Haaland Bersinar, Norwegia Hentikan Perlawanan Irak 4-1

redaksi
17 Jun 2026 16:46
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya di panggung terbesar sepak bola dunia. Striker andalan Norwegia itu mencetak dua gol untuk membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Irak pada laga penyisihan Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Rabu (17/6/2026).

Di balik skor telak tersebut, pertandingan sebenarnya sempat berlangsung sengit. Irak mampu memberi respons cepat setelah tertinggal dan beberapa kali memaksa Norwegia bekerja keras sebelum akhirnya kalah kualitas pada babak kedua.
Norwegia tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Dengan Martin Odegaard sebagai pengatur serangan dan Haaland sebagai ujung tombak, tim asal Skandinavia itu terus menekan pertahanan Irak yang dipimpin Aymen Hussein dan kawan-kawan.

Keunggulan Norwegia lahir pada menit ke-29. David Møller Wolfe mengirim umpan terukur ke dalam kotak penalti yang diselesaikan Haaland menjadi gol pembuka. Stadion Boston bergemuruh menyambut gol yang membuat Norwegia unggul 1-0.
Namun Irak tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-39, Amir Al-Ammari mengirim umpan matang yang berhasil diteruskan Aymen Hussein ke gawang Norwegia. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan kembali membuka pertandingan.
Ketika Irak mulai percaya diri setelah menyamakan kedudukan, Haaland kembali berbicara. Menjelang berakhirnya babak pertama, tepat pada menit ke-43, penyerang berusia 25 tahun itu mencetak gol keduanya untuk membawa Norwegia kembali memimpin 2-1.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Memasuki babak kedua, Norwegia tampil semakin tenang dan mampu mengontrol jalannya laga. Irak berusaha mencari celah untuk menyamakan skor, tetapi lini belakang Norwegia tampil disiplin dan minim kesalahan.
Tekanan yang terus dibangun Norwegia akhirnya menghasilkan gol ketiga pada menit ke-76. Berawal dari umpan Martin Odegaard, Leo Ostigard berhasil mencetak gol yang memperlebar keunggulan menjadi 3-1.

Gol tersebut membuat Irak kehilangan momentum. Upaya untuk mengejar ketertinggalan semakin sulit karena Norwegia mampu menjaga penguasaan bola dan mengendalikan tempo pertandingan hingga menit-menit akhir.
Petaka bagi Irak datang pada masa injury time. Saat berusaha mengantisipasi tekanan lawan, Aymen Hussein justru mencetak gol bunuh diri pada menit ke-90+5. Bola yang masuk ke gawang sendiri menutup pertandingan dengan skor 4-1 untuk keunggulan Norwegia.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Norwegia dalam persaingan Grup I. Sementara bagi Irak, kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika ingin menjaga peluang melangkah ke babak berikutnya. (Reza)