Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Kamis, 12 Feb 2026
Terpilih Pimpin ASPIKOM Korwil Sumut 2026-2029, Prof Anang Anas Tekankan Kolaborasi dan Internasionalisasi
Komisi 4 Desak Normalisasi 5 Sungai, Pemko Diminta Maksimalkan Koordinasi Pusat
Rico Waas Terima Reses DPRD Sumut, Infrastruktur dan Banjir Jadi Sorotan
Dewan Minta PLN Stop Pemadaman Listrik Saat Ramadan
Rico Waas Tegaskan RKP 2026 Tak Boleh Seremonial, Pembangunan Medan Harus Berdampak Nyata
Wakil Wali Kota Medan Minta Wartawan Bersinergi Bangun Kota Lewat Pemberitaan Berimbang
Dua Kadis Pemprov Sumut Mundur, RE Nainggolan: Tak Profesional
DPRD Medan Raih Nilai 94, Terbaik I JDIHN Sumut
402 Jemaah Haji Langkat Ikuti Manasik Terintegrasi Jelang Keberangkatan
Isra Mi’raj di Langkat, Bupati Syah Afandin Ajak Warga Perkuat Iman Sambut Ramadan
Terpilih Pimpin ASPIKOM Korwil Sumut 2026-2029, Prof Anang Anas Tekankan Kolaborasi dan Internasionalisasi
Komisi 4 Desak Normalisasi 5 Sungai, Pemko Diminta Maksimalkan Koordinasi Pusat
Rico Waas Terima Reses DPRD Sumut, Infrastruktur dan Banjir Jadi Sorotan
Dewan Minta PLN Stop Pemadaman Listrik Saat Ramadan
Rico Waas Tegaskan RKP 2026 Tak Boleh Seremonial, Pembangunan Medan Harus Berdampak Nyata
Wakil Wali Kota Medan Minta Wartawan Bersinergi Bangun Kota Lewat Pemberitaan Berimbang
Dua Kadis Pemprov Sumut Mundur, RE Nainggolan: Tak Profesional
DPRD Medan Raih Nilai 94, Terbaik I JDIHN Sumut
402 Jemaah Haji Langkat Ikuti Manasik Terintegrasi Jelang Keberangkatan
Isra Mi’raj di Langkat, Bupati Syah Afandin Ajak Warga Perkuat Iman Sambut Ramadan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 525
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Wong Chun Sen
Baca Juga
Dewan Harapkan Industri Kota Medan Bisa Bersaing Dengan Daerah Lain
16 Jul 2024

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Kiri ke Kanan: Son Heung-min, Evan Ferguson dan Erling Haaland (kaldera/cbssport)
Baca Juga
Liga Primer Inggris: Hujan Gol, Tiga Pemain Cetak Hattrick
03 Sep 2023

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Jadi Tersangka, Sopir Vanessa Angel Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
FITK UINSU Dapat Terima Mahasiswa asal Malaysia, Perkuat Posisi di Asia Tenggara
Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumut Kian Bertambah, Total Ada 25 orang
Gubsu Edy Ingatkan ASN: Saya Tidak Ijinkan Kalian Ikut Politik Praktis
Sebanyak 861 Mahasiswa STAIS Binjai KKN di 9 Kecamatan di Langkat
Pelayanan Publik Sumut Diakui Nasional, Ombudsman Beri Opini Tertinggi Tanpa Maladministrasi

Pos Terkait

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Whiko Irwan
5 tahun  lalu
Update Covid-19 di Sumut: Positif 117, Sembuh 41, Meninggal 13
Kondisi pasar Sukaramai Jalan AR Hakim Medan, Kecamatan Medan Area Kumuh. Selain itu, beberapa ruas jalan persis di depan pasar yang dijadikan tempat Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan juga berlubang.
4 tahun  lalu
Pasar Sukaramai Kumuh, Warga Minta Wali Kota Lakukan Perbaikkan
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution ketika melakukan rapat progres pembangunan jalan tol di Sumatera Utara melalui Video Conference di Command Center Balai Kota Medan.
5 tahun  lalu
Pemko Medan Ajukan Tambahan Pintu Keluar Tol Marelan
Penyerang Amerika Serikat, C Pulisic siap memberikan kejutan ketika timnya bertemu Belanda di Stadion Internasional Khalifa, Sabtu (3/12/2022)
3 tahun  lalu
Waspadai Kebangkitan Amerika Serikat, van Dijk Harus Matikan Pergerakan Pulisic
Gibran Rakabuming Raka
2 tahun  lalu
Ade Jona: Gimmick Gibran Bagian dari Strategi, Hal Wajar Dalam Politik
KPU Kota Medan saat Coklit yang dilakukan PPDP langsung ke lapangan.
5 tahun  lalu
Awasi Coklit PPDP, KPU Medan Turun Langsung ke Lapangan

Trending

01.
2 hari  lalu
Tahun Ini, 12 Ruas Jalan di Medan Ditargetkan Bebas Kabel Udara
02.
1 hari  lalu
Dua Kadis Pemprov Sumut Mundur, Ini Alasan Resminya
03.
6 hari  lalu
Pasca Kebakaran, 700 Pekerja Pabrik Swallow Medan Terancam PHK
04.
5 hari  lalu
Plt Dirut Baru RSUD Pirngadi Bergerak Cepat, Targetkan Layanan Lebih Cepat dan Ramah
05.
5 hari  lalu
Wagub Sumut Dorong Lari Trail Jadi Mesin Prestasi Atlet dan Pariwisata Daerah

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
100 UMKM Medan Kantongi Sertifikat Halal, Rico Waas Dorong Pasar Lebih Luas
Wakil Wali Kota Medan Minta Wartawan Bersinergi Bangun Kota Lewat Pemberitaan Berimbang
Dewan Minta PLN Stop Pemadaman Listrik Saat Ramadan
Isra Mi’raj di Langkat, Bupati Syah Afandin Ajak Warga Perkuat Iman Sambut Ramadan
402 Jemaah Haji Langkat Ikuti Manasik Terintegrasi Jelang Keberangkatan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya