Dianggap Tidak Mampu Ikuti Program Gercep Walikota, Dirut PUD Pasar Diminta Legowo

0
102
Anggota Komisi III DPRD Medan, Rudiawan Sitorus menilai Dirut PUD Pasar, Suwarno belum mampu menterjemahkan keinginan Walikota Medan, Bobby Afif Nasution dalam menata pasar tradisional di Kota Medan.
Anggota Komisi III DPRD Medan, Rudiawan Sitorus menilai Dirut PUD Pasar, Suwarno belum mampu menterjemahkan keinginan Walikota Medan, Bobby Afif Nasution dalam menata pasar tradisional di Kota Medan.

MEDAN, kaldera.id – Anggota Komisi III DPRD Medan, Rudiawan Sitorus menilai Dirut PUD Pasar, Suwarno belum mampu menterjemahkan keinginan Walikota Medan, Bobby Afif Nasution dalam menata pasar tradisional di Kota Medan.

Hal ini dilihat dari masih banyaknya keluhan pedagang pasar tradisional, bahkan sampai melakukan unjuk rasa di Kantor Walikota Medan, Senin kemarin.

“Kinerja PUD Pasar Kota Medan dinilai lambat dan tak memiliki inovasi dalam perbaikan pasar di Kota Medan,” katanya kepada wartawan, Rabu (2/2/2022).

“Bahkan dalam pengelolaan pasar yang merupakan milik Pemko Medan, Dirut PUD Pasar belum mampu mengikuti ritme dan keinginan Walikota Medan yang memiliki semangat gerak cepat dalam mengelola setiap persoalan di Kota Medan,” tambahnya.

Disampaikannya, dalam beberapa kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III, Dirut PD Pasar selalu mengatakan kalau pihaknya berjanji masalah itu tidak akan ada lagi. “Sesuai janjinya dalam RDP, PUD Pasar menjanjikan kalau masalah-masalah di Pasar Kota Medan tidak ada lagi,” ucapnya.

Disampaikan Politsi PKS Kota Medan ini, PUD Pasar yang merupakan perusahaan plat merah yang diharapkan bisa mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai kurang bisa mengikuti harapan walikota seperti beberapa OPD di Pemko Medan.

Melihat persoalan yang sisampaikan pedagang pasar di Kota Medan, Rudiawan mengatakan Dirut PD pasar baiknya legowo saja jika tidak sanggup memenej pasar di Kota Medan. “Menurut saya, kalau memang tidak sanggup memenej pasar dan tidak memiliki kapasitas sebaiknya legowo lah,” ucapnya.

“Kalau tak punya kapasitas manager yang memiliki konsep pasti perkembangannya tidak signifikan. PD Pasar itu kalau dikelola, harus nya bisa dua kali lipat memberikan masukan ke PAD,” pungkasnya.(reza)