Gubernur Sumut Bobby Nasution saat Shalat Tarawih di salah satu masjid di Tapanuli Tengah
TAPANULI TENGAH, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menegaskan percepatan penanganan pascabanjir di Tapanuli Tengah harus segera direalisasikan.
Ia meminta Pemkab Tapteng mempercepat pengiriman data korban agar dana bantuan yang sudah tersedia bisa langsung disalurkan kepada masyarakat.
“Kami dari provinsi akan fokus ke masa rehabilitasi dan rekonstruksi. Tadi kami minta ke Pak Bupati, Pak Sekda, dan jajaran kecamatan agar datanya dipercepat masuk. Dana sudah ada, baik untuk hunian tetap maupun perbaikan rumah rusak ringan dan sedang. Supaya bisa segera dibagikan ke masyarakat,” tegas Bobby.
Menurutnya, percepatan validasi data menjadi kunci agar bantuan tidak tertahan secara administratif. Pemerintah provinsi, kata dia, tidak ingin masyarakat terlalu lama menunggu haknya di tengah kondisi sulit.
Selain penyaluran dana, Bobby memastikan Pemprov Sumut akan fokus pada penanganan permanen sungai-sungai yang selama ini menjadi penyebab banjir berulang.
Ia menyebut terdapat tiga sungai di Tapanuli Tengah dan satu sungai di Tapanuli Selatan yang perlu penanganan serius.
“Kita akan hitung panjangnya dan pola penanganannya. Selama ini sifatnya sementara, ke depan kita ingin buat permanen. Sudah koordinasi dengan BWS dan Kementerian PU. Ini akan kita kawal,” ujarnya.
Bobby juga menyinggung kondisi warga yang sudah tiga kali terdampak banjir sejak November, Januari, hingga Februari.
“Target kita awal, Ramadan zero pengungsi. Kalau tidak terjadi banjir susulan, insyaallah masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sumut, lanjut Bobby, akan terus mengawal proses rehabilitasi, rekonstruksi, serta normalisasi sungai agar bencana serupa tidak terus berulang dan masyarakat dapat kembali hidup dengan aman dan tenang. (Reza)