Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Sabtu, 28 Mar 2026
Wagub Sumut Tinjau Huntap Tapsel Bersama Mendagri, 227 Unit Dikebut Rampung
Ketua Komisi 2 DPRD Medan Tegas: Program Dispora Harus Berdampak ke Masyarakat
Komisi 4 DPRD Medan Minta Bangunan Tanpa PBG Disegel, Urusan Dipermudah
PSMS Medan Krisis Bek Jelang Lawan PSPS, Eko Purdjianto Tetap Bidik Tiga Poin
Sumut Percepat Pemulihan Pascabencana, 5 Sektor Ini Jadi Prioritas
471 ASN Pemko Medan Bolos, DPRD Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi
AFF Cek Kesiapan Sumut Awal April, Piala AFF U19 Terancam Jika Belum Siap
31 Faskes Medan Dibongkar Total, 3 Puskesmas Siap Dibangun Ulang
Bobby Nasution Targetkan Liga 4 Jadi Jalan Pemain dan Wasit Tembus Level Profesional
Empat Cabor Siap Dipertandingkan di PORWASU 2026, Total Hadiah Puluhan Juta Menanti
Wagub Sumut Tinjau Huntap Tapsel Bersama Mendagri, 227 Unit Dikebut Rampung
Ketua Komisi 2 DPRD Medan Tegas: Program Dispora Harus Berdampak ke Masyarakat
Komisi 4 DPRD Medan Minta Bangunan Tanpa PBG Disegel, Urusan Dipermudah
PSMS Medan Krisis Bek Jelang Lawan PSPS, Eko Purdjianto Tetap Bidik Tiga Poin
Sumut Percepat Pemulihan Pascabencana, 5 Sektor Ini Jadi Prioritas
471 ASN Pemko Medan Bolos, DPRD Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi
AFF Cek Kesiapan Sumut Awal April, Piala AFF U19 Terancam Jika Belum Siap
31 Faskes Medan Dibongkar Total, 3 Puskesmas Siap Dibangun Ulang
Bobby Nasution Targetkan Liga 4 Jadi Jalan Pemain dan Wasit Tembus Level Profesional
Empat Cabor Siap Dipertandingkan di PORWASU 2026, Total Hadiah Puluhan Juta Menanti
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 532
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Kepala BKD dan PSDM Kota Medan, Muslim Harahap
Baca Juga
Pelantikan Eselon II di 5 OPD Menunggu Persetujuan Mendagri
02 Sep 2020

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Wakil Gubernur Sumut Surya bersama Anggota DPRD RI Mardani Ali Sera. Foto: dokumen Dinas Kominfo Sumut
Baca Juga
Pemprov Sumut Tegaskan Lima Komitmen Besar untuk Pelestarian Budaya Melayu
17 Nov 2025

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Pemko Medan Raih UHC Awards 2024, Bobby Nasution Menarget Pelayanan Kesehatan Meningkat dan Bermutu
Adlan Langsung Koordinasi Antisipasi Kecurangan Penerimaan Siswa Baru
Bupati Langkat Syah Afandin Ajak Masyarakat Teruskan Semangat Juang Para Pahlawan
Chelsea Beri Kekalahan Perdana Spurs di Liga Inggris
Menuju New Normal, Gubsu akan Beri Sanksi Pelaku Usaha yang Tak Taat Aturan
Hari ini, PDP dengan Hasil Rapid Test Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Medan

Pos Terkait

Sebanyak 56 orang warga binaan (WB) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjung Balai Asahan menerima remisi khusus Natal 2023, 1 orang langsung bebas setelah remisi diserahkan Kasubsi Registrasi Mhd. Joni, Senin (25/12).
2 tahun  lalu
56 WB Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Balai Asahan Terima Remisi Natal, 1 Orang Bebas
Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman
4 tahun  lalu
Kurangi Volume Sampah di TPA, Pemko Medan Bangun 4 TPS Terpadu
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, pimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja usai libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah di Lapangan Parade pusat perkantoran pemerintah daerah di Sipirok, Selasa (8/4/2025) pagi
11 bulan  lalu
Bupati Tapsel Ultimatum Pegawai, Pelanggar Disiplin Disanksi Tegas
Tiga pelaku pembunuhan Elvina di Komplek Cemara Asri yaitu TS (ibu jefri), Michael, dan Jefri.
5 tahun  lalu
Rekam Jejak Kejahatan Seksual Michael Acai, Korbannya Anak 11 Tahun
Persiapan ajang internasional Trail of The Kings Lake Toba by Ultra-Trail du Mont Blanc (UTMB) yang akan berlangsung di Samosir, 17–19 Oktober 2025, hampir rampung.
6 bulan  lalu
Persiapan Trail of The Kings Lake Toba 99%, 24 Negara Ikut Serta
5 tahun  lalu
Istri Mardani Ali Sera Sumbangkan Cincin Emas Untuk Perjuangan Dakwah

Trending

01.
1 hari  lalu
Al Washliyah Medan Dukung PP TUNAS, Industri Penyiaran dan Ruang Terbuka Publik Perlu Arusutamakan Diet Digital
02.
6 hari  lalu
Kapolri dan Wagub Sumut Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Medan
03.
6 hari  lalu
Bobby Nasution Salat Idulfitri Bersama Ribuan Warga di Sergai
04.
6 hari  lalu
Bobby Nasution Bagikan 2.500 Bingkisan Presiden di Malam Idulfitri
05.
6 hari  lalu
Open House Gubernur Diserbu Ribuan Warga

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
PSMS Medan Krisis Bek Jelang Lawan PSPS, Eko Purdjianto Tetap Bidik Tiga Poin
Komisi 4 DPRD Medan Minta Bangunan Tanpa PBG Disegel, Urusan Dipermudah
Ketua Komisi 2 DPRD Medan Tegas: Program Dispora Harus Berdampak ke Masyarakat
Wagub Sumut Tinjau Huntap Tapsel Bersama Mendagri, 227 Unit Dikebut Rampung
Home Trending Cari Bagikan Lainnya