjot PAD, Pemprov Sumut Andalkan Pajak Digital dan Optimalisasi Aset
Musrenbang 2027, Bobby Prioritaskan Nias dan Dorong Enam Fokus Pembangunan
2.000 Korban Banjir Tuntut JADUP, Bupati Langkat Siap Bawa Aspirasi ke Pusat
DPRD Langkat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Layanan Publik dan Infrastruktur
Korban Banjir Protes Bantuan Tak Merata, Bupati Langkat Janji Data Ulang
360 Jemaah Haji Kloter 1 Sumut Berangkat, Sekdaprov Tekankan Disiplin dan Keselamatan
Kirim 1.050 Ton Cabai ke Palangkaraya, Bobby Klaim Harga Petani Karo Naik
Bobby Soroti Pengungsi di Sumut, Minta Regulasi Dipertegas Cegah Dampak Sosial
Wagub Sumut Terima Kunker Komisi VIII DPR RI, Tekankan Penguatan Layanan Sosial hingga Mitigasi Bencana
353 Jemaah Haji Langkat Berangkat, Bobby Tekankan Kekompakan di Tanah Suci
Genjot PAD, Pemprov Sumut Andalkan Pajak Digital dan Optimalisasi Aset
Musrenbang 2027, Bobby Prioritaskan Nias dan Dorong Enam Fokus Pembangunan
2.000 Korban Banjir Tuntut JADUP, Bupati Langkat Siap Bawa Aspirasi ke Pusat
DPRD Langkat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Layanan Publik dan Infrastruktur
Korban Banjir Protes Bantuan Tak Merata, Bupati Langkat Janji Data Ulang
360 Jemaah Haji Kloter 1 Sumut Berangkat, Sekdaprov Tekankan Disiplin dan Keselamatan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 573
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Pelatih PSMS Medan, Miftahuddin Mukson didampingi pemain belakang PSMS, Gisu Kim
Baca Juga
Kalah 1-2 Atas Semen Padang, Penyelesaian Akhir Jadi Masalah
02 Des 2023

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan, realisasi pendapatan tahun anggaran 2020 mencapai Rp4, 12 triliun lebih.
Baca Juga
Silpa Anggaran Pemko Medan 2020 Sebesar Rp622 Miliar Lebih
07 Jun 2021

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Koordinator WKU Kadin Sumut Fokus Penguatan Organisasi Dan Perlindungan Hukum
Pabrik Caisar Spring Bed Bantu Korban Kebakaran di Batam
Komisi 4 DPRD Medan Apresiasi Langkah Cepat Dishub Atasi Masalah Parkir Jalan Jawa–Irian
Finlandia Negara Paling Bahagia di Dunia, RI tak Masuk Daftar
Biar Naik Kelas, Pemkab Langkat Fokus Kembangkan Sektor UMKM
IKA SMEAN/SMKN 6 Medan Gelar Aksi Sosial Rayakan HUT ke 8

Pos Terkait

Gubsu Edy saat membesuk kembar siam Adam-Aris di RSUP Adam Malik, Jumat (22/1/2021).
5 tahun  lalu
Gubsu Edy Besuk Adam-Aris: Sehatlah Sampai Besar Duhai Kembar
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya bersama Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo Raden Muhammad Syafi’i melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) I Embarkasi KNO Medan 1446 H/2025 M di Asrama Haji Medan, Jumat (2/5/2025).
11 bulan  lalu
Bersama Wamenag, Wagubsu Lepas Jamaah Haji Sumut Kloter I
Seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Simalungun, Aipda IJS, dibekuk personel Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematang Siantar atas kepemilikan narkotika.
5 tahun  lalu
Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Oknum Polisi Ditangkap
Anggi, seekor harimau sumatera betina salah satu penghuni Medan Zoo sedang berjuang melawan penyakit di usia senjanya. Harimau betina yang kini berusia sekitar 23 tahun itu di diagnosis dokter mengalami kerusakan hati dan ginjal.
1 tahun  lalu
Anggi, Harimau Sumatera Betina Berjuang Melawan Kerusakan Ginjal di Usia Senja
Dalam sepekan terakhir ini, 107 jenazah dikebumikan di Pemakaman Khusus Covid-19 di Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.
4 tahun  lalu
Dalam Sepekan Terakhir, 107 Jenazah Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19
Jasad Rahul br Siringo-ringo, mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang hanyut terbawa arus sungai Sirahar Desa Pusuk 2 Kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Senin (13/9/2021).
4 tahun  lalu
Mahasiswa UNIMED yang Hanyut di Sungai Sirahar Ditemukan Meninggal

Trending

01.
6 hari  lalu
Cegah Penyalahgunaan Mobil Dinas, Gubernur Bobby Imbau Pemasangan Stiker Kolaborasi
02.
5 hari  lalu
Dirut Bank Sumut: Tapsel Jadi Pilot Project Pembiayaan UMKM, Setelahnya Semua Pemda Di Sumut
03.
5 hari  lalu
PSMS Medan Wajib Menang Lawan Sriwijaya FC
04.
6 hari  lalu
DPRD Medan Nilai Realisasi PAD Triwulan I Belum Maksimal, Minta Pengawasan Diperketat
05.
5 hari  lalu
Wali Kota Medan Minta Sertifikasi Halal UMKM Dipermudah

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
353 Jemaah Haji Langkat Berangkat, Bobby Tekankan Kekompakan di Tanah Suci
Bobby Soroti Pengungsi di Sumut, Minta Regulasi Dipertegas Cegah Dampak Sosial
Wagub Sumut Terima Kunker Komisi VIII DPR RI, Tekankan Penguatan Layanan Sosial hingga Mitigasi Bencana
Kirim 1.050 Ton Cabai ke Palangkaraya, Bobby Klaim Harga Petani Karo Naik
Home Trending Cari Bagikan Lainnya