Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Rabu, 25 Feb 2026
Ketua Komisi 2 DPRD Medan Soroti Ramadhan Fair 2026, Desak Transparansi Anggaran Rp3 Miliar
Datuk Iskandar Muda Dukung Penertiban Usaha, Minta Berlaku Adil untuk Semua
Huntap Korban Banjir Langkat Dapat Lahan 4,6 Hektare
Bupati Langkat Tekankan Sinergi DPRD–Pemkab Demi Percepatan Pembangunan
Pemprov Sumut Raih Opini Tertinggi, Wagub Surya Bidik Level Maksimal 2026
Cegah Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sumut Gencarkan Operasi Pasar
Wakil Wali Kota Binjai Ajak Warga Maksimalkan Layanan UHC
Rico Waas Lantik 213 Pejabat di Ramadan, Tegaskan Mental Tancap Gas
Setahun Bobby Nasution Pimpin Sumut, Kadin Nilai Ekonomi Tetap Tumbuh dan Respons Bencana Cepat
Banjir dan Longsor Terjang 18 Daerah, Bobby Nasution Pastikan Pelayanan Publik di Sumut Tetap Jalan
Ketua Komisi 2 DPRD Medan Soroti Ramadhan Fair 2026, Desak Transparansi Anggaran Rp3 Miliar
Datuk Iskandar Muda Dukung Penertiban Usaha, Minta Berlaku Adil untuk Semua
Huntap Korban Banjir Langkat Dapat Lahan 4,6 Hektare
Bupati Langkat Tekankan Sinergi DPRD–Pemkab Demi Percepatan Pembangunan
Pemprov Sumut Raih Opini Tertinggi, Wagub Surya Bidik Level Maksimal 2026
Cegah Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sumut Gencarkan Operasi Pasar
Wakil Wali Kota Binjai Ajak Warga Maksimalkan Layanan UHC
Rico Waas Lantik 213 Pejabat di Ramadan, Tegaskan Mental Tancap Gas
Setahun Bobby Nasution Pimpin Sumut, Kadin Nilai Ekonomi Tetap Tumbuh dan Respons Bencana Cepat
Banjir dan Longsor Terjang 18 Daerah, Bobby Nasution Pastikan Pelayanan Publik di Sumut Tetap Jalan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 549
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Gol I Toney dimenit 90+8 membuat publik Etihad Stadium hening. Gol tersebut menjadikan kekalahan pertama Manchester City di kandang sendiri musim ini, Sabtu (12/11/2022).
Baca Juga
Manchester City Nyerah 1-2 di Kandang Sendiri, Liverpool Raih Poin Sempurna
13 Nov 2022

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Walikota Medan, Bobby Nasution mengungkapkan, Pemprov Sumut telah melakukan banyak hal guna mensukseskan PON 2024.
Baca Juga
Walikota Medan Ajak Warga Dukung Kontingen Sumut Juara PON 2024
06 Agu 2024

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Isteri Wabup Terpilih Emban Ketua IPEMI Simalungun
Pas Medan Banjir, Personel UPT Tak Ada Ditempat Dengan Alasan Hujan, Alat Berat Dinas PU Pun Tak Nampak
Diduga Korsleting Listrik, 4 Ruko di Jalan SM Raja Hangus Terbakar
Dugaan Pelecehan Seksual, Kepala MAN 1 Sergai Dinonaktifkan
Pjs Walikota Minta Jangan Pakai Propaganda Murahan di Pilkada
Sepanjang 2022, Sebanyak 505 Anak Jalanan dan Pengemis di Bawah Umur Ditertibkan

Pos Terkait

Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada serentak 2024 dimulai 24 November sampai 26 November 2024.
1 tahun  lalu
Penertiban APK Dimulai 24 Sampai 26 November, Pemko Medan Harap Semua Pihak Saling Berkolaborasi
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau dua tanggul di Kabupaten Batubara, yakni Tanggul Dalu-dalu Jalan Lintas Sumatera dan Tanggul Sungai Sumatera II Bendung Tanjung Muda.
8 bulan  lalu
Tinjau Dua Tanggul di Batubara, Bobby Pastikan Normalisasi Segera Dilakukan
Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) mulai membongkar median jalan di dua titik Jalan Letda Sudjono, Rabu (14/5/2025).
9 bulan  lalu
BBJN Bongkar Median Jalan Atasi Macet di Tol Bandar Selamat
Walikota Medan, Bobby Nasution saat di M Blok Atrium
3 tahun  lalu
Naikkan Kelas Pelaku UMKM, Kuliner Medan Dipamerkan di Jaksel
Putri Indah Sari Lase (16),warga Lingkungan 9, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimoon salah satu penderita kelenjar getah bening dan TB paru kini dirawat di RSU Pirngadi, Medan atas bantuan Pengurus KNPI Sumut, Sabtu (4/9/2021).
4 tahun  lalu
Dibantu KNPI, Penderita Kelenjar Getah Bening Dirawat di RS Pirngadi
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) persero salurkan bantuan logistik sekaligus relawan membantu proses pemulihan korban terdampak dari bencana erupsi Gunung Semeru di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, kemarin.
4 tahun  lalu
Inalum Kirim Bantuan dan Tim Relawan ke Lokasi Bencana Erupsi Semeru

Trending

01.
3 hari  lalu
Duel Hidup-Mati di Tegal, PSMS Incar Empat Besar
02.
2 hari  lalu
PSMS Tersungkur di Tegal, Peluang Terbuang dan Gol Kontroversial Warnai Kekalahan
03.
6 hari  lalu
Gerak Cepat Gus Irawan Rekonstruksi Dan Mitigasi Dampak Bencana
Presiden Prabowo Datang, Korban Bencana Bisa Ramadhan di Huntara
04.
6 hari  lalu
Ini Jam Kerja ASN Pemprov Sumut Selama Ramadan, Tanpa WFH
05.
6 hari  lalu
Gubernur Bobby Minta Pemkab Percepat Data, Sungai Tapteng Segera Dimaksimalkan

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Rico Waas Lantik 213 Pejabat di Ramadan, Tegaskan Mental Tancap Gas
Datuk Iskandar Muda Dukung Penertiban Usaha, Minta Berlaku Adil untuk Semua
Wakil Wali Kota Binjai Ajak Warga Maksimalkan Layanan UHC
Cegah Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sumut Gencarkan Operasi Pasar
Bupati Langkat Tekankan Sinergi DPRD–Pemkab Demi Percepatan Pembangunan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya