Rico Waas Tantang ICMI Muda Medan Buktikan Kerja Nyata untuk Masyarakat

redaksi
3 Okt 2026 11:51
Medan News 0 24
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta jajaran pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kota Medan periode 2026–2031 tidak berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi mampu menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri pelantikan MPD ICMI Muda Kota Medan di Ballroom RSU Bunda Thamrin, Sabtu (2/10/2026).

“Selamat bekerja dan mengemban amanah. Saya berharap ICMI Muda Kota Medan di bawah kepemimpinan Pak Ramaddan bisa memberikan dampak nyata, baik jangka pendek, menengah maupun panjang bagi masyarakat. Jangan habis dilantik lalu diam, tapi harus langsung bekerja dan mengimplementasikan gagasan untuk kemaslahatan masyarakat,” ujar Rico Waas.

Menurut Rico, peran cendekiawan muda sangat penting dalam menjembatani gagasan dan implementasi di lapangan. Di tengah kompleksitas persoalan perkotaan, ICMI Muda diharapkan mampu menghadirkan solusi yang realistis dan terukur.

Rico juga mendorong organisasi tersebut fokus pada persoalan prioritas yang dihadapi masyarakat, sehingga program yang dijalankan dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

“ICMI Muda harus memiliki roadmap kerja yang terukur setiap tiga, enam hingga sembilan bulan. Dalam satu tahun ke depan harus ada capaian konkret yang dirasakan masyarakat, baik di sektor ketenagakerjaan, pendidikan maupun sosial,” katanya.

Selain itu, Rico menilai ICMI Muda perlu mengambil peran dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif dan keagamaan dengan memanfaatkan media digital, termasuk podcast dan berbagai konten kreatif.

“Tentunya kami siap bekerja sama, berkoordinasi dan membuka diri untuk berdiskusi demi membangun kota yang lebih baik bersama ICMI Muda Kota Medan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MPD ICMI Muda Kota Medan Ramaddan menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh potensi organisasi yang diisi berbagai kalangan, mulai dari akademisi, pengusaha, teknokrat hingga birokrat.

“Kami tidak mungkin dapat bekerja sendiri. Butuh dukungan seluruh pengurus agar nantinya ICMI Muda benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, ICMI Muda Kota Medan juga meluncurkan dua program unggulan. Salah satunya aplikasi Smart Service Medan, platform digital yang dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja.

Selain itu, ICMI Muda menyalurkan bantuan program UMKM bergulir berupa 21 unit gerobak dimsum yang didukung PT Pertamina. Program tersebut diharapkan mampu mendorong pelaku usaha sektor informal berkembang menjadi wirausahawan mandiri. (Reza)