Bobby Nasution Harap Penanganan Pungli di Sidebuk Debuk Lebih Optimal

redaksi
30 Jun 2026 19:07
Medan News 0 1
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution berharap penanganan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata pemandian air panas Sidebuk Debuk, Kabupaten Karo, dapat dilakukan lebih optimal melalui sinergi seluruh pihak, termasuk aparat penegak hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (30/6/2026).

Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumut melalui Satpol PP telah melakukan berbagai upaya penertiban terhadap oknum yang diduga melakukan pungli di kawasan wisata tersebut. Bahkan, sejumlah nama yang diduga terlibat telah berhasil diidentifikasi.

“Satpol PP sudah melaporkan dan mendapatkan nama-namanya. Sudah pernah diamankan. Namun, ada pertimbangan tertentu dalam proses penegakan hukum yang menjadi kewenangan aparat terkait,” kata Bobby.

Ia mengatakan masih menerima laporan dari masyarakat dan pelaku usaha wisata mengenai adanya praktik pungli yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung.

“Sudah banyak masyarakat yang mengeluh. Bahkan ada yang merasa mendapat intimidasi. Ini tentu perlu menjadi perhatian bersama agar kawasan wisata kita semakin nyaman dan aman,” ujarnya.

Bobby menegaskan Pemprov Sumut terus mendukung upaya penataan kawasan Sidebuk Debuk. Selain menurunkan personel Satpol PP, pemerintah juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekitar.

Menurutnya, pemerintah telah menggelar sosialisasi dan musyawarah dengan warga serta menyiapkan program pemberdayaan ekonomi untuk mendukung aktivitas masyarakat setempat.

“Kami sudah menyampaikan rencana pembangunan fasilitas UMKM dan pusat oleh-oleh agar masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi dari sektor pariwisata secara lebih baik,” katanya.

Meski demikian, Bobby mengakui masih terdapat sejumlah kelompok yang belum sepenuhnya menerima skema penataan yang telah direncanakan pemerintah.

Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat terus membangun komunikasi dan bekerja sama demi menciptakan iklim pariwisata yang kondusif di Sidebuk Debuk.

“Tentunya kita berharap penegakan aturan berjalan dengan baik dan kawasan wisata ini bisa memberikan rasa aman, nyaman, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumut bersama pemerintah daerah dan aparat terkait akan terus melakukan pembenahan kawasan wisata Sidebuk Debuk agar menjadi destinasi yang lebih tertata, aman, dan menarik bagi wisatawan.