Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Minggu, 18 Jan 2026
Diduga Kuasai Rutan Tanjung Gusta, Narapidana Kasus Korupsi Disebut Gunakan Ponsel dan Intimidasi Sesama Warga Binaan
Jelang Musda Golkar Sumut, Andi Suhaimi dan Rahmadian Merapat ke Andar Amin Harahap
Hujan Sekejap Langsung Banjir, Warga Medan Deli Desak Dinas SDABMBK Medan SegeraPerbaiki Seluruh Drainase
Pengurus Daerah Solid Deklarasikan Andar Amin Harahap Maju Ketua Golkar Sumut
PSMS Targetkan Hasil Positif di Kandang Persiraja
Dugaan Kelalaian SMK3, Keselamatan Pekerja di Langkat Terancam
Gubernur Bobby Nasution Terus Kebut Pemulihan Pascabencana Sumut
Rico Waas: Jangan Ada Lagi Proyek Dikerjakan Setengah – setengah
Gubsu Sarankan Lahan Eks HGU PTPN Digratiskan untuk Huntap
Wagub Sumut Pimpin Groundbreaking Rehabilitasi Sawah di Tapteng, 37 Ribu Hektare Lahan Terdampak Bencana Ditarget Pulih
Diduga Kuasai Rutan Tanjung Gusta, Narapidana Kasus Korupsi Disebut Gunakan Ponsel dan Intimidasi Sesama Warga Binaan
Jelang Musda Golkar Sumut, Andi Suhaimi dan Rahmadian Merapat ke Andar Amin Harahap
Hujan Sekejap Langsung Banjir, Warga Medan Deli Desak Dinas SDABMBK Medan SegeraPerbaiki Seluruh Drainase
Pengurus Daerah Solid Deklarasikan Andar Amin Harahap Maju Ketua Golkar Sumut
PSMS Targetkan Hasil Positif di Kandang Persiraja
Dugaan Kelalaian SMK3, Keselamatan Pekerja di Langkat Terancam
Gubernur Bobby Nasution Terus Kebut Pemulihan Pascabencana Sumut
Rico Waas: Jangan Ada Lagi Proyek Dikerjakan Setengah – setengah
Gubsu Sarankan Lahan Eks HGU PTPN Digratiskan untuk Huntap
Wagub Sumut Pimpin Groundbreaking Rehabilitasi Sawah di Tapteng, 37 Ribu Hektare Lahan Terdampak Bencana Ditarget Pulih
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 485
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Aliansi Mahasiswa Anti Judi dan Mafia Tambang dalam waktu dekat ini akan melakukan aksi besar ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga
Aliansi Mahasiswa Anti Judi dan Mafia Tambang Bakal Demo Besar ke KPK
23 Des 2023

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting mengajak segenap warga Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia untuk kompak menjaga lingkungan dari peredaran narkoba.
Baca Juga
Temui Warga Cinta Damai, Baskami Minta Jaga Lingkungan dari Narkoba
23 Sep 2023

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Pengajian Al – Ikhlas Berikan Bantuan Untuk Pertuni Sumut
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Segera Dibuka Kembali
Manfaat dan Risiko Mengkonsumsi Nasi yang Sudah Dingin
Kemenag Menyusun Buku Saku Moderasi Beragama Bagi Gen-Z, Berikut Ulasannya
Fisip UMA Perkuat Pembelajaran Mahasiswa, Gandeng IWO Gelar Pelatihan Jurnalistik
Manfaatkan Waktu Luang Remaja Bedah Musholla

Pos Terkait

Pendapatan Makin Rontok Dihantam Covid-19, Media Cetak di California Sesak Nafas
5 tahun  lalu
Pendapatan Makin Rontok Dihantam Covid-19, Media Cetak di California Sesak Nafas
Direktur PT Tanjung Siram Memet Soilangon Siregar dan mantan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank Syariah Mandiri (BSM) Perdagangan, Dhanny Surya Satrya dituntut masing-masing dengan hukuman 14 tahun penjara
4 tahun  lalu
Korupsi Rp32,5 Miliar, Direktur PT Tanjung Siram dan Eks Pejabat BSM Dituntut 14 Tahun Bui
Calon Jemaah Umrah asal Sumut Gagal Berangkat Capai 1.500 orang
5 tahun  lalu
Calon Jemaah Umrah asal Sumut Gagal Berangkat Capai 1.500 orang
6 tahun  lalu
Ibra Menangkan Milan, Napoli jadi Korban Lazio
Tim Terpadu Kabupaten Langkat bergerak menertibkan bangunan liar di Objek Wisata Bukit Lawang, kemarin. Penertiban tersebut dipimpin langsung Kepala Satpol PP Langkat, Dameka Putra Singarimbun.
1 tahun  lalu
Personel Satpol PP Bongkar Bangunan Tanpa Izin di Kawasan Objek Wisata Bukit Lawang
RDP KomIsi 1 DPRD Medan
1 tahun  lalu
Saat RDP Komisi 1 DPRD Medan, Sejumlah Dugaan Kecurangan Oknum Penyelenggara KPU Diungkap

Trending

01.
1 hari  lalu
Pengurus Daerah Solid Deklarasikan Andar Amin Harahap Maju Ketua Golkar Sumut
02.
5 hari  lalu
Yos Tarigan Jabat Kajari Poso Sulawesi Tengah
03.
6 hari  lalu
Gol Cepat Ari Maring Bungkam Adhyaksa FC, Eko Pudjianto Ucapkan Syukur
04.
6 hari  lalu
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan UHC di Sumut Tetap Berlaku, Fasilitas Kesehatan Diminta Tidak Menolak Pasien
05.
6 hari  lalu
Tanam Satu Juta Pohon Bersama Utusan Khusus Presiden, Gubsu: Menjaga Lingkungan Tugas Bersama

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Jelang Musda Golkar Sumut, Andi Suhaimi dan Rahmadian Merapat ke Andar Amin Harahap
Hujan Sekejap Langsung Banjir, Warga Medan Deli Desak Dinas SDABMBK Medan SegeraPerbaiki Seluruh Drainase
Diduga Kuasai Rutan Tanjung Gusta, Narapidana Kasus Korupsi Disebut Gunakan Ponsel dan Intimidasi Sesama Warga Binaan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya