Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Rabu, 04 Feb 2026
Polrestabes Medan Nyatakan Perang Terbuka Terhadap Kartel Narkoba dan Judi di Pancurbatu
Brimob Sumut Bersihkan Sungai di Medan Tembung, Cegah Banjir dan Jaga Lingkungan Kota
Sekretaris Smeck Kritik Walikota Medan, Nilai Rico Waas Tak Peduli PSMS
Pelayanan Publik Sumut Diakui Nasional, Ombudsman Beri Opini Tertinggi Tanpa Maladministrasi
Optimisme Properti Bangkit 2026, Samera Group Tegaskan Komitmen Hunian Bebas Banjir
Aklamasi, Andar Amin Pimpin Golkar Sumut 5 Tahun ke Depan
Musda XI Golkar Sumut Dibuka, Ace Hasan Tegaskan Jangan Sekadar Cari Ketua
Normalisasi Sungai Mandek 20 Tahun, Wakil Wali Kota Medan Mengadu ke DPR RI
Tanpa Maladministrasi, Pemko Medan Raih Predikat Pelayanan Publik Terbaik
Sumut Jadi Daerah Pelunasan Terbaik ONH
Polrestabes Medan Nyatakan Perang Terbuka Terhadap Kartel Narkoba dan Judi di Pancurbatu
Brimob Sumut Bersihkan Sungai di Medan Tembung, Cegah Banjir dan Jaga Lingkungan Kota
Sekretaris Smeck Kritik Walikota Medan, Nilai Rico Waas Tak Peduli PSMS
Pelayanan Publik Sumut Diakui Nasional, Ombudsman Beri Opini Tertinggi Tanpa Maladministrasi
Optimisme Properti Bangkit 2026, Samera Group Tegaskan Komitmen Hunian Bebas Banjir
Aklamasi, Andar Amin Pimpin Golkar Sumut 5 Tahun ke Depan
Musda XI Golkar Sumut Dibuka, Ace Hasan Tegaskan Jangan Sekadar Cari Ketua
Normalisasi Sungai Mandek 20 Tahun, Wakil Wali Kota Medan Mengadu ke DPR RI
Tanpa Maladministrasi, Pemko Medan Raih Predikat Pelayanan Publik Terbaik
Sumut Jadi Daerah Pelunasan Terbaik ONH
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 445
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Pemain Chelsea merayakan gol ke gawang Luton. Dalam laga tersebut Chelsea menang 3-0. Foto:Reuters
Baca Juga
Atasi Luton 3-0 , Akhirnya Chelsea Raih Kemenangan Perdana di Pekan Ketiga
26 Agu 2023

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Personel Dit Samapta Polda Sumut melanjutkan upaya evakuasi korban banjir bandang di Desa Martelu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (8/12/2024).
Baca Juga
Personel Polda Sumut Kolaborasi dengan Masyarakat Evakuasi Korban Longsor Desa Martelu
09 Des 2024

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Ade Jona: Gimmick Gibran Bagian dari Strategi, Hal Wajar Dalam Politik
Taman Edukasi Desa Batu Malenggang Harus Jadi Pioner Bagi Daerah Lain
KONI Medan Siap Masuki New Normal
Raih Juara, Anak Langkat Wakili Sumut di FASI 2022
Bupati Tapsel Maksimalkan Sistem Pengawasan Internal
Potret Malam Tahun Baru di Medan: Tetap Ramai Meski Sudah Dilarang

Pos Terkait

Beberapa Fraksi di DPRD Medan meminta Walikota Medan, Bobby Afif Nasution mengevaluasi kinerja Kepala Bappeda Kotab Medan, Benny Iskandar.
3 tahun  lalu
Fraksi PDI P, Gerindra dan PKS Minta Walikota Medan Evaluasi Kinerja Kepala Bappeda
Ilustrasi Lampu Jalan
3 tahun  lalu
Butuh 94.000 Lampu Jalan, Tahun Ini Baru Terpenuhi Pemko Medan 2.000
Ketua DPRD Medan, Hasyim
2 tahun  lalu
Titi Bambu Rusak Akibat Besi Penyangga Dicuri, Dewan Minta Segera Diatasi
Warga Medan saat sedang mendaftar ikut program mudik gratis Pemko Medan di Lapangan Merdeka beberapa hari lalu.
3 tahun  lalu
Bus Mudik Gratis Pemko Medan Angkut 3.555 Pemudik ⁩
Renovasi Mesjid Nurul Islam di Jln M. Nawi Harahap.
5 tahun  lalu
Madrasah Rampung, BKM lanjut Renovasi Masjid Nurul Islam
Hafiz asal Medan, Sumatera Utara, Farhan Muhammadi menyabet Juara 1 Cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah pada MTQ Internasional di Maroko
3 tahun  lalu
Farhan Susul Ayahnya Juara MTQ Internasional

Trending

01.
6 hari  lalu
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
02.
6 hari  lalu
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
03.
16 jam  lalu
Sekretaris Smeck Kritik Walikota Medan, Nilai Rico Waas Tak Peduli PSMS
04.
4 hari  lalu
PSMS Medan Tekuk Bekasi City 2-1, Posisi Klasemen Bergeser
05.
6 hari  lalu
Anggaran Infrastruktur Sumut 2026 Tembus Rp1,9 Triliun

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Sekretaris Smeck Kritik Walikota Medan, Nilai Rico Waas Tak Peduli PSMS
Brimob Sumut Bersihkan Sungai di Medan Tembung, Cegah Banjir dan Jaga Lingkungan Kota
Polrestabes Medan Nyatakan Perang Terbuka Terhadap Kartel Narkoba dan Judi di Pancurbatu
Home Trending Cari Bagikan Lainnya