Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Kamis, 26 Feb 2026
Menteri Desa Puji Keseriusan Gubernur Bobby Entaskan Nias Utara dari Status Tertinggal
Tarif Parkir Medan Turun, Motor Rp2.000 dan Mobil Rp4.000
Banjir Rusak 10 Jembatan, Sumut Kebut Perbaikan Akses ke Taput–Tapteng
Wagub Surya Tegaskan Aspirasi Reses DPRD Sumut Masuk Skala Prioritas Pembangunan
Tarif Parkir Turun, Zulham Desak Pemko Medan Berantas Kebocoran PAD
Rico Waas Sorot Kinerja RPH Medan: Aset 5,2 Hektare Tak Sejalan dengan Pendapatan
Komisi 3 Desak Dinas Pariwisata Tindak Tegas Hiburan Malam Beroperasi Saat Ramadan
Afif Abdillah Sentil RS di Medan: Jangan Tahan Pasien Darurat Demi Berkas dan Untung
FKUB dan Majelis Agama Dukung Edaran Wali Kota, Tegaskan Bukan Larangan
Ketua Komisi 2 DPRD Medan Soroti Ramadhan Fair 2026, Desak Transparansi Anggaran Rp3 Miliar
Menteri Desa Puji Keseriusan Gubernur Bobby Entaskan Nias Utara dari Status Tertinggal
Tarif Parkir Medan Turun, Motor Rp2.000 dan Mobil Rp4.000
Banjir Rusak 10 Jembatan, Sumut Kebut Perbaikan Akses ke Taput–Tapteng
Wagub Surya Tegaskan Aspirasi Reses DPRD Sumut Masuk Skala Prioritas Pembangunan
Tarif Parkir Turun, Zulham Desak Pemko Medan Berantas Kebocoran PAD
Rico Waas Sorot Kinerja RPH Medan: Aset 5,2 Hektare Tak Sejalan dengan Pendapatan
Komisi 3 Desak Dinas Pariwisata Tindak Tegas Hiburan Malam Beroperasi Saat Ramadan
Afif Abdillah Sentil RS di Medan: Jangan Tahan Pasien Darurat Demi Berkas dan Untung
FKUB dan Majelis Agama Dukung Edaran Wali Kota, Tegaskan Bukan Larangan
Ketua Komisi 2 DPRD Medan Soroti Ramadhan Fair 2026, Desak Transparansi Anggaran Rp3 Miliar
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 481
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Akibat kalah mental dari Ekuador, tuan rumah Qatar menelan kekalahan perdaba 0-2 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Minggu (20/11/2022).
Baca Juga
Nyaris Hattrick, Valencia Sumbang Dua Gol Kemenangan Ekuador di Laga Perdana
21 Nov 2022

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Gubsu Edy Rahmayadi memberikan piala PPD 2023 Kategori Kota Terbaik kepada Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, Rabu (12/4/2023)
Baca Juga
Kota Medan Raih PPD 2023 Terbaik Pertama, Bobby Nasution: Alhamdulillah, Berkat Kolaborasi
13 Apr 2023

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Sadisnya Pembunuh di Cemara Asri, Jasad Korban Dimasukkan dalam Kardus Bekas TV
DPRD Sumut Jadwal Pemanggilan Kadis Pendidikan Soal Permasalahan PPDB
Besok, Labfor Polda Sumut Selidiki Jag Leela
Harga Cabai Merah di Sumut Turun, Pengamat: Dampak Intervensi Gubernur Bobby Nasution
Bicara Kejatuhannya, Mahathir: Semua Gara-gara Muhyiddin dan Anwar Ibrahim
Kemenag Wajibkan Akad Nikah Pakai Masker dan Sarung Tangan

Pos Terkait

Tim Barcelona mengangkat tropi Liga Spanyol 2022/2023. Foto:Reuters
2 tahun  lalu
Barca Raih Gelar ke-27 Liga Spanyol
Tim putri bulu tangkis Indonesia perkasa di laga perdana di Piala Uber 2020. Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan mencukur Jerman 4-1 di Ceres Arena, Denmark, Sabtu (9/10/2021).
4 tahun  lalu
Piala Uber-Thomas: Tim Uber Indonesia Gilas Jerman, Tim Thomas Jajal Aljazair
Kader Tapak Suci Medan Dapat Bantuan Sembako
5 tahun  lalu
Kader Tapak Suci Medan Dapat Bantuan Sembako
Dalam rangkaian acara Rakorda, DPD Gerindra Sumut gelar diskusi Sumatera Utara Outlook 2022 membahas isu tentang ekonomi di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (20/12/2021).
4 tahun  lalu
Bedah Proyeksi Ekonomi 2022, Gus Irawan Undang OJK dan Dahnil Anzar
Masyarakat Tionghoa Asahan Berikan Bantuan Penanganan Covid-19
5 tahun  lalu
Masyarakat Tionghoa Asahan Berikan Bantuan Penanganan Covid-19
Plt Bupati Langkat, Syah Afandin saat menerima manajemen PT MHH Berkah Jaya
2 tahun  lalu
Plt Bupati Langkat Dukung Sistem Digitalisasi Pengunjung Wisata Tangkahan

Trending

01.
4 hari  lalu
Duel Hidup-Mati di Tegal, PSMS Incar Empat Besar
02.
4 hari  lalu
PSMS Tersungkur di Tegal, Peluang Terbuang dan Gol Kontroversial Warnai Kekalahan
03.
2 hari  lalu
Setahun Bobby Nasution Pimpin Sumut, Kadin Nilai Ekonomi Tetap Tumbuh dan Respons Bencana Cepat
04.
5 hari  lalu
Setahun Bobby–Surya Pimpin Sumut: Tak Goyah Dihantam Bencana, Sederet Prestasi Ditorehkan
05.
2 hari  lalu
Rico Waas Lantik 213 Pejabat di Ramadan, Tegaskan Mental Tancap Gas

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
FKUB dan Majelis Agama Dukung Edaran Wali Kota, Tegaskan Bukan Larangan
Afif Abdillah Sentil RS di Medan: Jangan Tahan Pasien Darurat Demi Berkas dan Untung
Komisi 3 Desak Dinas Pariwisata Tindak Tegas Hiburan Malam Beroperasi Saat Ramadan
Tarif Parkir Turun, Zulham Desak Pemko Medan Berantas Kebocoran PAD
Rico Waas Sorot Kinerja RPH Medan: Aset 5,2 Hektare Tak Sejalan dengan Pendapatan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya