Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Jumat, 30 Jan 2026
RKPD 2027 Dibuka, Bobby Nasution Tegaskan Kepala Daerah Wajib Diawasi
Rp472 Miliar Digelontorkan, Pemprov Sumut Gaspol Program Berobat Gratis 2026
Andar Amin Harahap Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Sumut
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
Kajari Poso Yos Tarigan Lantik Kasi Pidum dan Kasi Intelijen, Tekankan Integritas
Proyek Tanggul Batang Serangan Dilaksanakan Tahun Ini, Rp45 Miliar Digelontorkan
Anggaran Infrastruktur Sumut 2026 Tembus Rp1,9 Triliun
PSI Menolak, Sosialisasi Wasbang DPRD Medan Terancam Hanya Diikuti 46 Anggota
Bobby Nasution Minta Wamen Beri Keringanan UKT Mahasiswa Korban Bencana
RKPD 2027 Dibuka, Bobby Nasution Tegaskan Kepala Daerah Wajib Diawasi
Rp472 Miliar Digelontorkan, Pemprov Sumut Gaspol Program Berobat Gratis 2026
Andar Amin Harahap Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Sumut
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
Kajari Poso Yos Tarigan Lantik Kasi Pidum dan Kasi Intelijen, Tekankan Integritas
Proyek Tanggul Batang Serangan Dilaksanakan Tahun Ini, Rp45 Miliar Digelontorkan
Anggaran Infrastruktur Sumut 2026 Tembus Rp1,9 Triliun
PSI Menolak, Sosialisasi Wasbang DPRD Medan Terancam Hanya Diikuti 46 Anggota
Bobby Nasution Minta Wamen Beri Keringanan UKT Mahasiswa Korban Bencana
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 507
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Kader Demokrat DPC Deliserdang berfoto bersama di sela sela muscab serentak di Hotel Le Polonia Medan (21-22/6/2022)
Baca Juga
Gelar Muscab Serentak, Kinerja Kerakyatan Kader Partai Demokrat Semakin Diterima
23 Jun 2022

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Pasca empat bulan menjabat Wali Kota Medan Bobby Nasution telah dua kali dipanggil Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) perihal pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi. 
Baca Juga
Bobby Sudah Dua Kali Dipanggil Akibat Pelayanan RSUD Pirngadi
11 Jun 2021

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Pendaftaran Ditutup, Akhyar dan Bobby Bertarung di Pilkada Medan
Gubernur Sumatera Utara Minta Laporan Penghina Istri dan Mertuanya Dihentikan
Fraksi Gerindra Minta Belanja Daerah Prioritaskan Kebutuhan Publik
Wali Kota Medan Tinjau Kerusakan SDN 060907 Pascabanjir, KBM Diliburkan Sementara
Tak Hanya Ciptakan Lapangan Kerja dan Usaha, Pariwisata Juga Bisa Melestarikan Nilai Budaya Serta Sejarah
Pemko Diminta Siapkan SDM Mumpuni Tarik Potensi PAD Baru

Pos Terkait

Chelsea harus menunggu Southampton bermain 10 orang untuk bisa meraih poin penuh di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Inggris pekan ketujuh, Sabtu (2/10/2021). The Blues - julukan Chelsea unggul 3-1.
4 tahun  lalu
Chelsea Menunggu Southampton 10 Pemain Baru Bisa Menang
prarekonstruksi pembunuhan Elvina, 21, di Komplek Cemara Asri, Kamis (7/3/2020).
5 tahun  lalu
Pembunuhan di Cemara Asri Diduga Direncanakan, Libatkan Napi yang Bebas Asimilasi
Pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Bobby Nasution - Surya
1 tahun  lalu
Pengamat Sebut Bobby Nasution Akan Beri Perubahan Besar di Pemprovsu
RSUP H Adam Malik
5 tahun  lalu
Kabar Baik, Hari ini 6 Pasien Covid-19 Sembuh di RSUPH Adam Malik
Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS, Dhiyaul Hayati
2 tahun  lalu
Legislator Usulkan Dana Proyek Gagal Dialihkan Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bakal Calon Walikota Medan, Bobby Nasution saat mengunjungi Istana Maimoon beberapa waktu lalu.
5 tahun  lalu
Bobby Ingin Kembalikan Kejayaan Medan Sebagai Paris Van Sumatera

Trending

01.
17 jam  lalu
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
02.
15 jam  lalu
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
03.
5 hari  lalu
Garudayaksa Tertekan, PSMS Medan Bakal Menambah Luka
04.
3 hari  lalu
Syafrida Rasahan Mantan Ketua Bawaslu Sumut jadi Anggota Ombudsman RI
05.
6 hari  lalu
INALUM PJT I Garap Konservasi Besar-besaran di Danau Toba, 10.000 Biopori hingga 420 Ribu Pohon Ditanam

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
Proyek Tanggul Batang Serangan Dilaksanakan Tahun Ini, Rp45 Miliar Digelontorkan
Kajari Poso Yos Tarigan Lantik Kasi Pidum dan Kasi Intelijen, Tekankan Integritas
Andar Amin Harahap Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Sumut
Home Trending Cari Bagikan Lainnya