Site icon Kaldera.id

MJC Minta Polisi Dibekali APD Lengkap

Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny W Siregar. (IG Satlantas Polrestabes Medan)

Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny W Siregar. (IG Satlantas Polrestabes Medan)

MEDAN, kaldera.id – Sejak dua hari terakhir jalur ke Kota Medan mulai dilakukan penjagaan ketat. Bahkan beberapa pintu masuk ke ibukota Provinsi Sumut itu mulai diberlakukan penyekatan dan jalur zigzag.

Namun, langkah yang salahsatunya bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 itu dinilai rentan. Terkhusus rentan buat petugas kepolisian.

“Petugas tak dibekali APD (alat pelindung diri) yang lengkap. Hanya mengenakan masker. Idealnya juga harus mengenakan pakaian hazmat,” kata Presidium Medan Jurnalis Club, Muhammad Asril, Senin (27/4/2020).

Dalam pemberlakuan jalur zigzag itu, petugas memeriksa semua pengendara yang masuk Kota Medan.

“Kita tidak tahu mana pengendara yang terjangkit. Dan kita tidak mau begitu petugas pulang ke rumah malah menjangkiti keluarganya sendiri. Biar aman, maka petugas Polantas juga harus dibekali APD yang lengkap,” kata Asril.

Wakil Ketua KNPI Sumut itu meminta Pemprovsu dan Pemko Medan membantu penyediaan APD lengkap itu buat Petugas Polantas.

“Pengamanan pintu masuk ini kan membantu tugas-tugas pemerintahan. Maka sudah seharusnya Pemprovsu dan Pemko Medan menyediakan APD lengkap itu,” tegas Asril.

Di sisi lain, Medan Jurnalis Club mengapresiasi kepolisian yang tetap menjalankan tugas meski di tengah pandemi Covid-19.

“Ini tugas mulia yang tak banyak disorot publik. Maka sudah sewajarnya kami menyampaikan apresiasi,” tukas Asril.

Sebelumnya diketahui, Satlantas Polrestabes Medan melakukan penyekatan jalan pintu masuk ke Kota Medan, Sumatera Utara, untuk mencegah arus mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi virus corona atau COVID-19.

Hal ini dilaksanakan menyusul keputusan Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa aktivitas perpindahan dari satu daerah ke daerah lain pada Lebaran 2020 atau mudik dilarang.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar, di Medan, Minggu, mengatakan penyekatan dilakukan pada tiga titik pintu masuk ke Kota Medan, yakni perbatasan di Tanjung Morawa, perbatasan Binjai dan Karo.(haris)

Exit mobile version