Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Minggu, 22 Mar 2026
Salat Id di Lapangan Merdeka, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Persatuan
Open House Gubernur Diserbu Ribuan Warga
Takbir Bergema di Medan, Ribuan Warga Padati Pawai Mobil Hias
Pawai Obor dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Sergai
Kapolri dan Wagub Sumut Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Medan
Bobby Nasution Salat Idulfitri Bersama Ribuan Warga di Sergai
Kapolri Kerahkan 72 Ribu Personel Amankan Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri
Bobby Nasution Bagikan 2.500 Bingkisan Presiden di Malam Idulfitri
Gubernur Bobby Salurkan 10 Ekor Sapi untuk Korban Bencana di Tapsel dan Tapteng Jelang Lebaran
Terharu! GIS Medan Santuni Guru Ngaji Jelang Lebaran
Salat Id di Lapangan Merdeka, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Persatuan
Open House Gubernur Diserbu Ribuan Warga
Takbir Bergema di Medan, Ribuan Warga Padati Pawai Mobil Hias
Pawai Obor dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Sergai
Kapolri dan Wagub Sumut Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Medan
Bobby Nasution Salat Idulfitri Bersama Ribuan Warga di Sergai
Kapolri Kerahkan 72 Ribu Personel Amankan Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri
Bobby Nasution Bagikan 2.500 Bingkisan Presiden di Malam Idulfitri
Gubernur Bobby Salurkan 10 Ekor Sapi untuk Korban Bencana di Tapsel dan Tapteng Jelang Lebaran
Terharu! GIS Medan Santuni Guru Ngaji Jelang Lebaran
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 604
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Walikota Medan, Bobby Nasution (tengah) saat berbincang dengan warga di sela sela peninjauan pengerjaan bedah rumah di Kelurahan Bagan Deli, Rabu (29/6/2022)
Baca Juga
Bobby Ingatkan Pengerjaan Bedah Rumah Harus Sesuai Ketentuan
29 Jun 2022

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Bambang Sri Kurniawan (baju hitam) berfoto bersama para atlet sepatu roda binaanya
Baca Juga
Terpilih Secara Aklamasi, BSK Jabat Ketua Umum Klub Sepatu Roda DSILS
29 Nov 2022

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Polda Sumut Hentikan Penyelidikan Kasus Kapal Jag Leela yang Terbakar di Belawan
Polda Sumut Amankan Tujuh Tersangka Kasus Pembunuhan Warga Medan, Satu Masih Diburu
Brasil dan Kroasia, Siapa Tim Pertama Masuk Semifinal
Yakopi Perkuat Kolaborasi Di Kepulauan Nias Lewat Program Agroforestry Dukung Restorasi, Rehabilitasi Ekosistem
Aspikom Korwil Sumut Rumuskan Kurikulum MBKM untuk Akreditasi Unggul
Menhub Targetkan Jalur Layang KA Kuala Namu – Medan- Binjai Beroperasi di 2024

Pos Terkait

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution saat melihat pemusatan latihan Timnas Indonesia Bola Voli Putri di GOR Voli Sumut Sport Center yang dipersiapkan menghadapi event Sea Games
4 bulan  lalu
Gubernur Bobby Nasution Berhasil Dongkrak Citra Sumut Lewat Event Olahraga Internasional
Syaiful Ramadhan
4 bulan  lalu
Fraksi PKS Nilai Ranperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Belum Mendesak Diusulkan
Puluhan warga Lingkungan I, Kelurahan Pasar Merah Barat mendatangi Kantor Camat Medan Kota, Jalan Asrama I, Senin (9/1/2022). Mereka melaporkan kinerja kepala lingkungan yang dinilai tidak maksimal.
4 tahun  lalu
Tak Puas Proses Pengangkatan Kepling, Warga Datangi Kantor Camat Medan Kota
Ketua Kadin Indonesia Arsjad Risjad menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Kadin Sumut Firsal Ferial Mutyara (kanan) yang dikukuhkan sebagai Ketua Kadin Sumut 2022-2027 lengkap dengan semua pengurusnya. Turut menyaksikan Anindya Bakrie, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, di Hotel JW Marriot, Senin (6/3/2023).
3 tahun  lalu
Dikukuhkan Jadi Ketua Kadin Sumut Firsal Mutyara Sahuti Tantangan Gubsu Soal Inflasi
Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman saat memberikan keterangan
3 tahun  lalu
Kepling Terlibat Peredaran Narkoba Langsung Dicopot
Tahun ini Rumah Karya Indonesia (RKI) kembali menghelat acara Geobike Kaldera Toba (GKT) untuk kali ke-7. Acara gowes santai yang berlangsung 18-20 Juni 2021 ini melintasi dua kabupaten di sekitaran Danau Toba yakni Simalungun dan Samosir
4 tahun  lalu
RKI Gelar Geobike Caldera Toba #7, Event Cerdas di Masa Pandemi

Trending

01.
5 hari  lalu
Gubernur Sumut Lepas 6.500 Pemudik Gratis dari Medan, Target Tekan Kendaraan Pribadi dan Risiko Kecelakaan
02.
4 hari  lalu
IDCA Medan Berbagi Sembako Saat Ramadan, Dorong Pembinaan Drum Corps dan Soliditas Pegiat
03.
4 hari  lalu
Bobby Nasution Temukan Gangguan Distribusi Jelang Lebaran, Harga Pangan Sumut Diklaim Masih Stabil
04.
5 hari  lalu
Sidak Pasar Jelang Lebaran, Rico Waas Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
05.
3 hari  lalu
Transisi Energi Berkelanjutan dalam Perspektif Islam: Prinsip Adil dan Sedekah Energi

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Kapolri Kerahkan 72 Ribu Personel Amankan Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri
Kapolri dan Wagub Sumut Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Medan
Bobby Nasution Bagikan 2.500 Bingkisan Presiden di Malam Idulfitri
Bobby Nasution Salat Idulfitri Bersama Ribuan Warga di Sergai
Pawai Obor dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Sergai
Home Trending Cari Bagikan Lainnya