DPRD Ingatkan Rico Waas: Jangan Salah Pilih Sekda, Transparansi Jadi Kunci

redaksi
28 Mar 2026 17:58
Medan News 0 4
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – DPRD Kota Medan mengingatkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, agar tidak salah memilih Sekretaris Daerah (Sekda) yang akan segera kosong dalam waktu dekat.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Muslim Harahap, menegaskan proses penentuan Sekda harus dilakukan secara transparan, terlepas dari sistem yang digunakan pemerintah kota.

“Silakan gunakan sistem apa pun, baik lelang jabatan maupun manajemen talenta, tapi yang paling penting harus transparan,” ujar Muslim, Kamis (26/3/2026).

Ia menyebut, sistem manajemen talenta yang dikembangkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian PAN-RB memang sudah menjadi acuan. Namun, keterbukaan tetap menjadi hal utama dalam proses seleksi.

Menurutnya, Wali Kota memiliki hak prerogatif dalam mengusulkan dan memilih Sekda. Meski demikian, keputusan tersebut harus benar-benar mempertimbangkan kapasitas dan kemampuan calon.

“Pada akhirnya kepala daerah yang memilih. Karena itu harus benar-benar memilih sosok terbaik,” katanya.

Muslim menekankan, jabatan Sekda sangat krusial karena menjadi penggerak utama roda pemerintahan daerah. Sekda berperan sebagai penghubung antara kepala daerah dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD, hingga pihak eksternal.

“Sekda itu jabatan sentral. Harus mampu jadi penjembatan. Kalau tidak, roda pemerintahan bisa terganggu,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan, Sekda memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh OPD bekerja sesuai dengan visi dan misi kepala daerah.

Menurutnya, kepala daerah tidak mungkin mengawasi langsung seluruh kinerja perangkat daerah, sehingga peran Sekda menjadi sangat vital.

“Sekda yang mengontrol jalannya OPD. Kepala daerah bertanggung jawab ke masyarakat, sementara sekda bertanggung jawab langsung ke kepala daerah,” jelasnya.

Karena itu, Muslim meminta Rico Waas benar-benar selektif dalam menentukan kandidat Sekda, dengan mengutamakan pejabat yang kompeten dan berpengalaman.

“Harus dipilih sosok yang mumpuni agar pemerintahan berjalan efektif dan visi misi bisa tercapai,” pungkasnya. (Reza)