Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Senin, 12 Jan 2026
Wakil Wali Kota Binjai Harap Dana Transfer Pusat Dikembalikan untuk Pemulihan Pascabanjir
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan UHC di Sumut Tetap Berlaku, Fasilitas Kesehatan Diminta Tidak Menolak Pasien
Tanam Satu Juta Pohon Bersama Utusan Khusus Presiden, Gubsu: Menjaga Lingkungan Tugas Bersama
Gol Cepat Ari Maring Bungkam Adhyaksa FC, Eko Pudjianto Ucapkan Syukur
Bantu Pemulihan Aceh Tamiang, Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat
Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan Tata Kelola OPD Harus Efektif, Kegiatan Bermasalah Wajib Dihentikan
PSMS vs Adhyaksa FC, Menanti Debut Eko Pudjianto
Wagub Sumut Instruksikan OPD Satukan Arah Pembangunan 2026
PDI-P Medan Tolak Pilkada Dipilih DPRD, Robi Barus: Kemunduran Demokrasi
Fraksi Gerindra : Pilkada Melalui Legislatif Lebih Banyak Positifnya
Wakil Wali Kota Binjai Harap Dana Transfer Pusat Dikembalikan untuk Pemulihan Pascabanjir
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan UHC di Sumut Tetap Berlaku, Fasilitas Kesehatan Diminta Tidak Menolak Pasien
Tanam Satu Juta Pohon Bersama Utusan Khusus Presiden, Gubsu: Menjaga Lingkungan Tugas Bersama
Gol Cepat Ari Maring Bungkam Adhyaksa FC, Eko Pudjianto Ucapkan Syukur
Bantu Pemulihan Aceh Tamiang, Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat
Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan Tata Kelola OPD Harus Efektif, Kegiatan Bermasalah Wajib Dihentikan
PSMS vs Adhyaksa FC, Menanti Debut Eko Pudjianto
Wagub Sumut Instruksikan OPD Satukan Arah Pembangunan 2026
PDI-P Medan Tolak Pilkada Dipilih DPRD, Robi Barus: Kemunduran Demokrasi
Fraksi Gerindra : Pilkada Melalui Legislatif Lebih Banyak Positifnya
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 415
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Pemain Manchester City, N Ake berebut bola dengan pemak Leeds United, Dallas
Baca Juga
Persaingan Semakin Ketat, Penentuan Juara Liga Inggris di Prediksi Sampai Akhir Kompetisi
01 Mei 2022

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyambut baik fatwa haram memberikan uang kepada pengemis di jalanan yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Baca Juga
Polisi Sambut Baik Fatwa Haram Beri Uang ke Pengemis
02 Nov 2021

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Kalah 0-2, Mimpi Belanda Terkubur Di Puskas Ferenc
Di Pemko Medan, 3 Jabatan Kabag Masih Kosong
Jelang Pencoblosan, Salman Ingatkan Kader PKS Jangan Lengah
Angka Stunting di Medan Capai 400 Jiwa, Anggota Dewan Jadwalkan RDP Dengan OPD Terkait
Maryam Damim, Jemaah Haji Lansia Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Asal Payakumbuh Naik Haji
Bawaslu Masih Usut Penyebar Brosur Kampanye AMAN di Masjid Al-Irma Sunggal

Pos Terkait

Dekranasda Kota Medan berbagi dengan 525 anak yatim piatu di Kota Medan. Hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka.
1 tahun  lalu
Syukuran MFF 2024, Dekranasda Kota Medan Berbagi dengan 525 Anak Yatim Piatu
Atlet bulutangkis Kota Medan mendominasi Kejurprov Bulutangkis Sumatra Utara. Ini dibuktikan dengan meraih juara umum kejuaraan yang berlangsung di GOR PBSI Sumut mulai 25 sampai 29 November 2022.
3 tahun  lalu
Atlet Badminton Medan Raih Juara Umum Kejurprov, Pelatih: Ini Kami Persembahkan Untuk Ade Jona
RDP KomIsi 1 DPRD Medan
1 tahun  lalu
Saat RDP Komisi 1 DPRD Medan, Sejumlah Dugaan Kecurangan Oknum Penyelenggara KPU Diungkap
Erwin Siahaan
1 tahun  lalu
Dewan Menilai Penggratisan Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum Secara Manual Hilangkan PAD dan Naikkan Angka Pengangguran
Hujan deras di Sumatera Utara juga merendam Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), yang dilintasi Sungai Batang Toru dan Batang Ayumi, Rabu (29/1/2020).
5 tahun  lalu
Dua Sungai Meluap, Tabagsel juga Dilanda Banjir
Pemain Inter melakukan selebrasi usai menjebol gawang AS Roma ketika kedua tim bertanding di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (6/5/2023).Dalam laga itu, Inter menang 2-0. Foto: Google
2 tahun  lalu
Kalah di Markas Sendiri, Peluang AS Roma Menembus 4 Besar Semakin Berat

Trending

01.
3 hari  lalu
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 42 Perwira, Sejumlah Kapolres dan PJU Diganti
02.
2 hari  lalu
PSMS vs Adhyaksa FC, Menanti Debut Eko Pudjianto
03.
6 hari  lalu
Hasil Pleno, Jadwal Musda Golkar Sumut Dibawa ke Bahlil
04.
3 hari  lalu
Gubernur Sumut : Bentuk Kecintaan Terhadap PSMS dengan Mengenakan Jersey dan Merchandise Original
05.
4 hari  lalu
PSMS Medan Resmi Pecat Kas Hartadi, Eko Purdjianto Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Liga 2

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Gol Cepat Ari Maring Bungkam Adhyaksa FC, Eko Pudjianto Ucapkan Syukur
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan UHC di Sumut Tetap Berlaku, Fasilitas Kesehatan Diminta Tidak Menolak Pasien
Tanam Satu Juta Pohon Bersama Utusan Khusus Presiden, Gubsu: Menjaga Lingkungan Tugas Bersama
Wakil Wali Kota Binjai Harap Dana Transfer Pusat Dikembalikan untuk Pemulihan Pascabanjir
Home Trending Cari Bagikan Lainnya