Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Senin, 16 Mar 2026
Buka Puasa Bersama Media dan Ormas, Wali Kota Ajak Bersatu Perangi Narkoba dan Hoaks
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Gubsu Buka Puasa Bersama dengan Anggota DPRD, Tegaskan Eksekutif–Legislatif Kompak Bangun Sumut
Di Hadapan Menko Polkam, Wagub Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Sumut
Bank Sumut Luluskan 30 ODP, Siapkan Calon Pemimpin Baru Perbankan Daerah
Aktor Karan S Walia Kembali Berbagi Keberkahan di Ramadan
Survei LIPDem: 85 Persen Warga Puas Kinerja Bobby Nasution–Surya Pimpin Sumut
Rico Waas Ultimatum Perang Narkoba di Belawan: Tutup Sarang, Kejar Bandar hingga ke Akar
Rico Waas Lantik 4 Pejabat Tinggi Pratama, Ini Nama – namanya
Wagub Surya Lantik 264 Pejabat Fungsional Pemprov Sumut
Buka Puasa Bersama Media dan Ormas, Wali Kota Ajak Bersatu Perangi Narkoba dan Hoaks
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Gubsu Buka Puasa Bersama dengan Anggota DPRD, Tegaskan Eksekutif–Legislatif Kompak Bangun Sumut
Di Hadapan Menko Polkam, Wagub Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Sumut
Bank Sumut Luluskan 30 ODP, Siapkan Calon Pemimpin Baru Perbankan Daerah
Aktor Karan S Walia Kembali Berbagi Keberkahan di Ramadan
Survei LIPDem: 85 Persen Warga Puas Kinerja Bobby Nasution–Surya Pimpin Sumut
Rico Waas Ultimatum Perang Narkoba di Belawan: Tutup Sarang, Kejar Bandar hingga ke Akar
Rico Waas Lantik 4 Pejabat Tinggi Pratama, Ini Nama – namanya
Wagub Surya Lantik 264 Pejabat Fungsional Pemprov Sumut
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 513
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Valverde bakal jadi andalan lini tengah Uruguay saat menghadapi Portugal di Lusail Stadium, Selasa (29/11/2022)
Baca Juga
Hadapi Uruguay, Portugal Bawa Misi Balas Dendam Piala Dunia 2018
28 Nov 2022

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Para wisatawan sudah mulai berdatangan melalui bandara KLIA-2 di Kuala Lumpur, pekan lalu. Malaysia kini menggunakan konsep SOP covid-19 yang ramah untuk wisatawan guna mendorong tingkat kunjungan ke negara tersebut.
Baca Juga
Pariwisata Malaysia Era Kenormalan Baru, Tak Perlu Lagi Isi My Sejahtera
14 Sep 2022

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Batal Naik, BPJS: Kami Masih Tunggu Konfirmasi Pusat
Biar Dikenal Dunia, Bobby Harus Hapus Pengangguran di Medan
Baskami Optimistis Sumut Maksimal Sebagai Tuan Rumah PON 2024
Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2023, Minta Semua Personel Pastikan Nataru Kondusif
Ketemu Walikota, APPBI Minta Jam Operasional Mall Dikembalikan Seperti Semula
Budi Waseso Sematkan Bobby Nasution Tanda Penghargaan Lencana Melati Gerakan Pramuka

Pos Terkait

Walikota Medan, Bobby Nasution saat menghadiri silaturahim dengan kepala daerah di Sumut di Kabupaten Sergai, Jumat (4/2/2022). Foto:dok
4 tahun  lalu
Tak Punya Objek Wisata Alam, Medan Andalkan Bangunan Bersejarah Gaet Wisatawan
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu melakukan langkah tegas dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja birokrasi dengan melantik sebanyak 56 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapsel, di Aula Sarasi III Kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Jumat (23/5/2025).
9 bulan  lalu
Gus Irawan Mulai Bersih-Bersih, 56 Pejabat Digeser
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan menunjuk Pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumut Effendi Pohan (EP) yang ditahan soal kasus korupsi.
4 tahun  lalu
Effendi Ditahan, Gubsu Tunjuk Plt Kadis Perizinan
Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar Rp 612 triliun pada tahun 2023.
2 tahun  lalu
Menkeu: Pemerintah Sudah Alokasikan Anggaran Pendidikan 612 Triliun Pada 2023
Bintang muda Timnas Portugal G Ramos menciptakan hattrick ke gawang Swiss saat timnya menang 6-1
3 tahun  lalu
Hattrick Pertama di Piala Dunia 2022 dari Portugal, Ramos bukan Ronaldo
Tim Monitoring TP PKK Sumut melakukan monitoring desa percontohan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Hatinya (halaman, asri, teratur, indah dan nyaman), dan IVA Test 2021 (inspeksi visual asam asetat) di Negeri Bertuah.
4 tahun  lalu
Menyesuaikan 10 Program Pokok, PKK Diminta Menyikapinya Secara Totalitas

Trending

01.
3 hari  lalu
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Sumut Naik Jadi Rp2,16 Juta, THR Cair Jumat
02.
4 hari  lalu
Pemko Medan Pastikan 8.533 PPPK Paruh Waktu Terima THR dan Gaji ke-13
03.
6 hari  lalu
Bobby Nasution Lantik 308 Pejabat Pemprov Sumut, Tegaskan Jangan Ada Pungli
04.
6 hari  lalu
Bobby Nasution Larang ASN Sumut Mudik Pakai Mobil Dinas
05.
4 hari  lalu
UMKM Korban Bencana Dapat Relaksasi KUR, Bobby Nasution Kejar Sinkronisasi Data

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Di Hadapan Menko Polkam, Wagub Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Sumut
Gubsu Buka Puasa Bersama dengan Anggota DPRD, Tegaskan Eksekutif–Legislatif Kompak Bangun Sumut
Buka Puasa Bersama Media dan Ormas, Wali Kota Ajak Bersatu Perangi Narkoba dan Hoaks
Home Trending Cari Bagikan Lainnya