Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pj Bupati Langkat Tanam 11.000 Pohon Mangrove di Kecamatan Brandan Barat

0
39
Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy bersama Ketua TP PKK Langkat, Uke Retno Faisal Hasrimy menanam 11.000 pohon mangrove pada puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kecamatan Berandan Barat, kemarin.
Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy bersama Ketua TP PKK Langkat, Uke Retno Faisal Hasrimy menanam 11.000 pohon mangrove pada puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kecamatan Berandan Barat, kemarin.

 

LANGKAT, kaldera.id – Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy bersama Ketua TP PKK Langkat, Uke Retno Faisal Hasrimy menanam 11.000 pohon mangrove pada puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kecamatan Berandan Barat, kemarin. Selain menanam, Faisal juga menyerahkan bibit mangrove kepada kelompok tani sekitar.

Faisal merasa bangga atas kecintaan masyarakat sekitar terhadap alam. Dimana, kegiatan tersebut berjalan meriah dan ramai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Muhammad Harmain menjelaskan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya melestarikan hutan mangrove.
Ia juga menjelaskan di Kabupaten Langkat ada 9 kecamatan khusus dikawasan pesisir. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat akan terus membina petani mangrove untuk pemulihan hutan mangrove.

“Kamu akan terus membina kelompok petani mangrove di Kecamatan lainnya, sehingga hutan mangrove bisa lestari kembali dan menjadi nilai ekonomi untuk masyarakat sekitar” ucap Harmain.

Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy menyampaikan kehadiran semua elemen di Lubuk Kertang Kelurahan Pangkalan Batu membuktikan kecintaan kita kepada lingkungan.

“Kami berharap peran serta masyarakat dalam menjaga, mengawasi keberlangsungan hutan mangrove. Masyarakat menjadi garda terdepan untuk menjaganya”ucap Hasrimy.

“Karena sekarang ada nilai ekonomi berupa insentif kepada kelompok tani hutan mangrove dari pemerintah pusat”, tegas Pj Bupati Langkat

Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy juga meminta kepada camat, lurah, kades, Danramil dan Kapolsek untuk bersama sama mengedukasi masyarakat, bahwa dengan menjaga dan memperbaiki hutan mangrove ada keuntungan ekonomi didalamnya. (reza)