Reses DPRD Medan Dapil 5: Banjir, Jalan Rusak, dan BPJS Jadi Keluhan Warga

redaksi
20 Jan 2026 05:56
Medan News 0 3
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Persoalan banjir, infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), hingga layanan BPJS Kesehatan mendominasi aspirasi warga yang diserap anggota DPRD Kota Medan Daerah Pemilihan (Dapil) 5.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam laporan hasil Reses IV Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 pada rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (19/1/2026).

Laporan dibacakan Jusuf Ginting Suka mewakili anggota DPRD Medan Dapil 5 yang meliputi Kecamatan Medan Johor, Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Sunggal, Medan Tuntungan, dan Medan Maimun.

Jusuf menyebut, hasil reses mencatat banyaknya keluhan warga terkait genangan dan banjir akibat drainase yang tidak berfungsi optimal, jalan rusak, serta minimnya PJU di sejumlah wilayah.

“Usulan normalisasi drainase, perbaikan jalan, dan penambahan PJU cukup mendominasi dan diharapkan menjadi prioritas pada tahun anggaran 2026,” kata Jusuf di hadapan paripurna.

Selain infrastruktur, warga juga meminta peningkatan respons Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan dalam penanganan banjir.

Sementara kepada Dinas Lingkungan Hidup, masyarakat mengusulkan penambahan tong sampah dan perbaikan sistem pengelolaan sampah di kawasan padat penduduk.

Di bidang kesehatan dan sosial, aspirasi warga mencakup permohonan BPJS Kesehatan gratis bagi warga kurang mampu serta pendataan bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), yang dinilai belum merata dan tepat sasaran.

Keluhan lain datang dari sektor pendidikan dan ekonomi. Warga mengusulkan pendirian sekolah tingkat SMP, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), serta dukungan permodalan dan pelatihan bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil.

Seluruh aspirasi tersebut, kata Jusuf, akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan diteruskan ke Bappeda Kota Medan sebagai bahan perencanaan pembangunan tahun 2026.

“Tidak semua usulan bisa langsung direalisasikan, namun kami berharap Pemko Medan menetapkan skala prioritas demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Reza)