Bupati Cana: Langkat Tetap Tanah Melayu

STABAT, kaldera.id – Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin, mengatakan memegang teguh komitmennya membangun Kabupaten Langkat. Pria yang akrab disapa Bang Cana ini, pun meneguhkan Langkat sebagai tanah Melayu.

“Tidak akan pernah terlintas dalam pemikiran kami untuk mengubah tatanan kehormatan pendiri awal kabupaten ini sebagai tanah Melayu. Sebab kami sadar, di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung, adat dijunjung, lembaga disanjung, pusaka sama dijaga dimana adat diisi, di situ pula lembaga dituang,” ujar Bupati Cana, dalam peringatan Hari Jadi ke 271 Kab Langkat, di Stabat, Minggu (17/1/2021).

Dia berharap momentum Hari Jadi ke-271 Kabupaten Langkat semakin memperkokoh kebersamaan, memperkuat silahturahmi, serta meningkatkan kepedulian untuk saling memberikan kebaikan dan belajar dari setiap kekurangan yang ada.

BACA JUGA :  Butuh ASN Inovatif, Taufik Rieza Jadi Kadis Sosial Langkat

Hadir dalam kesempatan Anggota DPR RI Djohar Arifin Husin, Bupati Langkat periode terdahulu H Syamsul Arifin, Ngogesa Sitepu, Tuan Guru Babussalam, unsur Forkopimda Langkat, Sekda, kepala OPD, dan tokoh masyarakat.

Sementara Gubsu yang diwakili Sekdaprovsu Sabrina, mengatakan, Kabupaten Langkat sudah sepatutnya bersyukur karena dianugerahkan Tuhan Yang Maha Esa alam yang subur dan indah, serta keberagaman masyarakat, budaya dan agama.

Hal ini harus dijadikan sebagai kekuatan dalam mendukung setiap program pembangunan di Kabupaten Langkat.

“Untuk itu semua pihak harus bersatu padu menyukseskan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat,” sebutnya.(finta rahyuni)