Kapten Timnas Portugal melepaskan tembakan ke arah gawang Uzbekistan. Dalam laga itu Portugal menang 5-0. Foto: Reuters
MEDAN, kaldera.id – Portugal menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 setelah membantai Uzbekistan 5-0 pada laga kedua Grup K di Stadion Houston, Kamis (25/6/2026). Pada pertandingan lainnya, Kolombia meraih kemenangan tipis namun krusial 1-0 atas RD Kongo di Stadion Guadalajara melalui gol Daniel Muñoz pada babak kedua. Hasil tersebut membuat persaingan menuju babak 32 besar semakin sengit menjelang laga terakhir fase grup.
Portugal yang ditangani Roberto Martínez langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tim berjuluk Selecao das Quinas menguasai penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Uzbekistan yang diasuh Fabio Cannavaro. Dominasi Portugal membuahkan hasil saat pertandingan baru berjalan enam menit. Cristiano Ronaldo membuka keunggulan setelah memanfaatkan peluang di kotak penalti dan membawa Portugal unggul 1-0. Gol tersebut sekaligus mengukuhkan Ronaldo sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
Portugal terus menggempur pertahanan lawan melalui kombinasi Bruno Fernandes, Bernardo Silva dan João Neves. Tekanan tersebut menghasilkan gol kedua pada menit ke-17 melalui Nuno Mendes. Bek kiri Portugal itu sukses menyelesaikan skema bola mati yang dirancang dengan baik untuk memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Uzbekistan sempat mencetak gol balasan, namun dianulir wasit setelah tinjauan VAR karena terjadi pelanggaran dalam proses serangan. Situasi itu membuat Portugal semakin percaya diri mengendalikan pertandingan. Menjelang turun minum, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39. Kapten Portugal tersebut menyelesaikan peluang di depan gawang untuk membawa timnya unggul 3-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Portugal tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-60, kesalahan fatal di lini belakang Uzbekistan berujung gol bunuh diri kiper Abduvohid Nematov yang membuat skor berubah menjadi 4-0. Dominasi Portugal akhirnya ditutup oleh Rafael Leão pada menit ke-87 setelah memanfaatkan kelengahan pertahanan lawan untuk memastikan kemenangan telak 5-0.
Sementara itu di Guadalajara, Kolombia menghadapi perlawanan sengit dari RD Kongo. Tim asuhan Néstor Lorenzo tampil dominan sejak awal dengan mengandalkan kecepatan Luis Díaz dan kreativitas James Rodríguez serta Juan Fernando Quintero dalam membangun serangan. Namun rapatnya pertahanan RD Kongo dan penampilan gemilang kiper Lionel Mpasi membuat sejumlah peluang Kolombia gagal berbuah gol.
RD Kongo yang dilatih Sébastien Desabre lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Yoane Wissa dan Cédric Bakambu. Meski beberapa kali mengancam, mereka kesulitan menembus disiplin lini belakang Kolombia yang tampil solid sepanjang pertandingan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-76. Juan Fernando Quintero mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang berhasil dimanfaatkan Daniel Muñoz. Bek kanan Kolombia itu melepaskan penyelesaian akurat untuk menaklukkan Lionel Mpasi dan membawa Los Cafeteros unggul 1-0. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, RD Kongo gagal menemukan gol penyeimbang. Kolombia pun mengamankan tiga poin penting yang membuat mereka menyamai perolehan poin Portugal di puncak klasemen sementara Grup K. Kedua tim kini berada dalam posisi kuat menjelang laga penentuan yang akan mempertemukan Portugal dan Kolombia untuk memperebutkan status juara grup. Sementara itu, Uzbekistan dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun. (Reza)