Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Kamis, 12 Mar 2026
MPR RI Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Sumut
Pemko Medan Pastikan 8.533 PPPK Paruh Waktu Terima THR dan Gaji ke-13
UMKM Korban Bencana Dapat Relaksasi KUR, Bobby Nasution Kejar Sinkronisasi Data
Bobby Nasution–KSAD Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Akses Daerah Terisolir Akhirnya Terbuka
Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, KORMI Medan Buka Puasa Bersama KoJAM
Rico Waas Siagakan Kota Medan Jelang Lebaran, Pergerakan 1,3 Juta Warga Diantisipasi
Rico Waas Turun Langsung Sisir Sarang Narkoba di Belawan
Ali Sipahutar Pamit dari DPRD Medan, Ini Pesannya
Jelang Lebaran, Pemprov Sumut Targetkan Tidak Ada Pengungsi Tinggal di Tenda
Dorong Kesiagaan Bencana, HMJ Pendidikan Geografi Pandu Penyusunan SOP Kebencanaan Buat Warga Desa Salahaji
MPR RI Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Sumut
Pemko Medan Pastikan 8.533 PPPK Paruh Waktu Terima THR dan Gaji ke-13
UMKM Korban Bencana Dapat Relaksasi KUR, Bobby Nasution Kejar Sinkronisasi Data
Bobby Nasution–KSAD Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Akses Daerah Terisolir Akhirnya Terbuka
Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, KORMI Medan Buka Puasa Bersama KoJAM
Rico Waas Siagakan Kota Medan Jelang Lebaran, Pergerakan 1,3 Juta Warga Diantisipasi
Rico Waas Turun Langsung Sisir Sarang Narkoba di Belawan
Ali Sipahutar Pamit dari DPRD Medan, Ini Pesannya
Jelang Lebaran, Pemprov Sumut Targetkan Tidak Ada Pengungsi Tinggal di Tenda
Dorong Kesiagaan Bencana, HMJ Pendidikan Geografi Pandu Penyusunan SOP Kebencanaan Buat Warga Desa Salahaji
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 582
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan proses pembelajaran tatap muka akan dilakukan sampai seluruh tenaga pendidik di Kota Medan divaksin
Baca Juga
Belajar Tatap Muka Tunggu Tenaga Pendidik Divaksin
12 Mar 2021

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Gus Irawan Pasaribu, anggota Komisi XI DPR RI
Baca Juga
Gus Irawan Sarankan Revisi Pertumbuhan Ekonomi
31 Jul 2021

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Gas Industri Turun Bulan Depan
Bupati Langkat: Tidak Semua Guru Orang Hebat, Tapi Semua Orang Jadi Hebat Berkat Jasa Guru
Warga Sumut Ikut Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Begini Caranya
Napoli, Inter dan Milan Raih Kemenangan Penting di Pekan ke-6
Coronavirus Menyebar Lewat Manusia, Thailand Laporkan 2 Kasus
Sianipar Dibunuh Tetangga yang Gagal Mencuri di Rumahnya

Pos Terkait

Sekdakab Langkat Amril menyampaikan pada tahun 2023 Pemkab Langkat memberikan perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan kepada 11.000 masyarakat pekerja rentan.
2 tahun  lalu
Pemkab Langkat Berikan Perlindungan BPJS Kepada 11.000 Masyarakat Pekerja Rentan
Walikota Medan, Bobby Nasution meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 3 Medan, Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Kota, Senin (11/10/2021).
4 tahun  lalu
Di Medan, Siswa SMP Sudah Belajar Tatap Muka
Plt Bupati Langkat, Syah Afandin
2 tahun  lalu
Penanganan Angka Kemiskinan Ekstrim di Langkat Belum Sempurna
Langkah AC Milan terhenti di babak perempat final Coppa Italia
5 tahun  lalu
Gol Ericksen Hentikan Langkah Milan di Coppa Italia
Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkapkan, saat ini Pemko Medan memiliki program Masjid Mandiri.
3 tahun  lalu
Program Masjid Mandiri Berawal Dari Cara Rasulullah Merubah Peradaban Dunia
Lokasi Hiburan Malam di Medan Tetap Buka
5 tahun  lalu
Lokasi Hiburan Malam di Medan Tetap Buka

Trending

01.
4 hari  lalu
Antrean BBM di Medan Picu Kepanikan, Pertamina Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran
02.
4 hari  lalu
Pemkab Langkat Kucurkan Rp8 Miliar Perbaiki Jalan Secanggang, Syah Afandin Target Rampung 2026
03.
3 hari  lalu
HMJ Pendidikan Geografi Lakukan Restorasi Mangrove Dan Sosialisasi Pengolahan Produk Lokal Di Desa Salahaji
04.
3 hari  lalu
HMJ Pendidikan Geografi Lanjutkan Sosialisasi Kebencanaan dan Edukasi di Desa Salahaji
05.
5 hari  lalu
Rico Waas Targetkan 2.001 Poskamling Aktif di Medan

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Pemko Medan Pastikan 8.533 PPPK Paruh Waktu Terima THR dan Gaji ke-13
Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, KORMI Medan Buka Puasa Bersama KoJAM
Bobby Nasution–KSAD Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Akses Daerah Terisolir Akhirnya Terbuka
UMKM Korban Bencana Dapat Relaksasi KUR, Bobby Nasution Kejar Sinkronisasi Data
MPR RI Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Sumut
Home Trending Cari Bagikan Lainnya