Rico Waas Beberkan PR Besar Medan di Hadapan Ribuan Jamaah Maulid Nabi

redaksi
28 Sep 2026 18:52
Medan News 0 1
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id — Ribuan warga memadati Taman Stadion Teladan untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Medan, Minggu (27/9/2026) malam. Di hadapan lautan jamaah, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara terbuka mengakui masih banyak persoalan yang membayangi Kota Medan, mulai dari banjir, geng motor, korupsi, kemacetan hingga lapangan pekerjaan.

Sejak selepas Magrib, masyarakat dari berbagai kecamatan mulai berdatangan ke kawasan Stadion Teladan. Menjelang acara utama dimulai, lokasi kegiatan telah dipenuhi jamaah yang hadir bersama keluarga dan komunitas masyarakat.

Dalam sambutannya, Rico Waas menyebut peringatan Maulid Nabi bukan hanya menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga mempererat kebersamaan warga untuk membangun Kota Medan.

“Senang sekali hari ini kita bisa hadir di Stadion Teladan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Luar biasa, stadion ini penuh. Masyarakat dari berbagai kecamatan hadir bersama-sama,” kata Rico Waas.

Namun di tengah suasana religius tersebut, Rico memilih berbicara lugas mengenai berbagai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah Kota Medan.

“Kita harus jujur, Kota Medan masih memiliki banyak masalah. Mulai dari banjir, geng motor, korupsi, kemacetan, ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga lapangan pekerjaan. Karena itu kita membutuhkan kekuatan dan dukungan seluruh masyarakat untuk sama-sama memperbaikinya,” ujarnya.

Rico juga mengakui pemerintah yang dipimpinnya belum sempurna. Meski demikian, ia memastikan seluruh jajaran Pemko Medan akan terus bekerja untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun kami akan terus berupaya dan bekerja keras untuk pembangunan Kota Medan yang kita cintai. Dengan dukungan dan doa masyarakat, insyaallah kita bisa membangun Kota Medan bersama-sama,” katanya.

Menurut Rico, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi kota terbesar ketiga di Indonesia tersebut.

“Karena Medan untuk semua dan semua untuk Medan,” tegasnya.

Suasana kemudian semakin khidmat saat Ustaz Dr H Das’ad Latif mengajak ribuan jamaah bersalawat. Lantunan salawat menggema di kawasan Stadion Teladan dan diikuti masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Das’ad mengingatkan pentingnya menjalankan ajaran Islam secara utuh dan tidak hanya mengikuti tren yang berkembang di media sosial. Ia menegaskan nilai-nilai agama harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Ustaz Das’ad juga mengingatkan umat Islam agar berhati-hati dalam mencari rezeki dan menjauhi harta yang berasal dari jalan yang tidak halal. Selain itu, ia mengajak masyarakat memperkuat ibadah, memperbanyak salat, serta terus menambah ilmu agama.

Menurutnya, setiap manusia pasti menghadapi ujian hidup. Karena itu, kesabaran, keimanan, doa dan tawakal menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam, Pj Sekda Medan Erfin Fachrurrazi, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Medan.

Peringatan Maulid Nabi yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu juga dimeriahkan penampilan Juara II MTQ Nasional 2026 Humaira Azzahra Asri Lubis serta dai cilik Khadijah Khalilurrahman dan Uwaiz Yazid Al-Khalifi Butar-butar. (Reza)