Rommy Van Boy
MEDAN, kaldera.id – Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, mendesak Pemerintah Kota Medan segera memperkuat layanan pemadam kebakaran melalui penambahan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) dan pengadaan armada bertangga setinggi 100 meter.
Desakan itu ditujukan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, agar peningkatan pelayanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan bisa lebih optimal di tengah pesatnya perkembangan kota.
“Penambahan kantor UPT di wilayah strategis menjadi prioritas untuk mempercepat jangkauan pelayanan saat terjadi kebakaran. Kita harapkan segera direalisasikan,” tegas Rommy, Kamis (8/4/2026).
Ia menilai, kebutuhan armada pemadam kebakaran bertangga 100 meter sudah sangat mendesak, mengingat banyaknya gedung bertingkat di Kota Medan.
“Minimal Pemko Medan memiliki satu unit armada tangga 100 meter. Ini tuntutan pelayanan yang tidak bisa ditunda lagi,” ujarnya.
Selain itu, Rommy juga mendorong penyediaan motor atau becak pemadam kebakaran di setiap kelurahan guna menjangkau kawasan padat dan akses sempit yang tidak dapat dilalui mobil damkar.
“Ini solusi untuk wilayah padat penduduk. Usulan ini sudah lama disampaikan dan harus segera direalisasikan,” katanya.
Di sisi lain, Rommy tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan yang dinilai responsif dalam menangani berbagai kejadian, termasuk kebakaran ruko di Pasar 5 Marelan, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, peran Damkarmat juga sangat dirasakan masyarakat, terutama saat membantu pembersihan rumah dan tempat ibadah pascabanjir.
“Kinerja mereka sudah maksimal. Tinggal bagaimana didukung fasilitas yang memadai agar pelayanan semakin optimal,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengungkapkan saat ini jumlah UPT di Kota Medan baru enam unit, sementara kebutuhan ideal mencapai 10 unit.
“Penambahan UPT sedang diupayakan,” ujarnya.
Pemko Medan diharapkan segera merealisasikan penguatan sarana dan prasarana tersebut guna menjawab tantangan kebakaran di kota besar dengan tingkat risiko tinggi seperti Medan. (Reza)