UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3

redaksi
29 Jan 2026 13:25
News Sumut 0 3
2 menit membaca

 

BATU BARA, kaldera.id – Kepala UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah IV Bangun Nauli Hutagalung, SH, MH mendorong agar PT. Inalum maupun vendor yang bekerja di PT. Inalum agar meningkatkan kepedulian terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja.

Hal tersebut disampaikan Bangun Hutagalung dalam arahannya saat membuka Workshop ICMESH (Inalum Contractor Management System for Environment Safety and Health) yang diselenggarakan PT. Inalum di Ballroom Inalum, 21 Januari 2026.

Dalam siaran pers yang diterima kemarin, Bangun Hutagalung menjelaskan bahwa K3 bukan hanya menjadi tanggung jawab Inalum sebagai pemberi kerja, namun juga merupakan tanggung jawab vendor yang bekerja di lingkungan PT. Inalum.

Untuk itu, Bangun mengingatkan agar PT. Inalum dan vendor memenuhi seluruh syarat K3 secara komprehensif.
Selain pemenuhan syarat K3, Bangun juga mengingatkan agar semua pekerja terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan yang diselenggarakan sebagai rangkaian Bulan K3 tahun 2026 tersebut diikuti oleh sekitar 150 pimpinan vendor dan safety officer yang bekerja di PT. Inalum serta dikuti user maupun requester dari PT. Inalum.

Dalam sambutannya, kepala departemen ISE PT. Inalum H. Panataran meminta peserta workshop untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius.

“Kami berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan serius, sehingga kita berharap ke depan tidak ada kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Inalum” ujar Panataran.

Selanjutnya kegiatan diisi dengan pemaparan oleh Kasi K3 UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah IV Azhar Hakimi yang menyampaikan materi Kebijakan K3 dan Sosialisasi Permenaker 13 tahun 2025 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). Azhar menjelaskan bahwa keberadaan P2K3 sangat penting dalam menjalankan K3 di perusahaan.

“Kami minta agar PT. Inalum maupun seluruh vendor agar menyesuaikan struktur P2K3 sesuai dengan Permenaker 13 tahun 2025 dan memaksimalkan peran P2K3 dalam penerapan K3 di perusahan” ujar Azhar. (reza/red)