Bupati Langkat Rombak Pejabat Eselon II, Targetkan Percepatan Pemulihan Pascabencana

redaksi
13 Feb 2026 01:12
News Sumut 0 2
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Langkat merombak jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan pejabat fungsional dalam pelantikan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (12/2/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kinerja birokrasi dan mempercepat pemulihan pascabencana di daerah tersebut.

Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mewakili Bupati Langkat, Syah Afandin.

Sejumlah pejabat eselon II dan pejabat fungsional resmi diambil sumpah jabatan berdasarkan Keputusan Bupati Langkat Nomor 800.1.3.3/1/BKD/2026 dan Nomor 800.1.3.3/3/BKD/2026.

Dalam arahannya, Tiorita menegaskan jabatan pimpinan tinggi pratama memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan efektivitas program pembangunan daerah.

“Posisi ini membutuhkan kepemimpinan yang inovatif, objektif, dan mampu mengeksekusi kebijakan secara tepat. Sinkronisasi antarperangkat daerah harus diperkuat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pejabat fungsional perencana, terutama dalam menyusun dokumen perencanaan berbasis data untuk menjawab tantangan ekonomi, penguatan infrastruktur, serta pengendalian inflasi di Kabupaten Langkat.

Pelantikan ini berlangsung di tengah upaya Pemkab Langkat mempercepat pemulihan pascabencana serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah daerah menargetkan penguatan konektivitas ekonomi hingga ke desa, optimalisasi sektor pariwisata dan potensi daerah, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain Faizal Rizal Matondang sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.

Kemudian Iqbal Nur Asrori sebagai Perencana Ahli Muda pada Bappeda Litbang, Muhammad Yusuf sebagai Perencana Ahli Pratama pada Bappeda Litbang, serta Masliza Adawiyah sebagai Perencana Ahli Muda pada Bappeda Litbang Kabupaten Langkat.

Perombakan pejabat ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Langkat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat realisasi program prioritas 2026, dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif di tengah tantangan pemulihan daerah. (Reza)