Sulaiman Harahap
MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat pemulihan pascabencana dengan memfokuskan penanganan pada lima sektor prioritas, yakni perumahan dan permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta lintas sektor.
Langkah ini dilakukan melalui sinkronisasi dan pemutakhiran program agar penanganan lebih tepat sasaran dan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap mengatakan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi kini memasuki tahap penajaman usulan kegiatan yang menjadi kewenangan provinsi, setelah sebelumnya melalui pemutakhiran rencana induk dan pendampingan di tingkat kabupaten/kota.
Sinkronisasi dilakukan untuk memastikan seluruh usulan sesuai dengan dokumen kajian kebutuhan pascabencana serta tidak tumpang tindih dengan program kementerian atau lembaga.
Selain itu, pemerintah juga mengelompokkan prioritas penanganan ke dalam tiga kategori.
Prioritas kritis difokuskan pada keselamatan masyarakat dan pemulihan fungsi dasar wilayah.
Prioritas penting menyasar pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi, sementara prioritas pendukung diarahkan pada penguatan dan mitigasi bencana jangka panjang.
Pemprov Sumut menegaskan, pemulihan pascabencana tidak hanya sekadar memperbaiki kerusakan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembangunan agar lebih aman dan tangguh menghadapi risiko bencana ke depan. (Reza)