Rico Waas saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (1/10/2026).
MEDAN, kaldera.id — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut dihadiri Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/Medan Letkol Inf Fernando Batubara, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, Kakan Kemenag Kota Medan Impun Siregar, para staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah serta jajaran Pemko Medan.
Rico mengatakan, Pancasila tidak cukup hanya diperingati melalui upacara. Setiap silanya harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan masyarakat maupun pemerintahan.
“Pancasila itu hidup di antara kita semuanya. Setiap sila harus masuk dalam roh dan jiwa kita, dalam semangat kehidupan kita, baik di pemerintahan maupun kehidupan sosial,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, nilai ketuhanan, persatuan, musyawarah, keadilan sosial dan kemanusiaan harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus landasan dalam menjalankan pemerintahan.
Rico menyebut Pancasila merupakan bagian dari pemikiran dan ideologi bangsa yang harus terus dijunjung tinggi. Nilai tersebut, kata dia, semakin penting di tengah berbagai persoalan yang dapat mengganggu persatuan.
Ia menegaskan, upaya memakmurkan masyarakat dan menciptakan keadilan sosial harus dibangun dengan semangat persatuan serta kepedulian terhadap sesama.
“Ada banyak usaha untuk mencederai, memecah belah bangsa kita, meruntuhkan bangsa kita dengan begitu banyak problematika yang kita miliki. Apa yang menyatukan kita? Pancasila,” tegas Rico Waas.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga nilai-nilai Pancasila agar persatuan dan keutuhan bangsa tetap terpelihara.
Rico juga mengingatkan bahwa Indonesia telah melewati berbagai peristiwa sejarah yang menyedihkan. Namun, semangat persatuan menjadi bagian penting dalam menjaga bangsa tetap berdiri dan menghadapi berbagai tantangan.
“Semangat itu yang harus dijaga di Hari Kesaktian Pancasila ini, agar kita tetap bisa menjaga keutuhan bangsa kita,” ujarnya.
Ia berharap nilai-nilai Pancasila tidak terkikis oleh perubahan zaman. Sebaliknya, nilai tersebut terus menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang bersatu, adil dan saling menghargai. (Reza)