Rico Waas usai menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-74 Universitas Sumatera Utara (USU) di Auditorium Kampus USU, Kamis (20/8/2026).
MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan perguruan tinggi untuk menghasilkan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan riset.
Hal itu disampaikan Rico Waas usai menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-74 Universitas Sumatera Utara (USU) di Auditorium Kampus USU, Kamis (20/8/2026).
Menurut Rico, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan daerah melalui riset dan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung di masyarakat.
“Banyak sekali fasilitas dan penguatan yang dibangun untuk mahasiswa. Mereka bisa belajar secara kreatif dengan teknologi mutakhir, bahkan dipersiapkan tempat inkubasi bisnis untuk masa depan,” kata Rico.
Pada peringatan Dies Natalis yang mengusung tema Listening to Science for Global Impact itu, Rico mengapresiasi komitmen USU dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan teknologi, serta pembinaan kewirausahaan mahasiswa.
Rico menilai kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah sangat penting untuk menghasilkan kebijakan dan program pembangunan yang berbasis data serta kajian ilmiah.
Ia mencontohkan hasil riset USU yang telah diterapkan dalam pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Medan. Selain itu, kontribusi kampus juga terlihat dalam pengembangan UMKM melalui program inkubator bisnis.
“Kolaborasi riset seperti ini perlu terus diperkuat agar hasil penelitian tidak hanya menjadi kajian akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor USU Muryanto Amin menegaskan komitmen kampus yang dipimpinnya untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Medan melalui integrasi antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat.
“Kampus USU harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru karena berada di kawasan business district di Kota Medan,” kata Muryanto.
Menurutnya, penguatan hubungan antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing daerah serta menciptakan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat. (Reza)