Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Kamis, 30 Apr 2026
Gubernur Bobby Tetapkan Juknis SPMB 2026/2027, Penerimaan Siswa Wajib Transparan dan Berkeadilan
Deklinasi Bulutangkis Nasional
Digitalisasi Keuangan Sumut Berbuah Penghargaan Nasional, Raih Creative Financing
Prananda Makan Bareng Bobby: Bagian dari Konsolidasi Elite Politik Nasional di 2026
Bupati Deli Serdang Letakkan Batu Pertama RTLH dan Buka Turnamen Futsal
Rico Waas Terima Rekomendasi LKPJ 2025, Siap Jadikan Evaluasi Kinerja Pemko Medan
Bank Sumut Ekspansi ke Batam, Teken Kerja Sama dengan Pemko
Ketua Pansus LKPJ Kritik Kinerja Wali Kota Medan, Soroti Penanganan Banjir
INALUM Salurkan Bantuan TJSL di Samosir, Fokus Pendidikan hingga Lingkungan
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution, NasDem Nyatakan Dukungan Politik
Gubernur Bobby Tetapkan Juknis SPMB 2026/2027, Penerimaan Siswa Wajib Transparan dan Berkeadilan
Deklinasi Bulutangkis Nasional
Digitalisasi Keuangan Sumut Berbuah Penghargaan Nasional, Raih Creative Financing
Prananda Makan Bareng Bobby: Bagian dari Konsolidasi Elite Politik Nasional di 2026
Bupati Deli Serdang Letakkan Batu Pertama RTLH dan Buka Turnamen Futsal
Rico Waas Terima Rekomendasi LKPJ 2025, Siap Jadikan Evaluasi Kinerja Pemko Medan
Bank Sumut Ekspansi ke Batam, Teken Kerja Sama dengan Pemko
Ketua Pansus LKPJ Kritik Kinerja Wali Kota Medan, Soroti Penanganan Banjir
INALUM Salurkan Bantuan TJSL di Samosir, Fokus Pendidikan hingga Lingkungan
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution, NasDem Nyatakan Dukungan Politik
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 587
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution membuka Pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 terhadap 2.065 Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Universitas Sumatera Utara (USU), di Gedung Pancasila, Senin (29/3/2021).
Baca Juga
Muryanto Amin: Terimakasih Pak Wali Kota Telah Sediakan Vaksin Untuk USU
29 Mar 2021

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Kejadian pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang kembali terjadi di sekitar RSU Adam Malik, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (26/9/2022).
Baca Juga
Tumbang di Sekitar RSU Adam Malik, 3 Mobil Tertimpa
26 Sep 2022

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Catat Sejarah, Medan Denai Juara Porkot Delapan Kali Berturut- turut
Di TPS Aulia, Paslon Akhyar-Salman Unggul 25 Suara
Angka Kesembuhan Menurun, Medan Masih Zona Merah
Rumah Selesai Dibedah, Plt Bupati Harapkan Ramadhan dan Istri Lebih Taat Kepada Allah
Hari 1 Kejurnas FAJI 2021, Sumut Sabet Dua Emas dan Dua Perunggu
Kadin Sumut Dorong Pengusaha Lokal Go Public

Pos Terkait

Korea Selatan memutuskan meniadakan untuk sementara waktu pelaksanaan salat Jumat di masjid-masjid demi mencegah penyebaran wabah virus corona Covid-19. (ist)
6 tahun  lalu
Korsel Ikuti Langkah Iran Tiadakan Solat Jumat
Dahnil Anzar
2 tahun  lalu
Dahnil Anzar Minta Walikota Bobby Ajak Panda Nababan Keliling Medan
Pihak Kelurahan Aek Loba Pekan, masyarakat bersama manajemen PT Socfindo melakukan fogging (pengasapan) di lingkungan pemukiman warga di wikayah kelurahan tersebut
3 tahun  lalu
Cegah DBD, Warga dan Pihak Kelurahan Lakukan Pengasapan
Anggota Komisi II DPRD Medan, Haris Kelana Damanik
4 tahun  lalu
Pemko Diminta Berikan Solusi Bagi Guru Honorer Tak Lulus PPPK
Kabar duka datang dari dunia olahraga Sumatera Utara. Pelatih Judo Sumut untuk PON Papua, Deni Zulfendri, wafat, Kamis (22/4/2021).
5 tahun  lalu
Pelatih Judo Deni Zulfendri Wafat: Pernah Sumbang Perak Sea Games dan Emas PON
Rapid test massal di Pasar Gunungtua, Padang Bolak, Kamis (17/9/2020).
5 tahun  lalu
Pedagang dan Pembeli Di Rapid Test di 5 Pasar Tradisional Paluta

Trending

01.
6 hari  lalu
Pemko Medan–Bank Sumut Sepakat Genjot PAD, Pajak Hotel dan Restoran Jadi Target Utama
02.
4 hari  lalu
Rumput Stadion Utama Sumut Dirawat Total, Dispora Target Siap Jelang Piala AFF U-19 2026
03.
5 hari  lalu
Kekerasan Seksual dan LGBT di Kampus: Ujian Kepemimpinan dan Masa Depan Ruang Aman Bagi Semua
04.
6 hari  lalu
Bank Sumut Hadirkan Pembayaran Tiket Kapal via Digital
05.
6 hari  lalu
Aman Dari Degradasi, PSMS Tetap Bidik Kemenangan Lawan Adhyaksa FC

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Deklinasi Bulutangkis Nasional
Digitalisasi Keuangan Sumut Berbuah Penghargaan Nasional, Raih Creative Financing
Gubernur Bobby Tetapkan Juknis SPMB 2026/2027, Penerimaan Siswa Wajib Transparan dan Berkeadilan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya