Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Selasa, 17 Feb 2026
Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045
Rico Waas Gaspol Revitalisasi Stadion Teladan, Kejar Target Venue AFF U-20
Sambut Ramadan, UINSU Medan Sebar Bantuan Pompa Air ke Masjid di Tamiang
Dewan Desak Pasar Murah Diawasi Ketat, Usul Satu KK Satu Pembeli
Bobby Nasution Dampingi Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng
Siswa dan Guru Ngaji Korban Banjir Terima Rp50 Juta, Pemkab Langkat Salurkan ZIS 2026
Syah Afandin Dukung Penguatan ABPEDNAS, Dorong Tata Kelola Desa Bebas Penyimpangan
Rico Waas Desak PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Medan
Wali Kota Medan Terbitkan SE Penataan Penjualan Daging Non-Halal
Krisis Lahan Makam Kristen di Helvetia, Robi Barus Desak Wali Kota Rico Waas Bertindak
Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045
Rico Waas Gaspol Revitalisasi Stadion Teladan, Kejar Target Venue AFF U-20
Sambut Ramadan, UINSU Medan Sebar Bantuan Pompa Air ke Masjid di Tamiang
Dewan Desak Pasar Murah Diawasi Ketat, Usul Satu KK Satu Pembeli
Bobby Nasution Dampingi Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng
Siswa dan Guru Ngaji Korban Banjir Terima Rp50 Juta, Pemkab Langkat Salurkan ZIS 2026
Syah Afandin Dukung Penguatan ABPEDNAS, Dorong Tata Kelola Desa Bebas Penyimpangan
Rico Waas Desak PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Medan
Wali Kota Medan Terbitkan SE Penataan Penjualan Daging Non-Halal
Krisis Lahan Makam Kristen di Helvetia, Robi Barus Desak Wali Kota Rico Waas Bertindak
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 466
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut melaksanakan kerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk seluruh anggotanya di kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Pattimura Medan, Kamis (22/9/2022).
Baca Juga
Pertama di Era Farianda, Anggota PWI Sumut Dikover JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan
23 Sep 2022

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Pjs Walikota Medan, Arief Sudarto Tri nugroho
Baca Juga
R-APBD Medan 2021 Diproyeksikan Rp5, 30 Triliun
26 Okt 2020

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Ester Nurumi Tri Wardoyo Raih Juara Tunggal Putri BNI Indonesia Masters I 2023
Amankan 22 Emas, Sumut Maksimal di Fornas VII Jabar
Pimpinan Ponpes se Langkat Dukung Syah Afandin Wujudkan Langkat Religius
Gubsu Heran Medan-Sibolga Masuk Level 4 Penyebaran Covid-19
Manchester City Nyerah 2-3 Dari Tottenham, Liverpool dan Chelsea Menang
Komisi I Sepakat Perekrutan Kepling Bermasalah Diulang

Pos Terkait

Walikota Medan, Bobby Afif Nasution bersama lansia
2 tahun  lalu
LLI Siap Berkolaborasi Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting melakukan peninjauan proyek revitalisasi Terminal Tipe B, Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (23/9/2023).
2 tahun  lalu
Baskami Dorong Pemprovsu Rampungkan Revitalisasi Terminal Tipe B Lubuk Pakam
Dekan FE Unimed Prof. Indra Maipita (kiri) memoderatori diskusi evaluasi kurikulum OBE dengan narasumber Prof. Syawal Gultom, ketua senat Universitas Negeri Medan (tengah) dan Prof. Usep Suhud, wakil dekan 1 FE UNJ.
3 tahun  lalu
Proyeksikan Masa Depan, FE Unimed Kembangkan Kurikulum Berbasis OBE
Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) menggelar rapat koordinasi terkait pentingnya peran pemuda potensial untuk mempengaruhi perubahan dalam komunitas bidang pertanian serta penguatan kapasitas pemuda, orang tua, dan organisasi lokal dalam mempromosikan pertanian pedesaan ramah anak, Rabu (1/12).
4 tahun  lalu
Pertanian Ramah Anak Dikampanyekan
Menteri BUMN Erick Thohir
11 bulan  lalu
Erick Thohir Respon Soal Tudingan BBM Oplosan dan BBM Blending
Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution
4 tahun  lalu
Bobby Diusulkan Siwo PWI Sumut Sebagai Inisiator Olahraga Bersama Ketua KONI Medan

Trending

01.
6 hari  lalu
Dua Kadis Pemprov Sumut Mundur, Ini Alasan Resminya
02.
6 hari  lalu
INALUM Bangun Smelter Aluminium Rp104 Triliun di Mempawah
03.
6 hari  lalu
Pemprov Sumut Dukung GPIPS untuk Jaga Inflasi dan Stok Pangan
04.
5 hari  lalu
Dewan Minta PLN Stop Pemadaman Listrik Saat Ramadan
05.
5 hari  lalu
Terpilih Pimpin ASPIKOM Korwil Sumut 2026-2029, Prof Anang Anas Tekankan Kolaborasi dan Internasionalisasi

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Sambut Ramadan, UINSU Medan Sebar Bantuan Pompa Air ke Masjid di Tamiang
Rico Waas Gaspol Revitalisasi Stadion Teladan, Kejar Target Venue AFF U-20
Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045
Home Trending Cari Bagikan Lainnya