Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Selasa, 24 Feb 2026
Rico Waas Lantik 213 Pejabat di Ramadan, Tegaskan Mental Tancap Gas
Setahun Bobby Nasution Pimpin Sumut, Kadin Nilai Ekonomi Tetap Tumbuh dan Respons Bencana Cepat
Banjir dan Longsor Terjang 18 Daerah, Bobby Nasution Pastikan Pelayanan Publik di Sumut Tetap Jalan
Sumut Siap Terapkan AI di Pertanian, Bobby Nasution Tekankan SDM dan Kebijakan Jadi Kunci
100 Hari Kapolrestabes Medan: 526 Kasus Narkoba Terungkap, DPRD Minta Bandar Dimiskinkan
Pemko Medan Tegaskan Tak Larang Jual Daging Nonhalal, Hanya Atur Lokasi dan Limbah
Usai Tarawih, Ribuan Warga Padati Kesawan Rayakan Imlek 2577
100 Hari Sikat Narkoba: 526 Kasus Dibongkar, 718 Tersangka Diciduk di Medan
Banjir Kepung Glugur Kota, Dewan Minta Drainase dan Jalan Tuntas Maret
Warga Medan Johor ‘Curhat’ Bansos Tak Turun, Jalan Rusak dan Banjir Parah
Rico Waas Lantik 213 Pejabat di Ramadan, Tegaskan Mental Tancap Gas
Setahun Bobby Nasution Pimpin Sumut, Kadin Nilai Ekonomi Tetap Tumbuh dan Respons Bencana Cepat
Banjir dan Longsor Terjang 18 Daerah, Bobby Nasution Pastikan Pelayanan Publik di Sumut Tetap Jalan
Sumut Siap Terapkan AI di Pertanian, Bobby Nasution Tekankan SDM dan Kebijakan Jadi Kunci
100 Hari Kapolrestabes Medan: 526 Kasus Narkoba Terungkap, DPRD Minta Bandar Dimiskinkan
Pemko Medan Tegaskan Tak Larang Jual Daging Nonhalal, Hanya Atur Lokasi dan Limbah
Usai Tarawih, Ribuan Warga Padati Kesawan Rayakan Imlek 2577
100 Hari Sikat Narkoba: 526 Kasus Dibongkar, 718 Tersangka Diciduk di Medan
Banjir Kepung Glugur Kota, Dewan Minta Drainase dan Jalan Tuntas Maret
Warga Medan Johor ‘Curhat’ Bansos Tak Turun, Jalan Rusak dan Banjir Parah
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 478
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi melantik tiga penjabat (Pj) bupati untuk Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Samosir, Rabu (31/3/2021).
Baca Juga
Pj Bupati Labuhanbatu, Labusel dan Samosir Resmi Dilantik
31 Mar 2021

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Akademisi Univeritas Sumatera Utara, Faisal Andri Mahrawa
Baca Juga
Akademisi USU: Kembalikan Pancasila jadi Mata Pelajaran Wajib
19 Apr 2021

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Kandas, Timnas Indoneia Gagal Tembus Final Piala AFF
Resmi, AS Masukkan Indonesia Dalam Daftar Negara Maju
Perkenalkan Wisata Bukit Lawang, Syah Afandin Dukung Event Sepeda Gunung
Ketua DPRD Medan Harapkan Raker Sebagai Ajang Berbagi Ide dan Gagasan
Vaksinasi Drive Thru Dimulai, Target 1.000 Warga Medan Per Hari
Ibu-ibu Pengajian Optimis Bobby-Aulia Benahi Medan

Pos Terkait

Sebanyak 7 orang dosen Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi IKO) FISIP UMSU dipercaya menjadi pembicara di konfrensi internasional komunikasi
4 tahun  lalu
Dosen IKO FISIP UMSU jadi Pembicara Konferensi Internasional Komunikasi
Walikota Medan, Bobby Nasution bersama Gubsu saat hendak meninjau penyembelihan hewan kurban
3 tahun  lalu
Usai Shalat Ied, Bobby dan Gubsu Tinjau Penyembelihan Hewan Kurban
Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan,Zulkarnain
5 tahun  lalu
Disdukcapil Medan Terkendala Penjemputan Blanko E-KTP
Robi Barus
1 tahun  lalu
Maraknya Aksi Tawuran di Wilayah Kecamatan Sunggal, Ketua Komisi 1: Bukti Kegagalan Camat Bangun Kolaborasi Dengan Aparat Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza merilis daftar lengkap warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel, yang hingga kinii masih berlangsung. Diperkirakan, 7.000 lebih orang tewas dalam serangan tersebut.
2 tahun  lalu
Korban Tewas Warga Palestina Capai 7.000 Orang
Tim Sumatera Utara U-12 melaju ke semifinal Kejuaraan Nasional Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) usai mengalahkan Provinsi Maluku Utara, Sabtu (15/1/2022).
4 tahun  lalu
Sumut Tembus Semifinal Kejurnas Fossbi di Mataram, Ketua Kormi: Semoga Juara

Trending

01.
2 hari  lalu
Duel Hidup-Mati di Tegal, PSMS Incar Empat Besar
02.
6 hari  lalu
Rico Waas Gaspol Revitalisasi Stadion Teladan, Kejar Target Venue AFF U-20
03.
6 hari  lalu
Naik Drastis Ke Peringkat 5, Indeks Pencegahan Korupsi Tapsel Kini Zona Hijau
04.
6 hari  lalu
Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045
05.
2 hari  lalu
PSMS Tersungkur di Tegal, Peluang Terbuang dan Gol Kontroversial Warnai Kekalahan

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Sumut Siap Terapkan AI di Pertanian, Bobby Nasution Tekankan SDM dan Kebijakan Jadi Kunci
Setahun Bobby Nasution Pimpin Sumut, Kadin Nilai Ekonomi Tetap Tumbuh dan Respons Bencana Cepat
Banjir dan Longsor Terjang 18 Daerah, Bobby Nasution Pastikan Pelayanan Publik di Sumut Tetap Jalan
Rico Waas Lantik 213 Pejabat di Ramadan, Tegaskan Mental Tancap Gas
Home Trending Cari Bagikan Lainnya