Bantu Pemulihan Aceh Tamiang, Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat

redaksi
11 Jan 2026 12:28
Medan News 0 3
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemko Medan kembali melakukan misi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Pemko Medan mengirimkan bantuan alat berat.

Alat berat tersebut dikirim dalam tiga tahap. Tujuannya untuk percepatan proses pemulihan pasca bencana di kabupaten tersebut. Bantuan tersebut sesuai arahan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap.

“Kami telah mengirimkan alat berat sebanyak tiga tahap untuk membantu percepatan pemulihan bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini sebagai bentuk solidaritas daerah terhadap daerah yang terdampak bencana,”, ungkap Plt Kadis SDABMBK Gibson, kemarin.

Dijelaskan Gibson, tahap pertama bantuan alat berat dikirimkan pada tanggal 19 Desember 2025 yang dilepas langsung Wali Kota Medan di kantor Wali Kota. Bantuan alat berat ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan Pemkab Aceh Tamiang kepada Pemko Medan.

“Tahap awal kita mengirimkan armada satu unit motor grader, dua unit backhoe loader, empat unit dump trck, dan tiga unit trado yang lengkap beserta petugas operator dan supir”, jelas Gibson Panjaitan.

Disampaikan Gibson, dalam menjalankan misi kemanusiaan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab Aceh Tamiang untuk membersihkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, untuk efektifitas dalam bekerja ada alat berat yang sangat dibutuhkan yakni skid loader.

Kemudian pada 31 Desember 2025 pihaknya memberangkatkan alat berat Skid Loader sebanyak 2 unit. Pengiriman bantuan tahap kedua ini dilakukan karena alat berat tersebut sangat dibutuhkan.

Menurutnya, alat berat yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang ini sangat membantu percepatan pemulihan pasca bencana.

“Petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan di beberapa titik termasuk, di kantor pemerintahan. Tindakan solidaritas yang dilakukan Pemko Medan ini dilihat dan apresiasi pemerintah pusat melalui Kemendagri,” ungkapnya.

Melihat efektifitas alat berat Pemko Medan di Aceh Tamiang, Kemendagri berharap Pemko Medan kembali mengirimkan alat berat skid loader agar pembersihan lebih maksimal ditambah Praja IPDN juga turun membantu percepatan pemulihan.

“Atas permintaan Kemendagri, Pak Wali meminta kami untuk kembali mengirimkan alat berat skid loader ke Kabupaten Aceh Tamiang. Beliau juga berpesan alat berat yang dikirim pada tahap ketiga ini tidak mengganggu aktifitas pekerjaan kita dalam melayani masyarakat di Kota Medan. Maka, 7 Januari 2026 kemarin, kita kembali mengirimkan bantuan alat berat berupa empat unit Skid Loader, satu unit kompresor dan satu unit mobil crane yang dibutuhkan untuk memindahkan material sisa banjir. Total alat berat dan truk yang dikirimkan sebanyak 14 unit ditambah 23 petugas operator dan supir,” tambahnya.

Sampai saat ini seluruh alat berat dan petugas sampai saat ini masih berada di Kabupaten Aceh Tamiang.

Terkait mekanisme pembersihan, Gibson menyampaikan petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan secara menyeluruh dengan mengikuti arahan dari Pemkab Aceh Tamiang dan Kemendagri. (Reza)