Syamsul Adha Seleksi Dirut BPODT, Alumni MIKom Fisip USU Dukung Penuh

0
68
Syamsul Adha (kiri bawah) diabadikan bersama pengurus IKAMIKOM Fisip USU, beberapa waktu lalu. Syamsul yang lolos seleksi Dirut BPODT didukung penuh rekan almamaternya.(ist)
Syamsul Adha (kiri bawah) diabadikan bersama pengurus IKAMIKOM Fisip USU, beberapa waktu lalu. Syamsul yang lolos seleksi Dirut BPODT didukung penuh rekan almamaternya.(ist)

MEDAN, kaldera.id – Syamsul Adha, alumni Magister Ilmu Komunikasi Fisip USU, lolos mengikuti seleksi Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Syamsul saat ini dikenal sebagai Camat Wampu, Kab Langkat.

“Kami mengucapkan selamat kepada Sekretaris Ikatan Alumni MIKOM Fisip USU, Syamsul Adha, yang telah lolos ikuti seleksi menjadi Dirut BPODT,” kata Ketua IKAMIKOM Fisip USU, Saurma MGP Siahaan, Rabu (6/1/2021).

Saurma mengatakan, sosok Syamsul merupakan pekerja keras yang bisa menjadi motor BPODT dalam memaksimalkan potensi kawasan Danau Toba.

“Kami siap bersinergi mendukung Danau Toba menjadi destinasi wisata berkelas dunia dan peran bidang ilmu komunikasi dipandang sangat penting dalam menunjang hal tersebut,” kata Saurma.

Syamsul Adha bersama sejumlah kandidat, akan mengikuti Assessment Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural, yang akan
dilaksanakan secara online/video conference pada Kamis dan Jumat, 7 Januari 2021 dan 8 Januari 2021.

Dukungan juga disampaikan alumni MIKOM Fisip USU, Ara Auza, yang saat ini Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area (UMA). Ara menambahkan, Syamsul merupakan sosok birokrat muda alumni STPDN yang sarat prestasi.

Koleganya itu, pernah menjadi ASN Inspiratif Nasional 2018 atas keberhasilannya memberdayakan masyarakat Wampu dan memberikan pelayanan publik yang enerjik ke warga.

“Syamsul mampu mengadaptasi kebijakan dan program pemerintah pusat serta pimpinannya di daerah agar masyarakat merasakan kehadiran layanan pemerintah dengan baik. Saya kira ini diperlukan oleh sosok Dirut BPODT yang baru. Danau Toba milik masyarakat yang harus dikelola untuk kebaikan bersama,” pungkas Ara.(rel)