Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Sabtu, 14 Feb 2026
Gubernur Sumut Tegaskan Olahraga Harus Jadi Mesin Ekonomi Baru
Gubsu: Pejabat yang Mundur Punya Rapor Jelek
Rico Waas Gandeng Pakar Nasional, Re-design Medan Zoo Jadi Ikon Baru
Uding Juharudin, Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK
Investasi Tembus Rp14,5 Triliun, Rico Waas: Hak Pekerja Medan Tak Boleh Dilanggar
Tak Mau Asal Jalan, Bobby Cek Langsung Kualitas Makanan Gratis di Gunungsitoli
Siapkan Rp305 Miliar untuk Nias, Bobby Tekan Daerah Bersatu Kejar Target Nias Maju 2029
Komin TV Dongkrak Kinerja, Diskominfo Medan Raih Peringkat II Perangkat Daerah Terinovatif IGA 2025
Dugaan Pencaplokan Aset Pemko di Sekip, DPRD Medan Bakal Panggil Camat Medan Petisah
Rico Waas Buka Pasar Murah di 151 Kelurahan, Gelontorkan Rp4 Miliar dan Warning Keras Soal Kecurangan
Gubernur Sumut Tegaskan Olahraga Harus Jadi Mesin Ekonomi Baru
Gubsu: Pejabat yang Mundur Punya Rapor Jelek
Rico Waas Gandeng Pakar Nasional, Re-design Medan Zoo Jadi Ikon Baru
Uding Juharudin, Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK
Investasi Tembus Rp14,5 Triliun, Rico Waas: Hak Pekerja Medan Tak Boleh Dilanggar
Tak Mau Asal Jalan, Bobby Cek Langsung Kualitas Makanan Gratis di Gunungsitoli
Siapkan Rp305 Miliar untuk Nias, Bobby Tekan Daerah Bersatu Kejar Target Nias Maju 2029
Komin TV Dongkrak Kinerja, Diskominfo Medan Raih Peringkat II Perangkat Daerah Terinovatif IGA 2025
Dugaan Pencaplokan Aset Pemko di Sekip, DPRD Medan Bakal Panggil Camat Medan Petisah
Rico Waas Buka Pasar Murah di 151 Kelurahan, Gelontorkan Rp4 Miliar dan Warning Keras Soal Kecurangan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 532
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Gubernur Sumatera Utara Bobby  Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bertemu Gubernur Banda Aceh Muzakir Manaf. Keduanya diterima langsung pria yang akrab disapa Mualim itu  di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Aceh, Rabu (4/6/2025).
Baca Juga
Semobil Medan – Banda Aceh, Hubungan Bobby dan Masinton Semakin Harmonis
05 Jun 2025

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2572, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin meminta umat Tionghoa tetap terapkan protokol kesehatan secara ketat.
Baca Juga
Jelang Imlek, Irjen Pol Martuani Imbau Tetap Terapkan Prokes
09 Feb 2021

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Kebijakan Pemerintah soal Covid-19 Meragukan, Rupiah Awal Bulan Melemah
Kalah 0-3, Impian Arsenal Juara Liga Mulai Menjauh
Ketua TKD Sumut : Prabowo Siap Hadapi Debat Terakhir
Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Hari Besar Keagamaan, Pemko Gelar Pasar Murah di 151 Titik
Hafiz Harahap: Pendidikan Al Washliyah Harus jadi Teladan
Gereja di Medan Disterilisasi Tim Jibom

Pos Terkait

Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin bersama Forkopimda Langkat mengikuti rapat koordinasi kepala daerah bersama Presiden Joko Widodo melalui zoom meeting dari Ruang LCC, Kantor Bupati Langkat, Senin (17/5/2021).
4 tahun  lalu
Objek Wisata di Zona Merah Akan Ditutup Total
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution
1 bulan  lalu
Lantik Empat Pejabat Eselon II, Gubernur Bobby Nasution Tekankan Percepatan Penanganan Pascabencana
Leicester City menang telak 5-0 saat menjamu Sheffield United di King Power Stadium pada pekan ke-28 Premier League 2020/2021, Minggu (14/3/2021) malam WIB.
4 tahun  lalu
Leicester Bungkam Sheffield, Gol Bunuh Diri West Ham Bawa MU Kembali Naik di Posisi 2
Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Gabungan, Lailatul Badri
2 bulan  lalu
Dewan Minta Dinas P2K Maksimalkan Pengawasan Pencegahan Kebakaran
3 tahun  lalu
Dewan Imbau Minta Bangunan Bermasalah Disegel Sampai Izin Terbit
Pj Sekda Kota Medan
1 tahun  lalu
Setor Rp107 Miliar Lebih, Banguna Mall Center Point Tak Jadi Dibongkar

Trending

01.
4 hari  lalu
Tahun Ini, 12 Ruas Jalan di Medan Ditargetkan Bebas Kabel Udara
02.
4 hari  lalu
Dua Kadis Pemprov Sumut Mundur, Ini Alasan Resminya
03.
3 hari  lalu
INALUM Bangun Smelter Aluminium Rp104 Triliun di Mempawah
04.
6 hari  lalu
Hadiri Milad HMI Sumut ke-79, Gubernur Bobby Imbau Kader untuk Ambil Peran Lebih Besar
05.
4 hari  lalu
Bank Sumut Cetak Sejarah Lewat Media Award HPN 2026

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Rico Waas Gandeng Pakar Nasional, Re-design Medan Zoo Jadi Ikon Baru
Gubsu: Pejabat yang Mundur Punya Rapor Jelek
Gubernur Sumut Tegaskan Olahraga Harus Jadi Mesin Ekonomi Baru
Home Trending Cari Bagikan Lainnya