135 Anak Cerebral Palsy di Sumut Terima Kursi Roda Adaptif

redaksi
18 Feb 2026 19:31
Medan News 0 4
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Sebanyak 135 anak penyandang cerebral palsy (CP) di Sumatera Utara menerima kursi roda adaptif, Rabu (18/2/2026). Bantuan tahap awal ini diserahkan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, dan menyasar 12 kabupaten/kota.

Kursi roda tersebut merupakan donasi Global Village Foundation yang didukung Wheelchairs For Kids Australia dengan total nilai sekitar Rp742.000.500.

Pemerintah Provinsi Sumut menyebut distribusi ini baru gelombang pertama, dengan target tambahan hingga 1.000 unit sepanjang 2026, bergantung pada validitas data penerima.
Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu yang hadir dalam penyerahan simbolis menyatakan bantuan itu diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan kemandirian anak-anak penyandang CP, termasuk untuk bersekolah dan bersosialisasi.

Direktur Global Village Foundation Andy Baracey menjelaskan organisasinya telah menyalurkan lebih dari 4.000 kursi roda di Indonesia sejak 2021. Secara global, Wheelchairs For Kids Australia telah mendistribusikan lebih dari 70.000 kursi roda ke lebih dari 90 negara.

Menurutnya, kursi roda adaptif dirancang mengikuti pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan dapat disesuaikan dengan pertumbuhan anak. Selain menunjang mobilitas, alat bantu tersebut juga mendukung fungsi pernapasan, pencernaan, serta mencegah komplikasi lanjutan akibat posisi tubuh yang tidak tepat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumut Dwi Endah Purwati mengatakan 135 unit kursi roda itu disalurkan melalui pemerintah provinsi. Rinciannya, Kota Medan menerima 83 unit, Deliserdang 20 unit, Asahan 7 unit, Tebingtinggi 1 unit, Batubara 1 unit, Langkat 7 unit, Karo 1 unit, Pematangsiantar 12 unit, Samosir 1 unit, dan Tapanuli Utara 1 unit.
Pemerintah mengakui masih banyak anak penyandang cerebral palsy di Sumut yang membutuhkan alat bantu serupa. Pendataan terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Secara medis, cerebral palsy merupakan gangguan perkembangan gerak dan postur tubuh akibat kerusakan atau gangguan pada otak yang sedang berkembang, baik sebelum, saat, maupun setelah kelahiran.

Kondisi ini memengaruhi kemampuan mengontrol gerakan dan koordinasi tubuh. (Reza)